KAMU KUAT – Jakarta
Menjelang Idul Fitri, suasana di rumah pasti terasa lebih spesial. Ada yang sibuk membersihkan rumah hingga ke sudut-sudutnya, ada yang membantu orang tua memasak hidangan khas Lebaran, dan ada juga yang mulai berkemas untuk mudik ke kampung halaman.
Momen ini bukan sekadar persiapan fisik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan dengan keluarga. Tak jarang, tradisi dan kebiasaan unik tiap keluarga membuat persiapan Lebaran semakin berkesan.
Bagaimana dengan para sahabat kanal remaja KAMU KUAT! Avesiar.com? Apa saja kegiatan yang selalu kamu lakukan di rumah saat menjelang Idul Fitri? Yuk simak cerita dari para remaja ini tentang kegiatan mereka.
Keyvano, siswa kelas 7, SMP Negeri 8, Tangerang Selatan

Bagi Keyvano, menjelang Lebaran adalah momen yang selalu diwarnai dengan perjalanan mudik. “Karena orang tuaku perantau, setiap tahunnya aku mudik ke Juwana dan Sidoarjo,” ujarnya.
Mudik menjadi tradisi yang tidak hanya sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga momen berkumpul kembali dengan keluarga besar.
Salah satu hal yang paling dinantikan Keyvano menjelang Idul Fitri adalah suasana malam takbiran. “Aku biasanya main petasan, suasananya juga ramai di masjid,” katanya.
Selain itu, berkumpul bersama keluarga sebelum hari raya tiba juga menjadi momen spesial yang selalu ia rasakan.
Berbeda dengan kebanyakan orang yang sibuk membersihkan rumah sebelum Lebaran, Keyvano justru tidak terlalu terlibat dalam kegiatan tersebut. “Karena aku mudik, jadi yang bersih-bersih rumah itu kakek dan nenek sebelum aku datang,” ungkapnya.
Sementara untuk makanan khas, keluarganya selalu menyiapkan Opor Ayam sebagai menu wajib Lebaran. Namun, ia tidak ikut memasak karena itu menjadi tugas neneknya. Seperti kebanyakan remaja, Keyvano juga mempersiapkan diri untuk tampil rapi di hari raya. “Aku beli baju baru dan potong rambut,” katanya.
Baginya, penampilan saat Lebaran itu penting agar terlihat segar saat bersilaturahmi dengan keluarga dan tetangga.
Dari semua pengalaman menjelang Idul Fitri, ada satu hal yang paling berkesan bagi Keyvano, yaitu perjalanan mudik. Meski dari tahun ke tahun persiapan Lebaran tidak banyak berubah, ia tetap memiliki harapan khusus untuk tahun ini. “Semoga uang THR lebih banyak,” ujarnya kemudian tertawa.
Selain membantu persiapan Lebaran, Keyvano mengisi waktunya dengan bermain game dan berkumpul bersama saudara dan teman-temannya. Setelah Lebaran tiba, ia menikmati momen silaturahmi dengan keluarga besar, makan-makan bersama, dan tentu saja pembagian “wisit” atau uang THR.
Rasyid, siswa kelas 7, SMP Negeri Gunung Sindur, Bogor

Menjelang Idul Fitri, setiap orang punya cara tersendiri seperti halnya Rasyid yang punya banyak kegiatan seru di rumah sebelum Lebaran tiba. Setiap tahun, Rasyid selalu ikut serta dalam persiapan rumah sebelum Lebaran.
“Biasanya saya membantu orang tua membersihkan rumah, menjaga adik-adik, dan kadang membantu bunda memasak,” katanya.
Di keluarganya, membersihkan rumah lebih bersih dari biasanya menjadi tradisi khusus menjelang Idul Fitri. “Selain itu, kita juga selalu kumpul bersama keluarga besar dari pihak bunda dan Baba (panggilan untuk Bapak, red),” ujarnya.
Meskipun suasana malam takbiran di rumahnya terbilang biasa saja, ada satu momen spesial yang tak pernah terlewatkan yaitu saling maaf-maafan.
Selain membantu di rumah, Rasyid juga punya kebiasaan tersendiri dalam menyambut Lebaran. “Biasanya aku potong rambut dan beli kue buat Lebaran,” katanya.
Walaupun sederhana, ada hal membuat suasana Lebaran semakin spesial. Salah satunya adalah momen bersih-bersih rumah bersama keluarga. “Sambil becanda-becanda dan cerita sama bunda, Baba, dan adik-adik,” kenangnya.
Meskipun tahun ini tidak ada perubahan dalam persiapan Lebaran, Rasyid tetap memiliki harapan khusus untuk Idul Fitri kali ini. “Semoga dapat amplop lebih banyak,” katanya dengan penuh semangat.
Bagi Rasyid, Lebaran bukan hanya soal makanan enak atau baju baru, tapi juga kebersamaan dengan keluarga.
Affan Rafif Widyantoro, siswa kelas 8, SMP Negeri 11, Tangerang Selatan

Affan Rafif Widyantoro, siswa kelas 8 di SMPN 11 Tangerang Selatan, berbagi cerita tentang tradisi keluarganya saat Lebaran tiba.
Affan mengatakan bahwa Lebaran selalu identik dengan mudik. “Biasanya keluarga saya mudik ke kampung halaman di Bandung,” ceritanya.
Tak hanya sekadar pulang kampung, keluarganya juga memiliki tradisi menyiapkan makanan khas Lebaran seperti Opor Ayam, Rendang, dan berbagai kue kering seperti nastar dan kastengel.
Sebelum berangkat mudik, ada satu kegiatan yang tak boleh dilewatkan, yaitu bersih-bersih rumah. “Biasanya dilakukan H-2 sebelum mudik. Semua anggota keluarga kebagian tugas, dan saya biasanya merapikan barang serta menyapu lantai,” ungkapnya.
Salah satu hal yang paling dinantikan Affan menjelang Lebaran adalah suasana malam takbiran. “Suasananya sangat tenang, tapi juga terasa semangat dalam satu waktu,” katanya.
Selain itu, ia juga sangat menantikan momen Sholat Idul Fitri, yang menurutnya selalu membawa kebahagiaan tersendiri. Menyambut hari raya, Affan punya cara tersendiri untuk mempersiapkan diri. “Biasanya saya potong rambut saja,” ujarnya.
Baginya, penampilan saat Lebaran sangat penting agar terlihat rapi dan segar saat bertemu keluarga besar.
Selain mudik, hal lain yang paling ditunggu Affan saat Lebaran adalah bisa berkunjung ke rumah saudara. “Momen spesialnya adalah ketika saudara dari ayah dan ibu saya berkumpul di rumah. Rasanya ramai dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Lebaran bagi Affan adalah waktu yang penuh kebahagiaan. Mulai dari mudik, bersilaturahmi, hingga menikmati makanan khas bersama keluarga.
Menjelang Lebaran memang selalu membawa cerita dan kenangan tersendiri. Mulai dari membersihkan rumah, memasak makanan khas, hingga berkumpul bersama keluarga, semuanya menjadi bagian dari tradisi yang selalu dinantikan setiap tahunnya.
Suasana kebersamaan, rasa syukur, dan kebahagiaan saat menyambut hari kemenangan inilah yang membuat Idul Fitri semakin bermakna. Tidak peduli seberapa sederhana atau mewah perayaannya, yang terpenting adalah momen ini bisa dinikmati bersama orang-orang tercinta.
Lalu, apa kegiatan yang menjadi tradisi di keluargamu saat menyambut Lebaran? (Resty)













Discussion about this post