• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Kisah Tamim Ad-Dari, Sahabat Nabi yang Pernah Berjumpa Dajjal

by Avesiar
3 Desember 2021 | 22:30 WIB
in Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
Reading Time: 5 mins read
A A
Kisah Tamim Ad-Dari, Sahabat Nabi yang Pernah Berjumpa Dajjal

Ilustrasi. nu.or.id

Avesiar.com

Dalam suatu kesempatan, Fathimah ibn Qais meriwayatkan, usai menunaikan shalat berjamaah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam naik minbar seraya tertawa kecil. Terdengar dari kedua bibirnya ucapan, “Kepada semua yang baru saja menunaikan shalat, tetaplah berada di tempat.”

Setelah semua sahabat duduk tenang, beliau kemudian mengawali pembicaraannya, “Apakah kalian tahu, mengapa aku kumpulkan kalian?” Mereka menjawab, “Allah dan rasul-Nya tentu lebih mengetahui.”  

Beliau Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian melanjutkan, “Demi Allah, aku tidak mengumpulkan kalian untuk sebuah kabar yang menyenangkan atau yang menakutkan. Namun, aku kumpulkan kalian karena Tamim Ad-Dari yang dulunya adalah seorang Nasrani. Kemudian, dia datang berbaiat dan masuk Islam. Selain itu, dia juga menyampaikan sebuah cerita yang sesuai dengan apa yang ingin aku ceritakan tentang Dajjal.”  

Sekadar informasi tambahan, Tamim Ad-Dari adalah seorang warga Nasrani Palestina yang pernah berjumpa Dajjal dalam salah satu perjalanannya ke Jazirah Arab. Sepulangnya ke rumah, Tamim Ad-Dari berhijrah ke Madinah dan masuk Islam. Setelah berada di Madinah, dia menceritakan kejadian yang dialaminya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Mendapat kabar tersebut, beliau lantas mengumpulkan para sahabat dan menyampaikannya kepada mereka. Dengan demikian, tak perlu diragukan lagi bahwa kisah ini benar dan sahih. Jika tidak, tentu beliau tidak akan menyampaikannya kepada para sahabatnya. Sebab, Allah pun tidak ridha jika rasul-Nya menyebarkan berita bohong.

Di samping itu, tidak ada celah sedikit pun bagi Tamim Ad-Dari untuk berbohong di hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Rasulullah meneruskan kisahnya, “Tamim bercerita bahwa pada suatu ketika dirinya menaiki kapal laut bersama tiga puluh orang dari kabilah Lakhm dan Judzam.

Selama satu bulan lamanya, mereka terombang-ambing di atas gelombang lautan. Sampai akhirnya mereka berlabuh di sebuah pulau yang ada di tengah lautan menjelang matahari terbenam. Mereka duduk tak jauh dari kapal.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Beberapa waktu kemudian, mereka masuk ke dalam pulau dan menjumpai sebuah hewan yang berbulu lebat. Saking lebat bulunya hewan tersebut, mereka tidak tahu mana kubul dan mana duburnya. Mereka kemudian memberanikan diri berkata kepada hewan tadi, ‘Celakalah, hewan apa engkau?’

Anehnya, hewan itu bisa menjawab, ‘Aku adalah Al-Jassasah.’ Mereka kembali bertanya, ‘Apa itu hewan Al-Jassasah?’ Si hewan berkata, ‘Wahai kaum, pergilah kalian kepada seorang laki-laki yang berada di sebuah gereja. Sebab, dia sangat merindukan kabar kalian’.”  

Seperti yang dikisahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Tamim menuturkan, “Setelah hewan tersebut menyebutkan seorang laki-laki kepada kami, kami menjadi takut. Jangan-jangan hewan itu adalah setan. Meski demikian, kami penasaran dan segera pergi menuju gereja yang ditunjukkan hewan tadi.

Begitu sampai, ternyata benar di dalam gereja sudah ada sosok manusia terbesar sejauh yang pernah kami lihat. Dia diikat dengan kuat. Sedangkan kedua tangannya disimpan di tengkuknya. Dari kedua lutut sampai mata kakinya terikat dengan besi. Kala itu, kami bertanya, ‘Celakalah, siapakah kau?’ Manusia raksasa itu menjawab, ‘Kalian sudah bisa mengetahui kabarku, sekarang sampaikankah kepadaku, siapakah kalian?’”  

Rombongan Tamim Ad-Dari menjawab, “Kami semua adalah orang Arab. Kami berlayar dengan sebuah kapal. Tiba-tiba kami dihadang ombak dan gelombang. Kami pun terombang-ambing selama satu bulan. Sampai akhirnya, kami berlabuh di pulaumu ini. Tiba-tiba, kami berjumpa dengan seekor hewan yang lebat bulunya dan ia meminta untuk ke sini menemuimu. Sebab, tuturnya, kau begitu merindukan kabar kami, sehingga kami pun segera menemuimu.”  

Laki-laki itu berkata, “Sekarang sampaikanlah kepadaku tentang kurma Baisan.” Dituturkan oleh Tamim Ad-Dari, “Kami balik bertanya, ‘Tentang apanya yang ingin engkau tanyakan?’  

‘Yang aku tanyakan kepada kalian, apakah kurma itu masih berbuah?’  

‘Masih.’   ‘

Andai kurma itu nyaris tak berbuah. Sekarang sampaikanlah kepadaku tentang danau Ath-Thabariyyah.’  

‘Tentang apanya yang ingin engkau tanyakan?’  

‘Apakah ia masih terisi air?’  

‘Danau itu masih banyak airnya.’  

‘Sekiranya air danau itu sudah hampir kering,’ ucap si laki-laki.”  

Laki-laki itu kembali bertanya, “Sekarang kabarkanlah kepadaku tentang sumur Zughar.”  

“Tentang apanya yang ingin engkau tanyakan?” tanya mereka.  

“Apakah sumur itu masih ada airnya? Apakah warga sekitar masih bercocok tanam dengan air sumur tersebut?”  

Rombongan Tamim Ad-Dari menjawab, “Masih. Bahkan, airnya masih banyak dan para penduduk masih berladang dengan airnya.”  

Laki-laki dalam gereja itu kembali menanyakan pertanyaan lainnya, “Lalu kabarkanlah kepadaku tentang nabi orang-orang Arab? Apa yang telah dia lakukan? Dia lahir di Makkah dan hijrah ke Madinah. Apakah nabi itu diperangi oleh orang-orang Arab?”  

“Betul,” jawab kawan-kawan Tamim Ad-Dari.  

“Lalu apa yang dia lakukan terhadap orang-orang Arab?”  

Kawan-kawan Tamim Ad-Dari pun mengabarkan sejelas-jelasnya bahwa sang nabi telah muncul di tengah masyarakat Arab dan ditaati oleh mereka.  

Terdengar si laki-laki bertanya lagi, “Apakah itu sudah terjadi?”  

“Benar,” tegas mereka.  

“Nabi itu lebih bagus bagi mereka jika mereka menaatinya. Karena itu, dia memberitahu kalian tentangku. Sesungguhnya, aku ini Al-Masih Dajjal. Aku hampir saja diizinkan keluar. Setelah keluar, aku akan berjalan di muka bumi. Tidaklah aku biarkan satu kampung pun kecuali akan aku singgahi dalam empat puluh hari selain kota Makkah dan Madinah. Keduanya diharamkan kepadaku. Setiap kali aku akan masuk ke dalam keduanya atau masuk ke dalam salah satunya, aku dihadapi satu malaikat dengan pedang terbungkus sarung di tangannya, yang siap dihunuskan untuk menghalangiku. Setiap jalan bukit yang ada di kota itu akan ada malaikat yang menjaganya.”  

Di akhir kisahnya, perawi hadits ini, yakni Fathimah binti Qais menambahkan, “Sambil mengetuk minbar dengan tongkat, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, ‘Ini baik…ini baik…ini baik…’ Maksudnya Madinah. Beliau memungkas kisahnya, ‘Bukankah aku telah menyampaikan hal itu kepada kalian?’ Para sahabat menjawab, ‘Benar.’ Beliau kembali bersabda, ‘Sungguh mengagumkanku cerita Tamim ini! Ceritanya sesuai dengan yang ingin aku sampaikan kepada kalian tentang Dajjal, Makkah, dan Madinah. Ingatlah, Dajjal itu berada di laut Syam atau di laut Yaman. Ia datang dari arah timur. Dari arah timur. Dari timur!’ Beliau mengatakan demikian sambil memberi isyarat ke arah timur.”  

Terakhir, Fathimah binti Qais berkomentar, “Ini yang aku hafal dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.”

Demikian kisah yang disarikan dari hadits riwayat Muslim dalam Shahih-nya, tepatnya dalam “Kitab al-Fitan wa Asyrath al-Sa‘ah, Bab Qishah A-Jasasah,” nomor hadis 2942. Wallahua’lam.

(ave/dikutip dari nu.or. id)

Tags: amim Ad-Dari Sahabat Nabi yang Pernah Berjumpa DajjalKisah Tamim Ad-Dari yang Pernah Berjumpa DajjalSahabat Nabi yang Pernah Berjumpa Dajjal
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bantu Kurangi Emisi CO2, Grab Gunakan Kendaraan Listrik

Next Post

Simak, Ternyata Kosakata Bahasa Indonesia Banyak dari Bahasa Arab Lho

Mungkin Anda Juga Suka :

Bacalah Doa-doa Penyembuh yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Bacalah Doa-doa Penyembuh yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

9 April 2026

...

Amalkan Doa dari Rasulullah SAW untuk Menghindari Bahaya Baik dari Bumi Maupun Langit dan Doa Anti Penyakit Berbahaya

Amalkan Doa dari Rasulullah SAW untuk Menghindari Bahaya Baik dari Bumi Maupun Langit dan Doa Anti Penyakit Berbahaya

25 Maret 2026

...

Contoh Kepemimpinan dari Rasulullah SAW yang Tawadu, Pendengar Baik, dan Berkasih Sayang

Contoh Kepemimpinan dari Rasulullah SAW yang Tawadu, Pendengar Baik, dan Berkasih Sayang

4 November 2025

...

Dalil Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Berikut Deretannya

Dalil Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Berikut Deretannya

3 September 2025

...

Larangan Mengganggu Tetangga yang Disabdakan Rasulullah SAW dari  Berbagai Hadits

Larangan Mengganggu Tetangga yang Disabdakan Rasulullah SAW dari  Berbagai Hadits

28 April 2025

...

Load More
Next Post
Simak, Ternyata Kosakata Bahasa Indonesia Banyak dari Bahasa Arab Lho

Simak, Ternyata Kosakata Bahasa Indonesia Banyak dari Bahasa Arab Lho

Semeru Meletus, BNPB Gerak Cepat Bantu Pengungsi di Tiga Desa Ini

Semeru Meletus, BNPB Gerak Cepat Bantu Pengungsi di Tiga Desa Ini

Discussion about this post

TERKINI

Iran Memaksa AS Akui Sistem Pertahanannya yang Murah dan Efektif

19 April 2026

Hormuz Kembali Ditutup Buntut AS Tidak Buka Blokade, Dua Kapal Kena Tembakan Iran

18 April 2026

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

17 April 2026

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video