Avesiar – Jakarta
Dalam kehidupan sehari-hari, bahasa Indonesia menjadi bahasa baku yang kita gunakan untuk berkomunikasi secara umum kepada siapa saja. Oleh karena itulah, bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu.
Nah, jika kita cermati, ternyata banyak sekali kata-kata umum yang digunakan sehari-hari yang merupakan serapan dari bahasa Arab. Tentu ini akan membuka wawasan kita bagaimana asal kata yang kita gunakan sehari-hari.
Dikutip dari Wikipedia, kosakata bahasa Indonesia dan bahasa Melayu yang berasal dari bahasa Arab cukup banyak, diperkirakan sekitar 2.000 – 3.000. Namun frekuensinya lumayan besar. Secara relatif jumlah ini antara 40 – 60 persen Sebagian kata-kata bahasa Arab ini masih utuh dalam arti yang sesuai antara lafal dan maknanya, dan ada sebagian lagi yang berubah. Simak yuk!
Lafal dan arti masih sesuai dengan aslinya
- abad, akad, abadi, abah, abdi, adat, adil, amal, aljabar, almanak, asal, asli, awam, akhir, azan;akal, ahli, akibat, awal, akhir, alam, alim, aman, afdal, akhlaq,
- bakhil, baligh, batil, barakah; bab, bakda,
- daftar; Dewan, Dunia, derajat, dzuriyat,
- faham, fardu, fasih, fadilah, faedah,
- ghaib, ghibah,
- hikmah, hayat, halal, huruf, haram, hakim, haji; hajat, hidayah, hadiah, hal, hikayat, harkat, hisab,
- ilmu, insan;ikhlas, infaq, ijabah, ijtihad, ibadah,iklan, iblis, inkar, ikhtiar, iman, islam, imam,
- jawab; jenis, jasad, jamak, jidar, jilid, jin,
- Kaum, kafir, khas, khianat, khaliq, khidmat, keramat, khitan, kiamat, (al)kitab, karib, kuliah, kursi, kertas;kalam, kuat, kifarat, kubur,kadar, khusus, khabar,
- lafaz;lisan, lazim, laknat,
- munafik, maaf, munajat, muhasabah,mujarab, mualaf, musyrik, musyawarah, markas, mistar, malaikat, mahkamah, musibah, mungkar, maut, mimbar; madzhab, mudharat, makna, manfaat, markas, makam, mi’raj, miskin, mihrab, mushibah, makmum,
- niat, nasib, nisbah, napas;nafsu, nazar, nisab, najis,
- pahala,
- qiblat, qalbu, qurban,
- rukun, ruku, ruju, rukyat, rakyat, rahmat, ridho, riwayat, rasul, rizki, rukiyah,
- syariat, shalat; safaat, shalih, salam, surat, sahabat, syarikat, sifat, sujud, sakarat, syiar,
- takdir, taat, tabiat, tabayun, taqwa, tertib, taklid, tamat, tabligh,
- ulama;umur, udzur, usul, umum, umat, ustadz,
- wajib; wuquf, wasiat,
- yaqin, yakni, yatim,
- ziarah, zina(h), zakat, zaman, zakar,
Lafalnya berubah, artinya tetap
- berkah, barakat, atau berkat dari kata barakah
- buya dari kata abuya
- derajat dari kata darajah
- jenis dari kata jins
- kabar dari kata khabar
- kamera dari kata qamara
- katulistiwa dari kata khat al-istiwa
- lafal dari kata lafazh
- lalim dari kata zhalim
- makalah dari kata maqalatun
- masalah dari kata mas-alatun
- menara dari kata minarah
- mungkin dari kata mumkinun
- resmi dari kata rasmiyyun
- soal dari kata suaalun
- rezeki dari kata rizq
- Sekarat dari kata sakaraat
- Serikat dari kata syirkah
- Nama-nama hari dalam sepekan: Ahad (belakangan jadi Minggu artinya = 1 atau hari Ahad), Senin (Isnaini = 2 atau hari Senin), Selasa (Tsulatsaa), Rabu (Arbi’aa), Kamis (Khamiis), Jumat (Jumu’ah) dan Sabtu (Sabtun)
Lafal dan arti berubah dari lafal dan arti semula
- keparat dalam bahasa Indonesia merupakan kata makian yang kira-kira bersepadan dengan kata sialan, berasal dari kata kufarat yang berarti orang kafir (jamak)
- logat dalam bahasa Indonesia bermakna dialek atau aksen, berasal dari kata lughah yang bermakna bahasa atau aksen.
- naskah dari kata nuskhatun yang bermakna secarik kertas.
- perlu, berasal dari kata fardhu yang bermakna harus.
- petuah dalam bahasa Indonesia bermakna nasihat, berasal dari kata fatwa yang bermakna pendapat hukum.
- laskar dalam bahasa indonesia bermakna prajurit atau serdadu, berasal dari kata ‘askaryang berarti sama.
Setelah membaca ulasan ini, kita semakin tahu dan paham tentang asal kata yang kita gunakan. Semoga bermanfaat. (ard)











Discussion about this post