• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Youth Students

10 Tips Memacu Semangat Belajar Anak

by Avesiar
6 April 2020 | 15:57 WIB
in Students, Youth
Reading Time: 3 mins read
A A
10 Tips Memacu Semangat Belajar Anak

Bagi anak-anak belajar adalah hal yan sangat membosankan dan tidak menyenangkan. Wajarlah jika anak beranggapan demikian, karena usia anak adalah usia bermain. Dunia mereka adalah dunia bermain.

Ya, anak-anak di usia dini memang masih sulit untuk belajar dan belum mengerti apa manfaat belajar. Namun hal ini tentu tak bisa dibiarkan ketika anak sudah mulai duduk di bangku sekolah, terutama Sekolah Dasar. Karena walau bagaimanapun, belajar tetap penting untuk mengasah kemampuan akademis dan perkembangan anak.

Tentunya orang tua akan melakukan banyak hal agar anak semangat dan mau belajar. Lalu bagaimana caranya? Simak 10 cara berikut ini ya moms!

1. Selalu memberikan dukungan

Cara pertama yang perlu dilakukan orang tua agar anak mau belajar adalah dengan selalu memberikan dukungan pada anak agar dia bersemangat belajar. Termasuk memberikan fasilitas belajarnya. Seperti memberikan buku pelajaran yang diperlukan, meja belajar, atau apapun yang anak butuhkan. Mungkin hal ini terkesan sepele, tapi memiliki pengaruh dalam menentukan apakah anak akan rajin belajar atau tidak. Ketika seorang anak merasakan dukungan orang tua atas keinginannya maka anak pun akan merasa bertanggung jawab dan berusaha untuk belajar dengan sungguh-sungguh.

2. Selalu komunikasi dengan anak

Orang tua yang perhatian sudah seharusnya dapat memberikan waktu untuk berkomunikasi dengan anak. Tanyakan apa saja aktivitas anak di sekolah, apakah ada hal yang menarik atau adakah hal yang tidak dia sukai? Komunikasi ini cukup efektif untuk membuat anak menyadari bahwa Anda benar-benar perhatian padanya. Anak-anak yang merasakan ketulusan perhatian orangtuanya, akan termotivasi untuk terus belajar.

3. Berikan reward ketika anak berprestasi

Bacaan Terkait :

Hormuz Kembali Ditutup Buntut AS Tidak Buka Blokade, Dua Kapal Kena Tembakan Iran

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

Load More

Satu lagi cara mendidik anak agar mau belajar adalah dengan memberikan reward ketika anak berprestasi. Tapi, jangan pernah memberikan anak reward tanpa menunjukkan usaha dan upaya untuk terus belajar. Anak-anak yang merasakan reward ketika berprestasi, dapat terus termotivasi belajar dan kembali mencapai prestasi lagi. Prestasi ini pun kemudian menjadi alasan mengapa anak-anak harus terus belajar dan akhirnya anak-anak pun memahami, bahwa melalui belajar ada banyak hal yang bisa ia dapatkan.

4. Jelaskan manfaat belajar pada anak

Coba jelaskan manfaat belajar pada anak sebagai cara untuk membuatnya mengerti dan mau belajar. Anda harus meluangkan waktu dan mengajak anak berbincang-bincang mengenai apa saja manfaat belajar bagi masa depannya kelak. Anak-anak pun harus dibuat mengerti bahwa dengan belajar, berbagai hal yang diinginkan dapat dimiliki.

5. Menerapkan jam belajar secara disiplin

Belajar dengan disiplin merupakan salah satu cara yang paling efektif, agar anak mau belajar tanpa diperintah. Disiplin disini maksudnya adalah tidak ada kegiatan lain yang bisa dilakukan oleh anak-anak di waktu yang telah ditetapkan, selain belajar. Anda harus mematikan televisi, internet, dan menyimpan alat-alat elektronik lainnya. Berikan pemahaman padanya bahwa waktu tersebut memanglah waktu belajar dan bukan waktu untuk bermain.

6. Memberikan contoh yang baik

Anak biasanya akan mencontoh orangtuanya. Jika Anda sebagai orangtuanya menunjukkan minat belajar, minimal membaca, otomatis anak akan terpacu semangat belajarnya. Anda dapat menunjukkan contoh yang baik, tidak hanya dalam hal tersebut. Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberikan contoh tidak terlalu sering menonton televisi.

7. Mengajak anak berlibur sehabis ujian

Mengajak anak berlibur sehabis ujian merupakan satu cara mendidik anak untuk mau rajin belajar. Cara ini memang terlihat sederhana, namun dapat memotivasi anak untuk dapat belajar lebih rajin dan menyelesaikan ujian dengan baik. Setelah ujian selesai, anak-anak akan tahu bahwa orang tuanya akan mengajak ia untuk berlibur. Untuk itu, anak-anak pun akan berusaha semaksimal mungkin untuk membanggakan orang tuanya dengan menyelesaikan ujian dengan baik.

8. Pelajari bagaimana tipe belajar anak

Ketahuilah bagaimana tipe belajar anak Anda. Karena setiap anak memiliki tipe belajar yang berbeda. Mungkin Anda dapat membawa anak ke psikolog atau dapat meminta saran dari gurunya untuk mengetahui bagaimana anak Anda lebih mudah belajar. Dengan mengetahui tipe belajar anak anda tersebut, Anda pun dapat menyesuaikan alat bantu belajar dengan menyesuaikan tipe belajarnya.

9. Berikan waktu Istirahat

Setiap orang pasti merasakan kejenuhan dalam aktivitasnya. Kejenuhan itu dapat juga terjadi dalam hal belajar. Karena itu, berikan waktu istirahat untuk anak-anak Anda. Jangan sampai anak Anda jenuh dan berontak tidak ingin belajar lagi akibat jenuh yang memuncak. Ingat, anak-anak bukanlah robot yang tak pernah bosan atau lelah. Tetapkan jam belajar yang proporsional dalam arti tidak terlalu lama atau sebentar. Kemudian, Anda dapat memberikan waktu istirahat belajar di hari sabtu dan minggu atau saat tanggal merah. Biarkan anak bermain atau berlibur tanpa disibukan oleh aktivitas belajar.

10. Ciptakan suasana belajar yang nyaman di rumah

Suasana rumah yang nyaman akan sangat mendukung semangat belajar anak. Ciptakan ruang belajar yang nyaman. Dalam arti cukup ventilasi udara, tidak pengap dan tidak penuh sesak oleh barang. Selain itu sebagai orangtua, Anda dan pasangan harus bersinergi memacu semangat belajarnya. Jangan sekalipun bertengkar di depan anak. Jika orang tua sering bertengkar, maka belajar tidak menjadi prioritas utama lagi bagi anak. Maka ciptakan kerukunan dan kekompakan di rumah, sehingga anak akan lebih tenang dan nyaman belajar.

So moms, jangan pernah lelah dan bosan ya mendampingi dan membimbing mereka dalam belajar. Meskipun kesuksesan kelak juga dipengaruhi faktor keberuntungan, paling tidak dengan semangat belajar yang dimilikinya, anak telah memiliki sebagian modal untuk sukses di masa depannya. (ave/astaga. com)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kisah Jenaka Saat Rasulullah Balas Keisengan Ali bin Abi Thalib

Next Post

Ciri-Ciri Istri Sholehah Menurut Al Qur’an

Mungkin Anda Juga Suka :

Pubertas, Segala yang Perlu Dipahami oleh Remaja, Orang Tua, dan Guru

Pubertas, Segala yang Perlu Dipahami oleh Remaja, Orang Tua, dan Guru

5 April 2026

...

Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang, Orang Tua Bisa Lakukan Ini Agar Anak Siap Adaptasi

Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang, Orang Tua Bisa Lakukan Ini Agar Anak Siap Adaptasi

29 Maret 2026

...

Kuliah Umum Dies Natalies ke-15 Tanri Abeng University Menghadirkan Mantan Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia

Kuliah Umum Dies Natalies ke-15 Tanri Abeng University Menghadirkan Mantan Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia

5 Maret 2026

...

Negara-negara yang Menggunakan Bahasa Prancis di Eropa, Amerika, dan Afrika

Negara-negara yang Menggunakan Bahasa Prancis di Eropa, Amerika, dan Afrika

10 Februari 2026

...

Nama-nama Cinta Berdasarkan Jenisnya yang Perlu Diketahui

Nama-nama Cinta Berdasarkan Jenisnya yang Perlu Diketahui

26 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Ciri-Ciri Istri Sholehah Menurut Al Qur’an

Ciri-Ciri Istri Sholehah Menurut Al Qur'an

Di Beberapa Negara, Fitur Baru Google Maps Bisa Kirimkan Makanan

Di Beberapa Negara, Fitur Baru Google Maps Bisa Kirimkan Makanan

Discussion about this post

TERKINI

Hormuz Kembali Ditutup Buntut AS Tidak Buka Blokade, Dua Kapal Kena Tembakan Iran

18 April 2026

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

17 April 2026

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video