• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Hidup Sehat

Cara Memahami Lansia, Baik Perasaan Maupun Berkomunikasi

by Avesiar
21 September 2025 | 23:14 WIB
in Hidup Sehat
Reading Time: 4 mins read
A A
Cara Memahami Lansia, Baik Perasaan Maupun Berkomunikasi

Ilustrasi. Foto: dok. Avesiar.,com via alodokter

Avesiar – Jakarta

Orang tua yang telah memasuki usia senja atau lanjut usia, memiliki karakter tersendiri yang harus kita pahami, baik sebagai anak, maupun orang yang merawatnya serta hidup bersama mereka.

Dilansir Hello Sehat, Jum’at (10/1/2025), cara melakukan komunikasi pada lansia memerlukan teknik khusus, terutama bagi orang yang merawat lansia. Pasalnya, perubahan fisik, mental, dan emosional yang dialami oleh lansia sering kali memengaruhi cara mereka menerima dan merespons percakapan.

Memahami teknik komunikasi dengan lansia juga menjadi langkah penting untuk mempererat hubungan sekaligus memastikan kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik. Lantas, apa saja teknik komunikasi yang dapat dilakukan? Simak ulasannya berikut ini.

Agar hubungan tetap hangat dan sehat serta kebutuhan orang lanjut usia (lansia) terpenuhi, penting untuk memahami teknik komunikasi pada lansia yang tepat.

Hal-hal berikut akan menjadi pedoman khusus bagi Anda untuk bisa menyayangi dan memperhatikan mereka. Yuk kita simak!

1. Menunjukkan rasa hormat

Meskipun Anda membantu lansia atau orang tua mempersiapkan hari mereka, penting untuk tidak memperlakukan mereka seperti anak kecil.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Orang tua ingin tetap dihormati dan dihargai sebagai orang dewasa. Tanyakan pendapat mereka dan beri mereka kesempatan untuk berbagi opini, bukan memutuskan segalanya untuk mereka.

Ini akan memberi mereka rasa dihargai dan memiliki suara dalam keputusan-keputusan penting.

2. Mendengarkan dengan penuh perhatian

Melansir dari Sunset Senior Communities, terlepas dari usianya, orang tua atau lansia ingin didengar oleh anak-anaknya.

Oleh karena itu, ketika melakukan komunikasi dengan lansia, sebaiknya berikan perhatian penuh dan dengarkan dengan seksama.

Kadang-kadang, mereka mungkin ingin bercerita lebih lama, dan penting untuk memberi mereka kesempatan tersebut.

Jika ada hal yang tidak Anda pahami, ajukan pertanyaan klarifikasi agar komunikasi tetap jelas dan membantu memperlancar interaksi Anda.

3. Tetap tenang

Lansia, terutama yang sedang memasuki tahap awal demensia, mungkin mengatakan hal-hal yang tidak dimaksudkan atau bisa terdengar menyakitkan.

Saat mereka berbicara dengan cara yang menyakitkan, cobalah untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi.

Jika perlu, beri waktu untuk menenangkan diri, dan jika perilaku tersebut berlanjut, komunikasikan perasaan Anda dengan cara yang baik.

4. Gunakan kalimat sederhana dan jelas

Untuk melakukan komunikasi dengan lansia, sebaiknya pilih kata dan struktur bahasa yang sederhana.  Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan hindari istilah teknis atau ungkapan yang rumit. Setelah itu, beri waktu kepada lansia untuk merespons atau menyampaikan pendapat mereka.

Proses berpikir mereka mungkin lebih lambat dibandingkan sebelumnya, tetapi ini bukan berarti mereka tidak mampu mencerna informasi yang disampaikan.

5. Hindari untuk merendahkan atau menggurui

Teknik komunikasi pada lansia yang selanjutnya adalah dengan cara menghindari untuk merendahkan atau menggurui.

Pasalnya, lansia tetaplah individu yang patut dihormati. Hindari berbicara seperti kepada anak kecil atau menggunakan nada merendahkan.

Tunjukkan rasa hormat dengan menggunakan kata-kata yang sopan dan memperlakukan mereka sebagai orang dewasa yang berharga.

6. Gunakan teknik komunikasi terapeutik

Komunikasi terapeutik adalah bentuk komunikasi yang digunakan oleh tenaga kesehatan, seperti perawat, untuk membantu pasien merasa didengar dan dipahami.

Beberapa prinsip komunikasi terapeutik pada lansia yang dapat diterapkan antara lain mendengarkan secara aktif, menggunakan pertanyaan terbuka untuk mendorong lansia berbicara lebih banyak, dan memberikan dukungan emosional dengan menunjukkan empati.

Teknik berikutnya, yaitu menghindari penilaian atau kritik serta menciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman agar lansia merasa rileks saat berbicara.

7. Tunjukkan kasih sayang

Cara terbaik untuk membuka saluran komunikasi pada lansia adalah dengan menunjukkan kasih sayang.

Hargai usaha mereka meskipun mungkin tidak bisa melakukan segala sesuatunya seperti yang Anda harapkan.

Tunjukkan betapa Anda menghargai mereka dan ungkapkan rasa cinta Anda. Orang tua juga perlu merasa dibutuhkan dan dihargai dalam hidup Anda.

Apalagi bila ia mengalami suatu kondisi, seperti sindrom sundowning yang membuat kebingungannya meningkat di sore atau malam hari, pastikan untuk memberi perhatian ekstra dan menciptakan lingkungan yang tenang agar mereka merasa aman dan nyaman.

8. Hindari memberi saran, kecuali diminta

Dalam berkomunikasi dengan lansia, penting untuk memahami bahwa ia telah menjadi pembimbing bagi anak-anak mereka sepanjang hidup.

Jadi, mendengar nasihat dari anak, bahkan yang sudah dewasa, mungkin tidak selalu diterima dengan baik. Hal ini karena mereka mungkin merasa peran mereka sebagai orangtua sedang bergeser.

Oleh karena itu, memberikan nasihat sebaiknya dihindari, kecuali mereka memang memintanya. Lebih baik biarkan orang lain yang lebih memberikan nasihat.

Perlu diingat, berkomunikasi dengan lansia memerlukan kesabaran, empati, dan keterampilan khusus untuk memastikan bahwa mereka merasa didengar dan dihargai demi menjaga kesehatan lansia.


Semoga bermanfaat. (adm)

Tags: Berkomunikasi dengan LansiaMemahami LansiaPerasaan Lansia
ShareTweetSendShare
Previous Post

Usai Osaka, Presiden Prabowo Menuju ke New York Sampaikan Pidato di Sidang Umum PBB

Next Post

Berbaik Sangka Kepada Allah dan Manusia, Seperti Apa Sih?

Mungkin Anda Juga Suka :

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

11 Mei 2026

...

Apa yang Disebut Narcissistic Collapse atau ‘Keruntuhan Narsistik’ dan Cara Melindungi Diri Anda

Apa yang Disebut Narcissistic Collapse atau ‘Keruntuhan Narsistik’ dan Cara Melindungi Diri Anda

5 Mei 2026

...

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

22 April 2026

...

Manfaat Susu Kambing Etawa di Antaranya Menurunkan Kolesterol, Kesehatan Jantung, serta Menetralisir Asma dan TBC

Manfaat Susu Kambing Etawa di Antaranya Menurunkan Kolesterol, Kesehatan Jantung, serta Menetralisir Asma dan TBC

30 Maret 2026

...

Menjaga Kesehatan Usus Lebih Baik dengan 6 Makanan Super dan Jumlah Kunyahan yang Ideal

Menjaga Kesehatan Usus Lebih Baik dengan 6 Makanan Super dan Jumlah Kunyahan yang Ideal

22 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Berbaik Sangka Kepada Allah dan Manusia, Seperti Apa Sih?

Berbaik Sangka Kepada Allah dan Manusia, Seperti Apa Sih?

Game-game Online Apa Saja di yang Menurut Kamu Merusak Generasi Muda, Alasannya?

Game-game Online Apa Saja di yang Menurut Kamu Merusak Generasi Muda, Alasannya?

Discussion about this post

TERKINI

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026

Bahayanya Melanggar Hukum Haji, 19 Warga Indonesia Ditangkap Otoritas Saudi

15 Mei 2026

Kokohnya Arief ‘Wing’ Wiryawan Mantan Humas yang Banting Setir Jadi Dirut Properti, Hearty Leader

15 Mei 2026

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

14 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video