• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

Soal Larangan Umrah Sementara, Saudi Tak Percaya RI Bebas Corona?

by Avesiar
28 Februari 2020 | 15:03 WIB
in Nasional & Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Soal Larangan Umrah Sementara, Saudi Tak Percaya RI Bebas Corona?

Petugas medis menyemprotkan desinfektan ke WNI dari Wuhan, China, setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). Foto/ANTARA FOTO/Kemlu RI. via sindonews.com

Kerajaan Arab Saudi melarang sementara atau menangguhkan perjalanan umrah para jamaah asal negara-negara terdampak virus Corona baru, Covid-19. Indonesia yang menyatakan nol kasus infeksi Covid-19, ikut terkena dampak kebijakan dadakan kerjaaan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pengumumannya yang dipublikasikan kantor berita negara setempat, SPA, kemarin, tidak merinci jamaah negara mana saja yang tidak diperbolehkan melakukan perjalanan umrah ke tanah suci untuk sementara.

Kementerian itu menegaskan kebijakan ini untuk mencegah masuknya virus Corona baru ke wilayah Saudi dan sesuai dengan rekomendasi otoritas kesehatan termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kerajaan Arab Saudi melarang sementara atau menangguhkan perjalanan umrah para jamaah asal negara-negara terdampak virus Corona baru, Covid-19. Indonesia yang menyatakan nol kasus infeksi Covid-19, ikut terkena dampak kebijakan dadakan kerjaaan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pengumumannya yang dipublikasikan kantor berita negara setempat, SPA, kemarin, tidak merinci jamaah negara mana saja yang tidak diperbolehkan melakukan perjalanan umrah ke tanah suci untuk sementara.

Kementerian itu menegaskan kebijakan ini untuk mencegah masuknya virus Corona baru ke wilayah Saudi dan sesuai dengan rekomendasi otoritas kesehatan termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia telah mengonfirmasi bahwa Indonesia termasuk salah satu dari negara-negara yang jamaahnya tidak diperkenankan melakukan perjalanan umrah ke tanah suci untuk sementara.

Daftar negara yang terkena kebijakan dadakan Saudi ini antara lain; China, China Taipei (Taiwan), Hong Kong (Special Administrative Region/SAR of China), Iran, Italia, Republik Korea (Korea Selatan), Macau (SAR of China), Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan
, Uzbekistan, Somalia, dan Vietnam.

Bacaan Terkait :

Resign Berikutnya, PM Inggris Keir Starmer Umumkan Mundur Karena Tekanan Politik

Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Jatim Soroti Tingginya Perceraian dan Krisis Mental Remaja

Sudah Kembali ke Tanah Air 62 Persen, Sebagian Jemaah Masih Bergerak dari Makkah menuju Madinah

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

Kelelahan Akibat Pembatasan Perjalanan untuk Bertanding di Piala Dunia, Iran Akan Sampaikan Aduan ke FIFA  

Biaya Maritim Rencananya Akan Berlaku di Selat Hormuz, Iran Mengklaim Kemenangan Bersejarah Atas AS

Daftar Investasi dan Usaha yang Masuk Akal untuk Budget yang Terbatas

Load More

Anehnya, negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat yang jelas-jelas memiliki kasus infeksi Covid-19 tidak masuk dalam daftar negara yang dirilis Saudi.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi juga mengonfirmasi bahwa Indonesia menjadi bagian dari 23 negara yang terkena dampak kebijakan dadakan Arab Saudi.

“Itu yang saya sampaikan kepada Duta Besar Saudi tadi dan dubes yang ada di Riyadh sudah mengirim surat juga. Di dalam butir dua ada beberapa negara, 23 negara, salah satunya Indonesia, karena kenapa Indonesia? Karena Indonesia itu kan belum,” kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, kemarin.

Indonesia Diragukan?

Indonesia telah menjadi sorotan para ilmuwan Barat karena mengklaim nol kasus infeksi Covid-19. Para ilmuwan dari Universitas Havard pernah meragukan klaim tersebut. Mereka khawatir virus Corona yang berasal dari China sudah masuk ke Indonesia namun tidak terdeteksi. Laporan mereka juga mempertanyakan kemampuan Indonesia untuk menguji virus tersebut.

“Indonesia melaporkan nol kasus, tapi mungkin sebenarnya sudah ada beberapa kasus yang tidak terdeteksi,” kata pakar epidemiologi Marc Lipsith dari Havard TH Chan School of Public Health dalam laporan yang diunggah di medRxiv.

Kekhawatiran pada ilmuwan Havard muncul karena Indonesia memiliki hubungan dekat dengan China. Studi yang dilakukan para ilmuwan Havard belum ditinjau oleh rekan sejawat, tetapi menambah kekhawatiran yang meningkat bahwa kasus-kasus virus Corona baru tidak teridentifikasi.

Profesor Ian Mackay, seorang ahli virologi di Universitas Queensland, mengatakan bahwa jika kasus tidak ditemukan, maka ada risiko infeksi lebih lanjut dan munculnya wabah baru.

“Anda akan berpikir kontak dekat—keluarga, teman dekat mungkin pertemuan bisnis—dapat kemudian terinfeksi oleh kasus-kasus ini dan ini dapat membuat sedikit hotspot infeksi,” katanya, seperti dikutip The Guardian.

Para ilmuwan, kata Mackay, tidak percaya penyakit ini menular melalui udara. “Jadi tidak terlalu mudah untuk mengambil—Anda harus memiliki waktu tatap muka dengan seseorang untuk menularkan virus itu,” ujarnya.

Mudah-mudahan, ujar Mackay, orang-orang akan melapor ke dokter jika mereka sakit, dan mereka akan dikarantina setelah memiliki riwayat perjalanan dari negara pusat wabah 2019-nCoV.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sempat tersinggung dengan laporan riset tersebut dan menganggapnya sebagai penghinaan karena meragukan kemampuan Indonesia dalam mendeteksi virus.

Namun, Lipsitch membela risetnya dan mengklarifikasi bahwa studinya tidak bermaksud menghina siapa pun. Menurutnya, hipotesis utama untuk kurangnya kasus yang dilaporkan di Indonesia adalah bahwa kasus impor tidak terjawab. Dia merujuk pada laporan Sydney Morning Herald bahwa Indonesia tidak memiliki alat tes virus Corona baru hingga 5 Februari untuk mendukung teori tersebut.

“Jika kasus telah diperkenalkan ke Indonesia, maka ada kemungkinan besar lebih banyak kasus beredar melalui transmisi dari kasus tersebut. Jika demikian, mereka mungkin tidak terdeteksi selama beberapa minggu karena individu mungkin tidak mencari perawatan atau mungkin tidak dicurigai dan diuji untuk Coronavirus, terutama jika tidak ada hubungan langsung ke China,” katanya. (ave/sindonews.com)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Jenis-jenis Sakit Mata Ini Wajib Diwaspadai

Next Post

Wapres Iran Masoumeh Ebtekar Terinfeksi Virus Corona

Mungkin Anda Juga Suka :

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

20 Juni 2026

...

Perilaku dan Kampanye LGBT Meresahkan, Komisi VIII Dukung Desakan MUI Agar Pemerintah Merumuskan Regulasi Tegas

Perilaku dan Kampanye LGBT Meresahkan, Komisi VIII Dukung Desakan MUI Agar Pemerintah Merumuskan Regulasi Tegas

14 Juni 2026

...

Pembukaan Seleksi Beasiswa S1 RMI NU ke Al-Azhar Mesir untuk 30 Peserta Dimulai 10 – 17 Juni

Pembukaan Seleksi Beasiswa S1 RMI NU ke Al-Azhar Mesir untuk 30 Peserta Dimulai 10 – 17 Juni

11 Juni 2026

...

Antisipasi Kekerasan di Pesantren, 11 Juni MUI Gelar Halaqah Pesantren Aman dan Ramah Anak

Antisipasi Kekerasan di Pesantren, 11 Juni MUI Gelar Halaqah Pesantren Aman dan Ramah Anak

9 Juni 2026

...

Siap-siap, Pemerintah Berlakukan Registrasi SIM Biometrik per 1 Juli Akibat Maraknya Penipuan Digital

Siap-siap, Pemerintah Berlakukan Registrasi SIM Biometrik per 1 Juli Akibat Maraknya Penipuan Digital

4 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Wapres Iran Masoumeh Ebtekar Terinfeksi Virus Corona

Wapres Iran Masoumeh Ebtekar Terinfeksi Virus Corona

BNI Syariah Sediakan Assessment Bacaan Al-Fatihah di Aceh

BNI Syariah Sediakan Assessment Bacaan Al-Fatihah di Aceh

Discussion about this post

TERKINI

Resign Berikutnya, PM Inggris Keir Starmer Umumkan Mundur Karena Tekanan Politik

22 Juni 2026

Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Jatim Soroti Tingginya Perceraian dan Krisis Mental Remaja

21 Juni 2026

Sudah Kembali ke Tanah Air 62 Persen, Sebagian Jemaah Masih Bergerak dari Makkah menuju Madinah

20 Juni 2026

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

20 Juni 2026

Kelelahan Akibat Pembatasan Perjalanan untuk Bertanding di Piala Dunia, Iran Akan Sampaikan Aduan ke FIFA  

19 Juni 2026

Biaya Maritim Rencananya Akan Berlaku di Selat Hormuz, Iran Mengklaim Kemenangan Bersejarah Atas AS

18 Juni 2026

Daftar Investasi dan Usaha yang Masuk Akal untuk Budget yang Terbatas

17 Juni 2026

Adab-adab dan Sunnah Minum yang Baik Bagi Kesehatan Menurut Islam

16 Juni 2026

Wawasan Tentang Bulan Muharram, Peristiwa-peristiwa Penting, dan Puasa Penebus Dosa

15 Juni 2026

Iran Tetap Tekankan Jaminan Keamanan dan Kemerdekaan Teritorial Lebanon Atas Kesepakatan Iran – AS

15 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video