• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Teknologi

Dihentikan, ChatGPT yang Sebelumnya Memberikan Saran untuk Putus dengan Pasangan

by Ave Rosa
5 Agustus 2025 | 23:25 WIB
in Teknologi
Reading Time: 2 mins read
A A
Dihentikan, ChatGPT yang Sebelumnya Memberikan Saran untuk Putus dengan Pasangan

Ilustrasi: Meta AI

Avesiar – Jakarta

Aplikasi ChatGPT yang kini malah menjadi tempat konsultasi pada persoalan-persoalan tertentu, bisa menjadi penyebab dari keputusan-keputusan yang kontroversial.

Dilansir The Guardian, Selasa 95/8/2025), disebutkan bahwa ChatGPT tidak akan meminta pengguna untuk putus dengan pasangan mereka dan akan mendorong pengguna untuk beristirahat dari sesi chatbot yang panjang, berdasarkan perubahan baru pada alat kecerdasan buatan tersebut.

Sebagai pengembang ChatGPT, OpenAI mengatakan bahwa chatbot tersebut akan berhenti memberikan jawaban pasti untuk tantangan pribadi dan akan membantu orang-orang untuk merenungkan masalah seperti potensi putus cinta.

“Ketika Anda bertanya sesuatu seperti: ‘Haruskah saya putus dengan pacar saya?’ ChatGPT seharusnya tidak memberikan jawaban. ChatGPT seharusnya membantu Anda memikirkannya – mengajukan pertanyaan, mempertimbangkan pro dan kontra,” kata OpenAI.

Perilaku ChatGPT baru untuk menangani “keputusan pribadi berisiko tinggi”, menurut perusahaan AS tersebut, akan segera diluncurkan.

Pembaruan ChatGPT tahun ini, seperti diakui OpenAI, telah membuat chatbot inovatif tersebut terlalu menyenangkan dan mengubah nadanya. Dalam satu interaksi yang dilaporkan sebelum perubahan, ChatGPT memberi selamat kepada seorang pengguna karena “membela diri sendiri” ketika pengguna tersebut mengaku telah berhenti minum obat dan meninggalkan keluarga mereka – yang diduga pengguna bertanggung jawab atas sinyal radio yang terpancar dari dinding.

OpenAI, dalam postingan blog tersebut, mengakui bahwa terdapat beberapa kasus di mana model 4o canggihnya tidak mengenali tanda-tanda delusi atau ketergantungan emosional, di tengah kekhawatiran bahwa chatbot memperburuk krisis kesehatan mental seseorang.

Bacaan Terkait :

Pemberian Amazon Kepada OpenAI dalam Kerja Sama Senilai 38 Miliar Dolar

ChatGPT Digugat Keluarga Remaja 16 Tahun yang Bunuh Diri Setelah Berbulan-bulan Chatting Bagaimana Melakukannya

Kecerdasan Buatan Ini Diklaim Semakin Pintar, Namun Halusinasinya Juga Bertambah

Seorang Wanita di AS Menjadikan ChatGPT Sebagai Opini Kedua Mengungkap Kanker Tersembunyi dalam Tubuhnya

Jika Chrome Dijual, OpenAI Disebut Tertarik Membelinya dari Google

Microsoft Ingin Menambahkan Lebih Banyak Model ke Copilot 365 yang Tidak Dibuat OpenAI

Penggemar iPhone Bakal Kedatangan Apple Intelligence, Cek Fitur-fiturnya

Load More

Perusahaan tersebut mengatakan sedang mengembangkan alat untuk mendeteksi tanda-tanda tekanan mental atau emosional sehingga ChatGPT dapat mengarahkan orang ke sumber daya “berbasis bukti” untuk mendapatkan bantuan.

Dokter NHS di Inggris, melalui studi terbarunya, memperingatkan bahwa program AI dapat memperkuat konten delusi atau muluk-muluk pada pengguna yang rentan terhadap psikosis. Studi tersebut, yang belum melalui tinjauan sejawat, menyatakan bahwa perilaku program tersebut mungkin disebabkan oleh model yang dirancang untuk “memaksimalkan keterlibatan dan afirmasi”.

Studi tersebut menambahkan bahwa meskipun beberapa individu mendapatkan manfaat dari interaksi AI, terdapat kekhawatiran bahwa alat tersebut dapat “mengaburkan batasan realitas dan mengganggu pengaturan diri”.

Mereka, mulai pekan ini, akan mengirimkan “pengingat lembut” untuk beristirahat sejenak dari layar kepada pengguna yang terlibat dalam sesi chatbot yang panjang, serupa dengan fitur waktu layar yang diterapkan oleh perusahaan media sosial.

Aplikasi tersebut juga menyatakan telah membentuk kelompok penasihat yang terdiri dari para ahli di bidang kesehatan mental, perkembangan remaja, dan interaksi manusia-komputer untuk memandu pendekatannya. Perusahaan ini telah bekerja sama dengan lebih dari 90 dokter, termasuk psikiater dan dokter anak, untuk membangun kerangka kerja guna mengevaluasi percakapan chatbot yang “kompleks dan multi-putaran”.

“Kami berpegang pada satu tes: jika seseorang yang kami cintai meminta dukungan dari ChatGPT, apakah kami akan merasa tenang? Mendapatkan jawaban ‘ya’ yang tegas adalah tugas kami,” demikian bunyi postingan blog tersebut. (ard)

Tags: ChatGPTOpenAISaran dari ChatGPT
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kisah Nabi Syuaib Alaihissalam, Mengajak Kaum Madyan agar Menyembah Allah dan Bertobat Curang dalam Perdagangan

Next Post

Kisah Nabi Ayyub Alaihissalam, Nabi yang Sangat Sabar dalam Cobaan dan Kesakitan yang Allah Uji serta Disejahterakan Kembali

Mungkin Anda Juga Suka :

Mampu Menjangkau 6000 Kilometer, Turki Pamerkan ‘Yildirimhan’ Rudal Balistik Antarbenua

Mampu Menjangkau 6000 Kilometer, Turki Pamerkan ‘Yildirimhan’ Rudal Balistik Antarbenua

6 Mei 2026

...

Harus Membayar 6 Juta Dolar Karena Produknya Dirancang untuk Kecanduan Remaja, Meta dan YouTube Rencana Banding

Harus Membayar 6 Juta Dolar Karena Produknya Dirancang untuk Kecanduan Remaja, Meta dan YouTube Rencana Banding

26 Maret 2026

...

Fenomena Kota-kota Futuristik yang Ditenagai oleh Energi Terbarukan, Cek Kota-kotanya

Fenomena Kota-kota Futuristik yang Ditenagai oleh Energi Terbarukan, Cek Kota-kotanya

21 Februari 2026

...

Studi Menyebutkan, Sampah AI Berupa 20 Persen Video Berkualitas Rendah Marak di Youtube dengan Miliaran Penayangan

Studi Menyebutkan, Sampah AI Berupa 20 Persen Video Berkualitas Rendah Marak di Youtube dengan Miliaran Penayangan

29 Desember 2025

...

Betapa Berantakannya Penelitian Kecerdasan Buatan, Akademisi Menyebut Punya Masalah Kecerobohan

Betapa Berantakannya Penelitian Kecerdasan Buatan, Akademisi Menyebut Punya Masalah Kecerobohan

6 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Kisah Nabi Ayyub Alaihissalam, Nabi yang Sangat Sabar dalam Cobaan dan Kesakitan yang Allah Uji serta Disejahterakan Kembali

Kisah Nabi Ayyub Alaihissalam, Nabi yang Sangat Sabar dalam Cobaan dan Kesakitan yang Allah Uji serta Disejahterakan Kembali

Google Luncurkan Teknologi Passkey untuk Gantikan Password

Investigasi Gabungan Mengungkap Israel Menyimpan Pengawasan Massal Terhadap Warga Palestina di Server Microsoft Eropa

Discussion about this post

TERKINI

Kejamnya Fitnah dalam Masyarakat dan Hukumnya Menurut Islam

27 Juli 2026

Mahkamah Konstitusi Putus Uji Materi Biaya Pendidikan yang Diajukan Empat Mahasiswa UT

26 Juli 2026

Ijtima Ulama Indonesia Tegaskan Dukungan Mengawal Pembangunan Nasional di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo

25 Juli 2026

Mencengangkan, Taipan SK Hynix Korea Selatan Harus Membayar Uang Cerai ke Mantan Istri Sebesar 644 Juta Dolar

24 Juli 2026

Hana Nabila Bustami, Kejar Cita-cita ke Inggris di Jurusan Mechanical Engineering with Aeronautics

24 Juli 2026

Agusnadi “The Social Trainer”, Eks Supir Angkot yang Kini Chief Learning & Communications Strategist

24 Juli 2026

Ingin Dongkrak Wisatawan Usai Dihantam Iran, Dubai  Tawarkan Hadiah Bagi Warganya yang Membantu

23 Juli 2026

Diwakili 87 Organisasi di Bawah MUI, KUII ke-8 Pada 26-28 Juli Bahas Hukuman Khusus Bagi Koruptor

23 Juli 2026

Dua Pangkalan AS di Yordania Rusak Dihantam Rudal dan Drone Iran, Tentara AS Tewas dan Luka-luka

22 Juli 2026

Indonesian Education Digitalization Accelerated, President Prabowo Reaffirms Government Commitment

21 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video