• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech

Asupan untuk Mencegah Kekurangan Zat Besi pada Bayi

by Avesiar
12 Desember 2019 | 15:59 WIB
in Healtech, Hidup Sehat
Reading Time: 2 mins read
A A
Asupan untuk Mencegah Kekurangan Zat Besi pada Bayi

Kekurangan zat besi pada bayi bisa menyebabkan anemia dan menghambat perkembangannya. Untuk mencegahnya, ada sejumlah makanan yang bisa dikonsumsi bayi. (Verywell Family)

Zat besi sangat diperlukan oleh tubuh. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Dan, ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk bayi sekalipun. Dengan memberikan asupan makanan tertentu, bayi bisa terhindar dari kekurangan zat besi yang bisa menghambat pertumbuhannya ini.

Zat besi adalah mineral yang bisa ditemukan pada berbagai jenis makanan yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Bayi yang berusia 7—12 bulan membutuhkan sekitar 11 mg zat besi per harinya. Jumlah tersebut dapat dicukupi dari asupan makanannya sehari-hari.

Zat besi dibutuhkan tubuh bayi untuk memproduksi hemoglobin. Bagian dari sel darah merah ini bertugas membawa dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, serta memberikan warna merah pada darah. Kurangnya kadar hemoglobin dalam darah bisa menyebabkan bayi mengalami anemia, gangguan pada sistem gerak, gangguan perilaku, dan gangguan belajar nantinya.

Zat besi dibagi menjadi dua jenis, yakni heme dan nonheme. Zat besi heme berasal dari hewan, sedangkan non heme dari tumbuhan. Zat besi heme lebih mudah diserap oleh tubuh jika dibandingkan dengan zat besi non heme. Jika bayi sudah mulai makan makanan padat atau MPASI, berikut beragam makanan yang kaya zat besi yang bisa Anda berikan kepada bayi Anda seperti direkomendasikan Alodokter.

Hati hewan

Dalam 100 gram hati sapi mentah, terkandung sekitar 5 miligram zat besi, sedangkan pada 100 gram hati ayam mentah mengandung setidaknya 4 miligram zat besi. Tidak hanya hati sapi dan ayam saja, Anda juga bisa memilih hati domba atau bebek. Yang penting, olah bahan makanan ini dengan benar dan pastikan bayi Anda menyukainya.

Bayam

Sayuran yang identik dengan karakter Popeye ini juga mengandung zat besi. Dalam 100 gram bayam, setidaknya terdapat 3,6 mg zat besi. Bayam juga mengandung vitamin C yang akan membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Selain itu, bayam juga mengandung antioksidan yang mampu mengurangi risiko kanker, peradangan, dan penyakit mata pada bayi. Anda tidak perlu bingung memilih bayam hijau atau bayam merah karena kduanya sama-sama bernutrisi.

Bacaan Terkait :

JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

Atas Instruksi Presiden, Hingga Hari Kelima 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT

Meta Digugat dengan Tuduhan Menutupi Penelitian Internal Soal Instagram Bersifat Adiktif dan Berpotensi Bayar 200 Miliar Dolar

Serunya Lomba Mewarnai dan Makan Rendang Saat Rayakan HUT RI ke-81 di Gadang Barubah

Delapan Mahasiswa Ajukan Uji Konstitusionalitas Akreditasi Perguruan Tinggi ke MK, Soal A Menjadi B

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

Hukum Islam Soal Hormat Bendera Merah Putih Menurut NU dan Muhammadiyah

Load More

Daging merah

Dalam 100 gram daging sapi giling terkandung sekitar 2,5 mg zat besi. Tidak hanya zat besi, daging merah juga mengandung protein, zinc, selenium, dan beberapa vitamin B. Anda bisa mengolah daging merah dengan beragam cara. Namun, karena bayi masih belajar makan, sebisa mungkin olah sesuai tahapan makan bayi.

Telur

Siapa yang tidak suka telur? Selain bisa diolah menjadi telur dadar, telur juga bisa direbus, dikukus, atau dicampur ke menu makanan bayi yang lain. Dalam dua kuning telur yang besar, setidaknya terdapat 1 mg zat besi. Selain itu, telur juga mengandung nutrisi lain, seperti vitamin A, vitamin B12, asam folat, selenium, kolin, dan protein yang baik untuk menunjang pertumbuhan bayi.

Kentang beserta kulitnya

Selain menjadi sumber karbohidrat, kentang juga mengandung zat besi. Ketika mengolah kentang, ada baiknya Anda tidak membuang kulitnya. Pasalnya, sebagian besar nutrisi pada kentang terdapat di kulitnya. Meski begitu, pastikan kentang telah dicuci bersih sebelum diolah.

Brokoli

Dalam 1 gelas kecil atau sekitar 150 gram brokoli matang, terdapat sekitar 1 mg zat besi. Selain itu, brokoli juga mengandung vitamin C, serat, dan vitamin K. Anda bisa mengolahnya menjadi tumisan atau merebusnya dan menjadikan camilan sehat untuk buah hati. (ave/dikutip dari sindonews.com)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tujuh Preman, Ratusan Botol Miras Disikat Polda Banten

Next Post

PPATK Terima 36 Juta Laporan Dugaan Pencucian Uang Selama 2019

Mungkin Anda Juga Suka :

Meta Digugat dengan Tuduhan Menutupi Penelitian Internal Soal Instagram Bersifat Adiktif dan Berpotensi Bayar 200 Miliar Dolar

Meta Digugat dengan Tuduhan Menutupi Penelitian Internal Soal Instagram Bersifat Adiktif dan Berpotensi Bayar 200 Miliar Dolar

19 Agustus 2026

...

Puji Kolaborasi Kemandirian Teknologi dan Industri Nasional, Presiden Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional

Puji Kolaborasi Kemandirian Teknologi dan Industri Nasional, Presiden Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional

13 Agustus 2026

...

Kebiasaan Gen Z Pada Smartphone Untuk ‘Melindungi Kedamaian’, Cocok Tidaknya Bagi Generasi di Atasnya

Kebiasaan Gen Z Pada Smartphone Untuk ‘Melindungi Kedamaian’, Cocok Tidaknya Bagi Generasi di Atasnya

8 Agustus 2026

...

Kurangnya Kemampuan ADHD untuk Mempertahankan Realitas Emosional Suatu Hubungan dan Cara Memperkuat Ketahanan Emosional

Kurangnya Kemampuan ADHD untuk Mempertahankan Realitas Emosional Suatu Hubungan dan Cara Memperkuat Ketahanan Emosional

4 Agustus 2026

...

Trump Tidak Ingin Direcoki Netanyahu Soal Potensi Penjualan Jet Tempur F-35 ke Turki

Trump Tidak Ingin Direcoki Netanyahu Soal Potensi Penjualan Jet Tempur F-35 ke Turki

28 Juli 2026

...

Load More
Next Post
PPATK Terima 36 Juta Laporan Dugaan Pencucian Uang Selama 2019

PPATK Terima 36 Juta Laporan Dugaan Pencucian Uang Selama 2019

Ulas Pilpres 2019, SBY Sebut Jadi Catatan Buruk Sejarah

Ulas Pilpres 2019, SBY Sebut Jadi Catatan Buruk Sejarah

Discussion about this post

TERKINI

JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

21 Agustus 2026

Atas Instruksi Presiden, Hingga Hari Kelima 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT

20 Agustus 2026

Meta Digugat dengan Tuduhan Menutupi Penelitian Internal Soal Instagram Bersifat Adiktif dan Berpotensi Bayar 200 Miliar Dolar

19 Agustus 2026

Serunya Lomba Mewarnai dan Makan Rendang Saat Rayakan HUT RI ke-81 di Gadang Barubah

18 Agustus 2026

Delapan Mahasiswa Ajukan Uji Konstitusionalitas Akreditasi Perguruan Tinggi ke MK, Soal A Menjadi B

18 Agustus 2026

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

17 Agustus 2026

Hukum Islam Soal Hormat Bendera Merah Putih Menurut NU dan Muhammadiyah

16 Agustus 2026

TAU Meluluskan 237 Sarjana serta Magister Berbasis Technopreneurship dan Sustainability di Wisuda Ke-XI

15 Agustus 2026

Gempa M7,7 Flores Akibatkan 47 Meninggal dan 157 Rumah Rusak, BMKG Catatkan 235 Gempa Susulan serta Kordinasinya

15 Agustus 2026

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

14 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video