Avesiar – Jakarta
Kebakaran dahsyat tidak hanya menimpa AS saja. Kini giliran Israel mengalami kebakaran hutan yang luar biasa yang terus mengancam hutan dan ladang di Israel pada hari Kamis, dikutip dari The Guardian, Kamis (1/5/2025).
Disebutkan, petugas pemadam kebakaran berhasil membuka kembali jalan utama yang menghubungkan dua kota utama negara itu.
Setelah kebakaran terjadi pada hari Rabu di sepanjang jalan raya utama Yerusalem-Tel Aviv, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya mengumumkan keadaan darurat nasional, yang mendorong polisi untuk menutup rute dan mengevakuasi ribuan orang dari komunitas terdekat.
Warga terpaksa meninggalkan rumah mereka sekitar 19 mil (30 km) di sebelah barat Yerusalem, dan jaringan televisi Israel yang paling banyak ditonton, Channel 12, harus menghentikan siaran melalui studionya sekitar 10 mil dari kota tersebut selama buletin berita.
Angin kencang yang telah mengipasi api menyebabkan pembatalan banyak acara yang merayakan berdirinya Israel pada tahun 1948. Latihan pra-rekaman upacara penyalaan obor ditayangkan sebagai ganti acara yang direncanakan.
Di lain sisi, surat kabar Times of Israel menggambarkan “suatu malam yang surealis dan menegangkan saat Israel mulai memperingati Hari Kemerdekaannya yang ke-77 sementara petugas pemadam kebakaran berjuang melawan beberapa kebakaran hutan terburuk dalam sejarahnya”.
Dalam salah satu upacara, presiden Israel, Isaac Herzog, mengatakan kebakaran hutan adalah “bagian dari krisis iklim yang tidak boleh kita abaikan”.
Militer Israel mengatakan pasukan membantu di Yerusalem dan distrik-distrik pusat lainnya. “Dalam semalam puluhan kendaraan teknik mulai beroperasi di seluruh negeri untuk membentuk barisan guna mencegah api menyebar ke pohon-pohon lain,” katanya dalam sebuah pernyataan. (ard)












Discussion about this post