KAMU KUAT – Jakarta
Merawat wajah bukan hanya kebiasaan milik orang dewasa saja. Karena menjaga kebersihan wajah dengan mencuci muka agar tidak mudah jerawatan saja sudah menjadi bagian dari merawat wajah. Sehingga bagi sebagian remaja, merawat wajah bukan hanya tentang kecantikan, tetapi juga kesehatan secara keseluruhan.
Kebiasaan sederhana seperti ini menunjukkan bahwa perawatan wajah tidak harus mahal atau rumit. Yang terpenting adalah konsistensi dan menyesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing. Belum lagi di masa remaja, jerawat adalah momok yang sering dihindari oleh si empunya wajah.
Bicara soal merawat wajah, teman-teman kanal remaja dan anak muda KAMU KUAT! mulai dari siswa, mahasiswam dan dokter kecantikan akan memberi komentar masing-masing. Mari kita simak!
Jihan, kelas X, SMK Negeri 1 Gunung Sindur, Bogor

Bagi sebagian remaja, perawatan wajah sudah menjadi kebiasaan sejak kecil. Contohnya, ada remaja yang mulai merawat wajah sejak SD. Kebiasaan sederhana seperti mencuci muka pagi dan malam sudah menjadi rutinitas yang tak pernah terlewatkan.
“Saya mulai merawat wajah dari SD, Awalnya cuma cuci muka pagi dan malam,” ujar Jihan. Ia mengaku kebiasaan ini terinspirasi dari Ibunya. “Saya gampang terinspirasi, jadi waktu lihat Mama rajin merawat wajah, saya juga ikut-ikutan.”
Rutinitas perawatan yang dilakukan juga cukup basic dan sederhana. Biasanya, ia hanya mencuci muka sebelum beraktivitas di pagi hari dan setelahnya di malam hari. Produk yang digunakan pun tidak banyak perubahan, kecuali sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa tipe kulit wajahnya cenderung kering. “Kulit wajah aku tipe yang kering, jadi aku lebih hati-hati memilih produk,” tambahnya.
Ketika ditanya tentang perawatan ekstra seperti pergi ke salon, ia menjawab belum pernah mencoba. Sebagai gantinya, ia lebih suka menggunakan bahan alami yang ada di rumah. “Kalau perawatan ekstra, aku lebih ke bahan-bahan herbal, tapi bukan masker wajah, lebih ke masker bibir. Biasanya pakai madu dan gula,” kata Jihan.
Raskyansyah Dwiki Ananda, mahasiswa semester 6, UIN Jakarta

Menjaga kebersihan dan kesehatan kulit wajah menjadi bagian penting dalam rutinitas sehari-hari untuk Rasky, “Penting banget, karena kesehatan itu nggak cuma soal dalam tubuh aja, tapi juga luar. Kesehatan kulit juga perlu dijaga,” ujarnya.
Meski belum pernah mencoba perawatan di klinik kecantikan, ia memilih jalan yang lebih praktis dengan menggunakan produk-produk skincare yang direkomendasikan di internet. “Biasanya konsultasi ke dokter secara online dulu buat tahu produk yang cocok,” tambahnya.
Rutinitas perawatan wajahnya cukup sederhana tapi efektif. “Simpel aja sih, kayak cuci muka dua kali sehari atau double cleansing, terus pakai moisturizer, dan terakhir sunscreen buat melindungi kulit dari sinar UV,” ucapnya.
Hasil dari rutinitas tersebut dirasakannya sangat berpengaruh pada kepercayaan diri. “Dengan wajah yang bersih, lebih percaya diri, apalagi untuk rekaman atau shooting untuk kegiatan perkuliahan, Nggak perlu repot lagi cari produk yang cocok,” katanya.
Ketika ditanya tentang penggunaan produk tradisional, ia mengaku pernah mencobanya, tetapi hasilnya kurang memuaskan. “Pernah sih, tapi nggak direkomendasikan. Soalnya, belum ada perubahan signifikan ke wajah setelah pakai produk tradisional,” pungkasnya.
Salma Fatima Azahra, mahasiswi S1 keperawatan, STIKES Banten

“Sebagai seseorang yang tidak sering melakukan perawatan wajah, saya merasa perawatan yang sederhana namun rutin sudah cukup untuk menjaga kulit tetap sehat. Dalam seminggu, saya biasanya hanya melakukan perawatan 2-3 kali,” ujar mahasiswi yang sedang menunggu jadwal sidang skripsi.
Produk perawatan yang digunakan Salma pun tidak banyak, hanya mengandalkan sabun cuci muka, moisturizer, sunscreen, dan sesekali eksfoliasi. Keempat produk ini sudah menjadi rutinitas dasar untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulitnya.
“Untungnya, kulit wajah saya cenderung kering dan tidak mudah berjerawat atau iritasi. Bahkan saat jerawat muncul, biasanya saya hanya cukup membersihkan wajah dengan baik, dan jerawat pun perlahan hilang,” ujarnya bersyukur.
Bagi Salma walau tidak pernah ada perawatan ke klinik kecantikan, merawat wajah sangat penting, bukan hanya untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat, tetapi juga untuk mencegah munculnya jerawat serta masalah kulit lainnya. Kulit yang terawat dengan baik tentu lebih terlindungi dari risiko penyakit kulit, terutama yang disebabkan oleh kotoran, polusi, atau paparan sinar matahari.
“Sebenarnya saya tidak menentang hal tersebut. Bahan alami memang bisa menjadi alternatif yang baik, asalkan sudah dipastikan aman dan cocok untuk kulit,”ujar Salma tentang penggunaan bahan-bahan alami.
Laras, Remaja Putri
“Menurut saya, penting banget! Saya termasuk yang sadar akan kebersihan wajah,” ungkap Laras saat ditanya soal pentingnya merawat wajah.
Rutinitas perawatan wajah yang dilakukan pun sederhana namun konsisten. “Biasanya saya menggunakan produk ringan seperti facewash dan sunscreen. Saya rutin mencuci muka setiap pagi dan malam di rumah. Meski sederhana, kebiasaan ini sangat efektif menjaga kebersihan dan kesehatan kulit saya,” ujarnya.
Ketika ditanya soal perawatan di klinik kecantikan, ia mengaku tidak melakukannya secara rutin. “Saya ke klinik kalau diajak bunda aja, itu pun karena kulit saya masih belum bermasalah,” tambahnya.
Bagaimana dengan perawatan tradisional? Meski beberapa temannya sudah mencoba, ia merasa lebih cocok dengan perawatan modern. “Pernah coba timun untuk wajah, tapi kalau pakai bahan seperti telur atau madu, saya belum pernah. Rasanya perawatan tradisional itu efeknya kecil, apalagi dengan kesibukan sehari-hari,” jelasnya.
Untuk produk kecantikan, ia biasanya memilih sendiri atau mengikuti rekomendasi teman. Namun, ia menghindari menggunakan produk yang terlalu berat. “Kalau pakai yang punya bunda, biasanya terlalu berat untuk kulit remaja.”
dr. Rimaida Maharany AIFO-K, dokter kecantikan, klinik RK Skin Care

Perawatan wajah sejak usia remaja menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai masalah kulit seperti jerawat, flek hitam, bopeng bekas jerawat, hingga kerutan. Masalah-masalah ini tidak hanya memengaruhi kesehatan kulit tetapi juga dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang.
Masalah yang sering dialami oleh remaja meliputi komedo, jerawat meradang, flek hitam bekas jerawat, hingga scar atau bopeng pada wajah. Untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, remaja sebaiknya menjalankan perawatan kulit wajah yang sederhana namun konsisten.
Cara mengatasinya, membersihkan wajah dengan sabun yang benar 2 kali sehari, segera obati jerawat yang muncul dengan pengobatan topical cream, hindari memegang dan memencet jerawat, gunakan selalu moisturizer dan sunscreen sebelum berangkat ke sekolah.
Selalu aplikasikan moisturizer setelah mencuci wajah untuk menjaga kelembapan kulit. Jangan lupa gunakan sunscreen sebelum beraktivitas di luar rumah, terutama saat pergi ke sekolah. Pilih sunscreen yang ringan, non-alkohol, dan non-comedogenic, agar tidak menyumbat pori-pori.
Jenis kulit sangat menentukan produk skincare yang digunakan. Untuk mengenali jenis kulit (normal, berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif), remaja dapat menggunakan analisa kulit seperti skin analyzer atau melakukan patch test.
Patch test (tes tempel) adalah salah satu jenis tes alergi yang dilakukan untuk mengetahui apakah ada alergi yang ditimbulkan dari kandungan aktif dalam skincare yang digunakan.
Penggunaan sunscreen baiknya sejak usia 6 bulan. Sunscreen yang aman untuk remaja yaitu sunscreen yang ringan, non alkohol, non comedogenic, tidak menyumbat pori-pori, dan sesuaikan bahan aktif dengan jenis kulit.
Langkah-Langkah Perawatan Kulit untuk Remaja:
1. Mencuci muka 2 kali sehari dengan facial wash yang sesuai jenis kulit ( misalnya untuk kulit berminyak dengan yang kandungan salycilid acid. Hindari mencuci wajah terlalu sering karena akan membuat wajah menjadi sangat kering dan memicu produksi minyak berlebih). Cucilah wajah dengan lembut dan tidak menggosok kulit wajah dengan kencang.
2. Jaga kebersihan tangan dan wajah. Hindari memegang wajah dan memencet-mencet jerawat.
3. Hindari stres berlebihan, makan makanan yang sehat, minum air putih yang cukup, cukup tidur (hindari begadang saat malam hari).
4. Pakai obat jerawat yang aman, yang diresepkan oleh dokter.
Apabila wajah anak ada keluhan seperti jerawat, sebaiknya segera ditangani dan diberikan edukasi agar penyembuhan semakin cepat dan baik. Remaja dapat melakukan perawatan facial atau pun peeling dengan pengawasan dokter dan sesuai indikasi atau keluhan wajah anak.
Diet atau makanan yg dimakan sangat mempengaruhi kondisi kulit seseorang. Selain karena faktor genetik, makanan yang mengandung tinggi gula, karbohidrat olahan, tinggi lemak dapat mempengaruhi kondisi kulit seperti membuat kulit kusam dan mudah berjerawat.
Jika wajah mengalami keluhan seperti jerawat yang tidak kunjung sembuh, bercak putih, kemerahan, atau kulit sangat kering, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Perawatan seperti facial atau peeling juga dapat dilakukan dengan pengawasan dokter untuk hasil yang aman dan efektif.
Dengan perawatan wajah yang tepat, remaja dapat menjaga kesehatan kulit sejak dini, menghindari masalah kulit yang serius, dan membangun rasa percaya diri. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter kulit jika muncul keluhan yang mengganggu
So, mulai rawat kulitmu sejak sekarang dengan kebiasaan sederhana, Guys! Kulit sehat, kepercayaan diri meningkat. (Resty)













Discussion about this post