• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i

Ikuti Panduan Berteman Menurut Al Qur’an dan Hadits

by Ave Rosa
23 Juni 2022 | 16:23 WIB
in Syar'i
Reading Time: 6 mins read
A A
Ikuti Panduan Berteman Menurut Al Qur’an dan Hadits

Ilustrasi. Foto: missionislam.com

Avesiar – Jakarta

Berteman adalah bagian dari kehidupan sosial manusia. Saat masih kanak-kanak, berteman tidak membutuhkan banyak pertimbangan. Hal ini karena ketika masih kanak-kanak, tujuan berteman lebih pada hasrat untuk bermain dan bergembira. Berbeda halnya ketika manusia masuk pada tahap dewasa dan mengerti baik dan buruk.

Saat dewasa, manusia diberi kematangan berpikir dan kemampuan akal oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk untuk memilih kepada siapa dia berteman. Terutama berteman untuk kebaikan dunia dan akhirat. Sebagai makhluk sosial, kita sering mendengar di masyarakat bahwa “berteman tidak boleh pilih-pilih”. Dari sisi strata sosial ekonomi,  hal ini diajarkan dalam Islam.

Namun, dalam hal membedakan baik dan buruk dampak pertemanan, Islam juga mengajarkan untuk memilih secara seksama mengenai siapa yang sepatutnya menjadi teman. Karena berteman dengan orang-orang tertentu, juga akan mempengaruhi kehidupan dan prilaku kita.

Jika kita berteman dengan orang-orang sholeh, kita dapat banyak belajar tentang hal-hal yang baik melalui mereka. Minimal, kita tercegah dari perbuatan-perbuatan buruk. Sebaliknya, bergaul dengan orang-orang dzalim dan lalai bisa membutakan hati. Naudzubillah.

Hal ini secara jelas tercantum dan kitab suci Al Qur’an dan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam hadits-hadits.

Allah Subhanahu Wa  Ta’ala berfirman melalui beberapa surat dalam Al Qur’an,

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya.”  (QS. Al-Kahfi, ayat 28).

Bacaan Terkait :

Pemahaman Berteman Karena Iman dan Ketakwaan Demi Keselamatan Dunia Akhirat serta Apa Kata Mereka

Teman atau Sahabat, Pastikan Sudah Tepat

Guruku adalah Inspirator dan Sahabatku

Load More

‘’Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera kepada (mengerjakan) berbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.’‘(QS. Ali Imran, ayat 114).

“Dan janganlah kamu condong kepada orang-orang dzalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka. Dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolong pun selain dari Allah SWT, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.” (QS. Hud, ayat 113).

“Siapa saja yang menaati (ketentuan) Allah dan rasul-Nya, niscaya mereka kelak akan bersama orang-orang yang diberi nikmat oleh-Nya, yaitu para nabi, kalangan shiddiq, syuhada, dan orang-orang saleh. Mereka adalah sebaik-baik sahabat.” (QS. An-Nisa, ayat 69).

Demikian pula sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam hadits-hadits berikut,

Diriwayatkan dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

 “Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari, no. 2101).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian.” (HR. Abu Daud, no. 4833; Tirmidzi, no. 2378; dan Ahmad, 2:344. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Seseorang dapat dinilai dari agama kawan setianya, maka hendaklah di antara kalian melihat seseorang dari siapa mereka bergaul.” (HR. al Hakim).

Dari berbagai karya tafsir, kita menemukan beragam pengertian yang diberikan ulama untuk kata “As-Shalihin” atau orang orang saleh. Imam Al-Baidhawi dalam tafsirnya, Anwarut Tanzil wa Asrarut Ta’wil, mengatakan bahwa orang saleh adalah orang yang menghabiskan usianya untuk menaati Allah dan mengerahkan hartanya di jalan yang diridhai-Nya.

Adapun Imam Al-Baghowi dalam tafsirnya mengatakan, orang saleh dalam kaitannya dengan Surat An-Nisa ayat 69 adalah para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Imam Ibnu Katsir dalam karya tafsirnya mengartikan orang saleh sebagai orang yang baik amal lahir dan amal batinnya. 

Sedangkan Imam Khazin dalam tafsirnya mengatakan, “as-shālihīn” adalah kata jamak “shālih,” yaitu orang yang sama baiknya baik lahir maupun batinnya. Ia juga mengutip pandangan ahli tafsir lain bahwa orang saleh adalah orang yang akidahnya benar dan amalnya sesuai pedoman sunnah dan ketaatan kepada agama.

Syekh Wahbah Az-Zuhayli dalam Tafsir Al-Munir mengatakan bahwa orang saleh itu bukan berarti orang suci yang tidak memiliki kesalahan. Orang saleh adalah orang yang baik batinnya dan kebaikannya lebih dominan daripada keburukannya.

Syekh Thahir bin Asyur dalam Tafsir At-Tahrir wat Tanwir menyebutkan, orang saleh adalah orang (beriman) yang menjaga istiqamah.

Sedangkan Tafsir An-Nasafi menyebut orang saleh sebagai orang yang baik lahir dan batinnya.

Syekh Ibnu Ajibah menafsirkan orang-orang saleh pada Surat An-Nisa ayat 69 sebagai mereka para ulama yang menjaga ketakwaan dan umat Islam secara umum yang baik keadaannya.

Adapun Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi menyebut siapa yang dimaksud dengan orang saleh ketika menjelaskan satu dari lima obat hati, yaitu bersahabat dengan orang-orang saleh.

Dalam Kitab Ihya ‘Ulumuddin, Imam Al-Ghazali ra. menerangkan ciri-ciri orang yang berakhlak mulia. Disebutkan dalam kitabnya itu, ada 26 ciri orang berakhlak mulia, seperti:

1. Merasa malu melakukan perbuatan buruk.

2. Tidak menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain.

3. Selalu bersikap baik kepada orang lain.

4. Selalu berkata jujur.

5. Tidak banyak bicara.

6. Banyak berkarya.

7. Sedikit melakukan kesalahan.

8. Tidak banyak melakukan berlebih-lebihan, baik dalam perkatan maupun perbuatan.

9. Berbuat kebajikan nyata kepada sesama makhluk, khususnya manusia. Sedekah, karya yang bermanfaat dll.

10. Menyambung tali silaturrahmi.

11. Respek atau menghormati orang lain, baik yang masih muda maupun yang sudah tua usianya.

12. Selalu bersyukur kepada Allah.

13. Bersabar menghadapi segala cobaan hidup.

14. Ridha terhadap apa yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

15. Berusaha tidak lekas marah terhadap orang lain (murah hati).

16. Welas asih kepada sesama makhluk, khususnya manusia.

17.Memelihara diri dari perbuatan dosa dan maksiat.

18.Kasih sayang terhadap sesama makhluk.

19.Tidak sembarangan melaknat sesuatu atau orang lain kalau belum jelas permasalahan dan hukumnya.

20. Tidak suka mencela orang lain.

21. Tidak suka mengadu domba kepada orang lain.

22. Tidak melakukan ghibah ( mengumpat-umpat ) orang lain.

23. Tidak tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu apapun.

24. Tidak kikir terhadap harta yang dimiliki demi untuk menolong kesusahan orang lain.

25. Tidak berbuat dengki kepada orang lain.

26. Tidak berbuat hasud kepada orang lain.

(Kitab Ihya ‘Ulumuddin jilid 3 hal . 75)

Semoga kita menjadi orang-orang diridhoi Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menjadi orang yang sholeh karena berteman dengan orang-orang sholeh. (dwi/dari berbagai sumber)

Tags: BersahabatBertemanMemilihMenurut Al Qur'anMenurut HaditsPanduanSahabatteman
ShareTweetSendShare
Previous Post

Beribadah Haji Tanpa ke Tanah Suci, Kisah Seorang Ulama

Next Post

Diujicoba, Fitur “Notes” untuk Berbagi Catatan Panjang di Twitter

Mungkin Anda Juga Suka :

Sampai Kapan Anak Yatim Disebut Yatim, Termasuk Saat Ibunya Menikah Lagi

Sampai Kapan Anak Yatim Disebut Yatim, Termasuk Saat Ibunya Menikah Lagi

24 Juni 2026

...

Inilah Nasab atau Silsilah Suci dari Nabi Muhammad SAW yang Mulia dan Terjaga

Inilah Nasab atau Silsilah Suci dari Nabi Muhammad SAW yang Mulia dan Terjaga

23 Juni 2026

...

Wawasan Tentang Bulan Muharram, Peristiwa-peristiwa Penting, dan Puasa Penebus Dosa

Wawasan Tentang Bulan Muharram, Peristiwa-peristiwa Penting, dan Puasa Penebus Dosa

15 Juni 2026

...

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

13 Juni 2026

...

Selain Utamanya Sebagai Tempat Shalat, Inilah Cara Memakmurkan Masjid

Selain Utamanya Sebagai Tempat Shalat, Inilah Cara Memakmurkan Masjid

5 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Diujicoba, Fitur “Notes” untuk Berbagi Catatan Panjang di Twitter

Diujicoba, Fitur “Notes” untuk Berbagi Catatan Panjang di Twitter

Mengenaskan, Suu Kyi Myanmar Kini Pindah  dari Lokasi Rahasia ke Penjara

Mengenaskan, Suu Kyi Myanmar Kini Pindah  dari Lokasi Rahasia ke Penjara

Discussion about this post

TERKINI

Kematian Capai 5120 Jiwa di Jerman Akibat Gelombang Panas Selama Juni, di Antaranya 2.950 Lansia

9 Juli 2026

Coba 8 Pilihan Ini Ketika Kamu Belum Lulus Seleksi Masuk PTN

8 Juli 2026

Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Resmi Jadi Tempat Muktamar ke-35 NU, Siap Tampung Ribuan Peserta

8 Juli 2026

AS Berencana Menjual F-35 ke Turki, Israel Ketar-ketir

7 Juli 2026

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

6 Juli 2026

Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Dihadiri Jutaan Orang dan Teriakan “Matilah Amerika dan Israel”

5 Juli 2026

Daftar Kebiasaan Kecil yang Membantu Jalani Hidup Lebih Bahagia dan Sehat, Nomor 8 Cukup Menantang

4 Juli 2026

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

4 Juli 2026

Aplikasikan 11 Tips Keuangan di Masa yang Tidak Menentu

3 Juli 2026

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

2 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video