Avesiar – Jakarta
Awak pesawat kedua yang ditembak jatuh di Iran diklaim Presiden AS Donald Trump telah berhasil diselamatkan. Trump menyebutnya sebagai salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam sejarah AS.
Dilansir The New Arab, Ahad (5/4/2026), Seperti biasa, Trump menuliskannya di platform Truth Social miliknya untuk meyakinkan publik AS.
“KAMI BERHASIL MENEMUKANNYA! Rekan-rekan Amerika, selama beberapa jam terakhir, Militer Amerika Serikat telah melakukan salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam sejarah AS, untuk salah satu Perwira Awak Pesawat kami yang luar biasa, yang juga merupakan seorang Kolonel yang sangat dihormati, dan yang dengan senang hati saya beritahukan kepada Anda bahwa sekarang SELAMAT dan SEHAT!” Demikian postingan Trump.
Sedikitnya lima orang tewas dalam serangan udara AS Sabtu malam di barat daya Iran selama misi penyelamatan awak pesawat AS yang hilang, kata media Iran pada hari Minggu.
Insiden itu terjadi di daerah Kouh-e Siah di barat daya provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad, kata kantor berita Tasnim, mengutip seorang pejabat.
Dia mengatakan pembunuhan itu terjadi saat AS mencoba menemukan “pilot atau pilot” dari jet tempur yang jatuh.
Iran dan Amerika Serikat telah berlomba sejak Jumat untuk menemukan anggota kru kedua dari pesawat F-15E sebelum Presiden AS Donald Trump mengklaim pada hari Ahad bahwa perwira tersebut telah ditemukan.
Sedangkan Militer Iran juga mengatakan telah menghancurkan tiga pesawat AS yang terlibat dalam operasi pencarian, termasuk dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut militer C-130.
Media pemerintah membagikan gambar puing-puing hangus yang tersebar di daerah gurun, dengan asap masih mengepul dari lokasi tersebut.
Tidak hanya itu, Iran juga meluncurkan rudal dan drone ke Israel dan Kuwait pada Minggu pagi, sehari setelah Trump mengatakan Republik Islam memiliki waktu 48 jam untuk mencapai kesepakatan atau menghadapi “neraka besar”.
Militer Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa operasi AS untuk menyelamatkan seorang pilot yang hilang dari pesawat tempur Amerika yang jatuh menggunakan bandara yang terbengkalai di provinsi Isfahan selatan.
“Operasi penyelamatan militer AS yang disebut-sebut itu, yang direncanakan sebagai misi penipuan dan pelarian di bandara yang terbengkalai di Isfahan selatan dengan dalih menyelamatkan pilot pesawat yang jatuh, sepenuhnya digagalkan,” kata Ebrahim Zolfaghari, juru bicara komando pusat militer, Khatam Al-Anbiya.
Ia menambahkan bahwa “dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk hancur” selama operasi tersebut. (ard)













Discussion about this post