KAMU KUAT! – Jakarta
Kamu mungkin pernah merasa bahwa antara teman dan sahabat terdapat banyak perbedaan dari sisi perlakuan. Hal ini bisa terlihat meskipun kamu punya banyak teman lingkungan rumah, di sekolah atau media sosial, tapi di saat kamu butuh seseorang untuk benar-benar mendengarkan atau mendukungmu, hanya ada satu atau dua nama yang langsung muncul di kepala.
Yups, beberapa dari mereka kita sebut teman, sementara yang lainnya kita anggap sebagai sahabat. Mereka yang sering ada di sekitarmu mungkin terlihat sama Tapi kalau dipikir-pikir, ada sesuatu yang membedakan.
Teman adalah mereka yang seru untuk diajak nongkrong atau ngobrol ringan. Tapi sahabat? Mereka adalah orang-orang yang benar-benar mengerti siapa kamu, mendukungmu dalam suka maupun duka, bahkan saat dunia terasa berat.
Perbedaan penting dari seorang sahabat bisa disimak dari referensi berikut,
Dikutip dari Wikipedia, sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, sering kali hingga pada altruisme atau sikap atau naluri untuk memperhatikan dan mengutamakan kepentingan dan kebaikan orang lain. Selera mereka biasanya serupa dan mungkin saling bertemu, dan mereka menikmati kegiatan-kegiatan yang mereka sukai.
Mereka juga akan terlibat dalam perilaku yang saling menolong, seperti tukar-menukar nasihat dan saling menolong dalam kesulitan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Namun, bagi banyak orang, persahabatan sering kali tidak lebih daripada kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana mengenali siapa teman sejati di lingkaran sosialmu, dan mengapa perbedaan ini penting untuk hidupmu. Yuk, kita bahas versi beberapa remaja berikut di kanal KAMU KUAT!.
Rishella Putri Wijaya, siswi SMP Negeri 7 Bogor kelas 7.3

Menurut Rishella Putri Wijaya, siswi SMP Negeri 7 Bogor kelas 7.3, teman dan sahabat itu sangat berbeda, Teman bagi pemilik panggilan Icel itu adalah seseorang yang sudah saling kenal, ada interaksi, akan tetapi tidak selalu mengetahui tentang kita secara mendalam.
“Beda hal seorang sahabat. Bagi saya adalah orang yang bisa dibilang sangat penting dalam hidup saya karena sahabat adalah seseorang yang bisa kita percaya, bahkan sahabat bisa meluangkan waktu lebih banyak daripada yang sekedar teman. Sahabat juga mengetahui tentang saya,” ungkapnya.
Icel mengakui punya banyak teman. Namun, yang ia anggap sahabat hanya 4 orang sahabat. “Mereka membuat saya nyaman. Di mana kami selalu bermain bersama, belajar bersama, dan kalau bersama mereka waktu tidak berasa,” ujar Icel.
Chayyira Qanita Resya, siswa kelas 9, SMP IT Insan Harapan

Berbeda dengan Chayyira Qanita Resya, siswa kelas 9 SMP IT Insan Harapan. Salah satu duta Angklung sekolah ini ikut berkomentar “Teman adalah orang yang kita kenal dan sesekali berinteraksi bersama kita. Tapi sahabat adalah orang yang selalu ada untuk saya dan ketika bersama saya menjadi diri saya sendiri,” ujarnya.
Menurut Chayyira, sahabat tidak harus selalu ada di dekatnya. Ia mempunyai 5 orang sahabat baik di sekolah, 3 Sahabat di lingkungan rumah, dan satu sahabat online. “Sahabat saya di sekolah berawal dari orientasi siswa Baru sampai dengan sekarang kelas 9 (sembilan). Walaupun sekarang saya tidak sekelas lagi dengan mereka tetapi persahabatan kita masih tetap berlanjut hingga sekarang,” katanya menceritakan sahabat sesuai yang ia pahami.
Chayyira mengakui juga memiliki sahabat online yang bertemu di instragram. Mama sahabatnya adalah Kayla. Mereka sudah bersahabat sejak tahun 2020. Walau tidak pernah sekali pun bertemu, lanjutnya, tapi kami serasa dekat.
Sedangkan persahabatan paling lama adalah bersama teman-temannys di lingkungan rumah. Ia dan sahabat yang dimaksud sudah 8 (delapan) tahun bersama. Walau berbeda-beda tempat, namun Chayyira beruntung mendapatkan mereka menjadi sahabatnya. Karena jika bersama mereka, ia bisa menjadi dirinya sendiri. Ia dan sahabatnya selalu berbicara jujur, selalu saling cerita, dan juga mereka selalu ada untuknya.
“Sebetulnya dalam pertemanan dan persahabatan yang paling penting adalah komunikasi dan kepercayaan. Saya mempunyai kenangan sedih karena kurangnya komunikasi dikarenakan kesibukan kita masing-masing, tapi akhirnya semua kembali bersama. Pesan saya untuk para sahabat mungkin ke depannya kita tidak akan selalu bersama, tapi saya yakin kalian akan ada di hati saya,” ucapnya.
Fathir, mahasiswa semester 3, Universitas Pembangunan Jaya (UPJ)
Sedangkan Fathir mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) semester 3 berkomentar Sahabat menurut dia, adalah orang yang memiliki hubungan yang lebih dalam, saling percaya, dan berkomitmen untuk mendukung satu sama lain dalam berbagai aspek kehidupan. Sedangkan Teman memiliki hubungan yang lebih dangkal dan tidak selalu diandalkan, dengan keterlibatan emosional yang lebih sedikit.
“Jika teman bisa ditemukan di mana-mana, namun jika sahabat, kita menemukan teman yang baik dengan memilih platform yang tepat, tetap autentik, dan mencari minat yang sama. Fokus pembicaraan positif, hindari kontroversi, dan jaga kesehatan mental di tengah era dinamika media sosial,” ujar Fathir.
Ananda Syafira, siswi kelas 7, SMPN 3 Gunung Sindur, Bogor

Ananda Syafira, siswi kelas 7 di SMPN 3 Gunung Sindur, Bogor, punya versi tersendiri. Menurutnya, temen itu cuma sekedar orang yang kita kenal biasa, mereka tidak terlalu dekat. Sedangkan sahabat adalah seseorang yang yang selalu ada buat dia, mereka faham tentang dia, mungkin sampai seperti saudara sendiri, dan mereka selalu ada setiap saat.
“Untuk saya teman kurang bisa saya percaya, karena mereka kadang hanya ada sesekali saja ada dan terkadang yang menyakitkan adalah di depan kita baik, sedangkan di belakang kita ngomongin kita. Berbeda dengan sahabat, sahabat mereka itu selalu ada di setiap kita membutuhkan mereka. Mereka selalu menolong kita dan selalu berpihak kepada kita,” terang Syafira.
Ia mengakui punya 2 orang sahabat di rumah dan 3 sahabat di sekolah. “Sahabat saya yang di rumah sudah lama kenal dan sahabat saya adalah anak dari sahabat ayah saya. Sedangkan di sekolah dimulai dari awal sekolah sampai sekarang,” paparnya.
Nah, dengan memahami perbedaan antara teman dan sahabat, dapat membantumu lebih bijak dalam membangun hubungan. Teman itu penting untuk memperluas jaringan dan belajar bekerja sama dalam berbagai situasi. Namun, sahabat adalah tempatmu menemukan kenyamanan dan dukungan sejati.
Jangan terlalu cepat menganggap semua teman sebagai sahabat. Sahabat adalah hubungan yang perlu waktu, kepercayaan, dan kedekatan emosional untuk tumbuh. Begitu juga sebaliknya, jangan kecewa jika temanmu tidak selalu ada dalam segala hal. (rst)













Discussion about this post