Avesiar – Jakarta
Seorang Muslim pasti mengetahui bahwa setelah meninggal dunia, semua terlebih dahulu dikumpulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala di alam Barzakh atau alam Kubur, sebelum dikumpulkan ke alam Akhirat
Barzakh artinya sekat, antara alam dunia dan alam akhirat. manusia yang singgah di sana sudah ada sejak Nabi Adam hingga detik ini. Meski hanya menjadi tempat persinggahan, tetapi waktunya cukup panjang. Bahkan kabarnya, lebih lama dibandingkan di alam dunia.
Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia KH Nurul Irfan, dilansir laman Majelis Ulama Indonesia, menjelaskan bagaimana kondisi manusia di alam Barzakh. Menurutnya, sebagai sekat antara dunia dan akhirat, manusia yang sudah berada di alam Barzah, mereka dapat melihat alam dunia dan akhirat.
“Dia (alam barzakh) sebagai sekat, mereka ahli kubur atau ahli barzah bisa melihat dunia dan bisa melihat akhirat. Mereka berada di satu tempat yang namanya Barzah bisa melihat dunia dan akhirat,’’ ujarnya kepada MUI.OR.ID di Jakarta, Senin (12/7/2021).
Di alam Barzakh, kata dia, manusia yang telah meninggal tidak dapat membawa gelar, jabatan, bahkan harta yang selama hidupnya dikejar. Tetapi bekal untuk menyelamatkan yang dibawa yaitu hanyalah amalan ibadah dan perbuatan baik selama hidup di dunia.
Dikatakannya, terkait perhitungan amal baik dan buruk, Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menjelaskanya dalam ayat berikut:
Artinya, ‘’Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.’’ (QS Al-Zalzalah: 7) .
“Barang siapa yang mengerjakan keburukan seberat dzarrah, niscaya akan melihat (balasan)nya pula.’’ (QS Al-Zalzalah: 8)
Menurut Kiai Nurul, sekecil apapun perbuatan baik dan buruk yang kita lakukan selama menjalani hidup di alam dunia, pasti akan dihitung Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Kiai Nurul menjelaskan, sebagai miniatur akhirat. manusia akan diperlihatkan Allah kenikmatan di akhirat bagi yang selalu melakukan ibadah dan perbuatan baik.
Namun sebaliknya, Allah juga memperlihatkan siksaan bagi yang melakukan perbuatan buruk selama di dunia, meskipun itu sangat kecil, tapi imbasnya sudah bisa dialami saat di alam Barzakh. Naudzubillah.
Kemudian, sampai kapan manusia akan berada di alam Barzakh? Kiai Nurul menjawab bahwa manusia akan berada di alam barzakh sampai dengan hari kiamat tiba. Saat itu, semua manusia yang berada di alam barzakh akan dibangkitkan Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam surat Ghafir ayat 46:
“Kepada mereka diperlihatkan nereka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (dikatakan kepada malaikat) ‘”Masukan Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.”
Menurut Kiai Nurul, dalam ayat ini dijelaskan bahwa selama di alam barzakh manusia diperlihatkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala surga dan neraka. Bahkan, meskipun diperlihatkan, tetapi sudah ada yang terkena imbasnya terutama bagi mereka yang suka berbuat dosa.
Bagi yang berbuat dosa, lanjutnya, akan mendapatkan siksa kubur di alam barzakh. Sampai-sampai, dalam sebuah hadist, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun berdoa agar terhindar dari siksa kubur.
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur, adzab neraka, cobaan hidup dan mati, dan fitnah Dajjal yang terhapus dari rahmat Allah.”
(adm)













Discussion about this post