Avesiar – Jakarta
Aliansi yang berkembang antara seorang aktivis Palestina dan seorang jurnalis Israel di tengah konflik rakyat mereka di Tepi Barat yang diduduki, dalam bentuk sebuah film berjudul “No Other Land,” telah memenangkan piala Oscar untuk film dokumenter pada hari Ahad (2/3/2025).
Diperankan oleh Basel Adra, warga Palestina yang lahir tahun 1996, dan jurnalis Yuval Abraham, yang lahir tahun 1995, film yang meraih penghargaan di Dolby Theatre Hollywood tersebut menceritakan bagaimana Adra menentang pemindahan paksa rakyatnya oleh tentara Israel di komunitas Masafer Yatta di Tepi Barat.
Seperti pada peristiwa sesungguhnya, film tersebut menunjukkan tentara Israel merobohkan rumah-rumah dan mengusir penduduk untuk membuat zona pelatihan militer, yang membuat hubungan keduanya tertantang oleh kesenjangan dalam kondisi kehidupan mereka.
Dikutip dari The New Arab, film ‘No Other Land’, kata Adra, mencerminkan kenyataan pahit yang telah mereka alami selama beberapa dekade dan masih mereka lawan saat mereka menyerukan kepada dunia untuk mengambil tindakan serius menghentikan ketidakadilan dan menghentikan pembersihan etnis rakyat Palestina.
Di sisi lain, Abraham mengatakan mereka membuat film tersebut karena suara mereka bersama-sama lebih kuat.
“Ketika saya melihat Basel, saya melihat saudara saya tetapi kami tidak setara. Kami hidup dalam rezim di mana saya bebas berdasarkan hukum sipil dan Basel berada di bawah hukum militer yang menghancurkan hidupnya dan dia tidak dapat mengendalikannya,” ujarnya. (ard)













Discussion about this post