Avesiar – Jakarta
Dua ayat terakhir surah At Taubah, yaitu ayat 128 dan 129, adalah di antara ayat al Quran yang banyak digunakan sebagai dzikir oleh para sholihin.
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُول مِنْ أَنْفُسكُمْ عَزِيز عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيص عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوف رَحِيم (*) فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِي اللَّه لَا إِلَه إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْت وَهُوَ رَبّ الْعَرْش الْعَظِيم
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
“Barang siapa membaca dua ayat terakhir surat at Taubah pada satu hari, maka dia tidak akan meninggal pada hari tersebut.”
وَفِيْ رِوَايَةٍ لَمْ يُقْتَلْ وَلَمْ يُضْرَبْ بِحَدِيْدَةٍ وَإِنْ قَرَأَهَا فِيْ لَيْلَةٍ فَلَهُ مِثْلُ ذَلِكَ ذَكَرَ هَذَا الْحَدِيْثَ بَعْضُ الصَّالِحِيْنَ
Berikut bacaannya:
“Laqod jā`akum rosụlum min anfusikum ‘azīzun ‘alaihi mā ‘anittum ḥarīṣun ‘alaikum bil-mu`minīna ro`ụfur roḥīm“
Artinya:
“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.”
Dalam satu riwayat disebutkan,
“Dia tidak akan dibunuh, dan tidak akan dibukul dengan besi. Jika dia membacanya di malam hari maka dia tidak akan mati di malam hari tersebut.”
As Sayyid al Walid Habib Ali bin Abdurrohman bin Abdul Qodir Assegaf berkisah, “Ada seorang anak yang setiap melakukan aktivitas atau bermain suka membaca ayat tersebut.
ﻟَﻘَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﺳُﻮﻝٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ﻋَﺰِﻳﺰٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻨِﺘُّﻢْ ﺣَﺮِﻳﺺٌ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺀُﻭﻑٌ ﺭَﺣِﻴﻢٌ
‘Laqod Jaakum Rosuluun Min Anfusiikum Aziizun Alaihi maa Aniitum Hariisun Alaykum Bil Mu’minina Roufururrohiim’
Suatu saat, ketika ia bermain dan mengejar layang-layangnya yang terlepas ia tak sadar bahwa sedang berada di tengah jalan raya.
Matanya terus menatap ke layang-layang, tanpa disadari oleh anak itu ada sebuah truk kontainer yang melaju kencang dan menabrak sang anak.
Orang-orang melihat truk itu menabrak keras sang anak, bahkan menyeretnya beberapa meter. Segera warga sekitar mengerubuti anak itu.
Sesaat kemudian, warga sekitar berteriak-teriak dan menyebut-nyebut nama Allah. Bukan karena melihat darah atau tubuh yang terlindas. Mereka tak percaya dengan apa yang mereka lihat.
Anak itu tidak meninggal, bahkan tidak mengalami luka sedikitpun. Anak itu berdiri dan kembali melanjutkan mengejar layang-layang, seolah tak pernah terjadi apa-apa.
Mendengar hal itu, sang ayah anak itu pun cukup kaget. Ketika warga menanyakan kepada ayah anak tersebut, “Apa rahasianya, mengapa ia tidak meninggal saat tertabrak truk ?”
Sang ayah hanya menjawab, “Tidak ada, tapi anak itu sering mengucapkan bacaan ‘Laqod Jaakum Rosuluun min Anfusiikum Aziizun Alaihi Maa Anittuum Harisum Alaykum Bilmumininaa Rofurrurohiim.”
Beliau as Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf kemudian berpesan,
“Amalkan ayat itu dalam aktivitas kita sehari-hari, karena Allah swt memberi 141 khasiat dalam bacaan itu. Minimal baca 7X setiap Ba’da Subuh dan Ba’da Asar
Sebagian ulama telah dikasyaf (dibukakan) Allah tentang kandungan rahasia dari ayat ini. Di antara perkataan Asy Syaikh Ahmad At-Tijani Rodliallohu anhu tentang keutamaan ayat ini :
1.- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali setelah sholat Subuh, maka Alloh akan menjaga hatinya.
2.- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali setelah sholat Dhuhur, maka Allah akan menghidupkan dan menetapkan hatinya (dalam keimanan) di dunia maupun di akhirat.
3.- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali setelah sholat ‘Ashar, maka dia tidak akan mati seperti matinya orang kaget.
4.- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali setelah sholat Maghrib, maka dia akan diberi istiqomah (dalam beribadah) oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
5.- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali setelah sholat ‘Isya, maka Allah akan menjaga dirinya dari penguasa lalim.
6- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali setelah sholat sunah, maka Allah akan memberinya rizqi kepadanya bisa merasakan manisnya iman.
7- Barang siapa membaca ayat ini 70 (tujuh puluh tujuh) kali setelah sholat Jum’at, maka Alloh akan menjaganya dari makan makanan haram.
8- Barang siapa membaca ayat ini 360 (tiga ratus enam puluh) kali pada hari ‘Arafah, maka Allah akan menuntunnya dan mencukupinya dari kesusahan dunia akhirat.
9- Barang siapa membaca ayat ini 1000 (seribu) kali pada hari ‘Asyura, maka akan dilayani oleh para Malaikat dan Allah akan memberi rizqi baginya dari segala arah.
10- Barang siapa membaca ayat ini 500 (lima ratus) kali pada malam Nishfu Sya’ban, maka dia tidak akan ditanya oleh Malaikat Munkar Nakir.
11- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali pada pagi dan sore hari, maka Allah akan menjaganya dari segala mara bahaya dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya.
12- Barang siapa membaca ayat ini 1 (satu) kali setiap akan tidur, maka Allah akan menjaganya sampai pagi dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya.
13.- Barang siapa membaca ayat ini 7 (tujuh kali) ditulis untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara meminum air rendamannya.
14- Barang siapa membaca ayat ini 100 (seratus) kali untuk orang sakit dengan niat yang sungguh sungguh dan benar, maka akan sembuh seketika.
15- Barang siapa membaca ayat ini siang dan malam walaupun hanya 1 (satu) kali, maka dia tidak akan meninggal.
16- Barang siapa membaca ayat ini untuk harta benda maka Allah akan menjaga harta tersebut.
17- Barang siapa membaca ayat ini untuk rumah, atau kebun, atau desa, atau kota, atau benteng maka Allah akan menjaga semuanya.
18.- Barang siapa membacanya untuk kafilah atau perahu/kapal laut, maka Alloh akan menjaganya.
19.- Barang siapa membaca ayat ini di tengah peperangan, maka musuh akan lari dan diberi kemenangan dan keselamatan.
20. Barang siapa membaca ayat ini 70.000 (tujuh puluh ribu) kali ketika kholwat, maka akan mendapat khodam malaikat dan jin mukmin selama hidupnya, diterima di hati semua makhluk, semua akan tunduk kepadanya, disembuhkan segala penyakitnya, dan diberi kemudahan segala urusannya.
21- Barang siapa memperbanyak membaca ayat ini tanpa dihitung, baik ketika berjalan maupun duduk, maka bertambah tambah kebaikannya, dicintai baginda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, dapat melihat baginda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam,setiap saat.
22- Barang siapa selalu membaca ayat ini selama 40 (empat puluh tahun), maka hilanglah hijab antara dia dan baginda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam,, dan memperoleh derajat sebagaimana yang diperoleh para shiddiiqiin.
Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa alihi wa sohbihi wa sallim. Alfatihah.
(Sumber: Sejarah Ulama dan Karamahnya via TV Tarekat)











Discussion about this post