Avesiar – London
Meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina dengan semakin gencarnya Rusia mempersiapkan kekuatan pasukannya, membuat Inggris mengeluarkan travel warning (peringatan perjalanan) bagi para warganya
Menurut peringatan perjalanan dari Kantor Luar Negeri Inggris, pada Jum’at (11/2/2022), warga dari negara yang dipimpin Ratu Elizabeth II itu diminta untuk tidak melakukan perjalanan ke Ukraina dan mereka yang berada di negara itu harus pergi.
“Warga Inggris di Ukraina harus meninggalkan negara itu sekarang di saat sarana komersial masih tersedia,” kata Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan (FCDO), dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (12/2/2022).
“Sejak Januari 2022, pengerahan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina telah meningkatkan ancaman aksi militer,” jelas Kantor tersebut.
Kedutaan Besar Inggris di Kyiv akan tetap buka tetapi tidak akan dapat memberikan bantuan konsuler secara langsung.
“Warga negara Inggris harus pergi sementara opsi komersial tetap ada,” tambah mereka.
Kepada warga Inggris yang memilih untuk tidak meninggalkan Ukraina, mereka sarankan untuk tetap waspada selama operasi tempur potensial. “Menjaga rencana keberangkatan Anda terus ditinjau dan memastikan dokumen perjalanan Anda mutakhir,” imbau mereka.
Saran pemerintah datang di tengah ketegangan di perbatasan Ukraina-Rusia karena penumpukan militer Rusia.
Ukraina dilanda konflik di wilayah timurnya sejak Maret 2014 setelah invasi dan pencaplokan Krimea oleh Rusia.
Baru-baru ini Moskow mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di dekat Ukraina, memicu kekhawatiran bahwa Kremlin dapat merencanakan serangan militer lain terhadap tetangga bekas Sovietnya.
Rusia membantah sedang bersiap untuk menyerang dan menuduh negara-negara Barat merusak keamanannya dengan ekspansi NATO ke perbatasannya.
Kremlin juga mengeluarkan daftar tuntutan keamanan ke Barat, termasuk mundurnya pengerahan pasukan dari beberapa negara bekas Soviet, dan jaminan bahwa Ukraina dan Georgia tidak akan bergabung dengan NATO. (ard)













Discussion about this post