• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Change Entrepreneurship

A3 Fish Farm, Usaha Sampingan Guppy yang Pelanggannya Sampai Kaltim

Bergeliatnya Wirausaha Sebagai Penopang Utama Maupun Tambahan Penghasilan (2)

by Ave Rosa
27 Juni 2021 | 23:10 WIB
in Entrepreneurship
Reading Time: 4 mins read
A A
A3 Fish Farm, Usaha Sampingan Guppy yang Pelanggannya Sampai Kaltim

USAHA SAMPINGAN : Agung tengah beternak ikan Guppy yang memberi penghasilan tambahan ekonomi keluarganya di saat pandemi. Foto istimewa

Avesiar – Jakarta

Siapa sangka jenis ikan yang biasa ditemukan dengan mudah di selokan-selokan atau parit dan akrab disebut got di Indonesia ini, menjadi barang dagangan prospektif.

Ya, ikan Gepi (Betawi, red) atau Guppy yang popular ini tidak lain spesies poecilia reticulata, salah satu sepsies ikan hias air tawar yang disukai untuk dipelihara di aquarium karena warnanya yang menarik.

Karena warna-warni kulitnya yang mencolok ini, Guppy menjadi hiburan bagi banyak orang untuk dipelihara, terutama sebagai hiburan saat pandemi. Hal ini menjadi peluang bagi orang-orang yang ingin mendapat penghasilan dari hewan air peliharaan tersebut.

Termasuk Agung Verdi Wibowo, seorang karyawan perusahaan BUMN, yang mengisi kesibukan akhir pekan di masa pandemi Covid-19 ini dengan menjual aneka ikan Guppy yang diternakkannya sendiri.

Menurut Agung, ikan Guppy enak dipandang karena bercorak dan berwarna-warni dan sifatnya yang berkoloni membuat semakin indah dipandang mata.

Suami dari Sarry Utami ini mengakui bahwa awalnya dia merasa tertantang untuk bisa memelihara ikan jenis ini. Tidak disangka, karena berhasil menernakkannya, diapun menjadikannya usaha sampingan. Dia juga serius memberi nama usahanya tersebut, A3 Fish Farm.

“Melihara Guppy ya bisa dibilang gampang, tapi susah. Dibilang susah, tapi gampang. Sampai akhirnya dapat menemukan cara yang tepat yaitu; kenali, pahami air, maka air akan pelihara ikan kita. Ternyata berhasil dan sampai berkembang biak dengan cukup banyak,” jelas Agung yang tinggal di kawasan Joglo, Jakarta Barat ini..

Bacaan Terkait :

Siasati Penghasilan, Lahirkan “Show My Mbak San – Warung Paman OQ”

Load More
Agung menunjukkan ikan Guppy yang dibungkus secara khusus agar bisa membuat ikan tetap hidup beberapa hari. Foto istimewa.

Karena jumlahnya menjadi cukup banyak itulah Agung bingung mau ditaruh di mana ikan-ikan tersebut..  Akhirnya Agung memutuskan untuk dijual, dan ternyata laku. Dia semakin bersemangat dan tertantang untuk menghasilkan Guppy yang berkualitas atau ikan kontes.

Menjalani usaha sampingan dengan omset 2 sampai 3 juta per bulan, menurut lulusan manajemen Universitas Mercu Buana ini, ada suka dan duka yang dia alami.

“Sukanya ya ada penghasilan tambahan tadi yang lumayan. Dukanya, ya kalau pas ikan mati. Mulai dari terkena penyakit, serangan hama larva capung, kodok, dan lainnya. Kalau kita tidak peka, bisa mati satu kolam. Penyakit biasanya terjadi saat cuaca pancaroba. Larva capung biasanya ada saat musim hujan beralih ke musim panas,” beber penyuka fotografi itu.

Usaha tersebut, kata dia, dijalaninya hampir satu tahun. Agung mengakui bahwa usahanya tersebut bisa dikatakan tanpa modal. Karena menurut dia, indukan ikan pertama kali dia dapatkan dari teman, media pemeliharaan memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah seperti ember bekas cat dan galon air mineral.

Rak-rak berisi aquarium untuk menampilkan ikan Guppy yang dijual. Foto istimewa.

“Setelah berhasil atau paham kondisi air di rumah, baru mulai beli indukan yang cukup berkualitas. Jenis pertama yang saya beli Black Moscow, PRTBE, HB White, Tuxedo Koi, dan AGY. Total dari 5 indukan kurang lebih Rp400.000. Dan tetap menggunakan media yang sama, manfaatin barang bekas. 3 bulan kemudian baru luber stock-nya dan dijual. Hasil penjualan Alhamdulillah bisa bikin rak, 15 unit aquarium, styrofoam, serta 10 unit boks,” papar Agung yang menjual ikan sambil mengisi waktu luang selama WFH (work from home).

Cara menjual ikan-ikan Guppy tersebut, lanjut Agung, diawali dengan iseng-iseng menawarkannya di media sosial Facebook. Ternyata, kata dia, ada yang mau beli. Kunci berdagang di media sosial menurut dia yaitu berdoa dan rajin posting produk yang dijual.

Salah satu pelanggan yang membeli ikan Guppy di A3 Fish Farm milik Agung. Foto istimewa.

Karena dagangannya cukup laris baginya, Agung sendiri sampai lupa berapa banyak orang sudah membeli ikan Guppy yang dia jual sejak pertama berjualan hingga saat ini. Saat ini Agung memiliki ikan Guppy sebanyak 500 sampai 600 ekor untuk dijual.

“Mulai dari pertama terjun sampai saat ini sudah lupa berapa banyak yang beli. Dan kini sudah 10 pembeli setia yang berprofesi sebagai reseller (dijual lagi, red). Khusus pembeli, Alhamdulillah masih dalam negeri dari sekitar Jabodetabek, Jawa Tengah, Jogja, Bali, Kalimantan Timur, Palembang, Jambi, Medan, Padang. Semoga bisa merambah ke Asia dan Eropa,” ujarnya kemudian mengamini harapannya tersebut.

Tidak hanya pria, pelanggan A3 Fish Farm juga dari kalangan perempuan yang hobi memelihara ikan Guppy. Foto istimewa.

Meskipun omset usaha sampingannya tersebut tergolong lumayan, Agung mengatakan bahwa sampai saat ini hasil dari penjualan ikan juga dia sisihkan untuk keperluan Ikan  seperti pangan, prebiotik, garam ikan, obat ikan,  dan kebutuhan lainnya yang mendukung usaha tersebut. Dan biaya makan untuk ikan ternak tersebut per bulan sekitar Rp600.000 untuk membeli pakan hidup, pelet suplemen, prebiotik, listrik, plastik, dan lainnya.

“Mungkin karena ini dari awal niatnya usaha sampingan, jadi saya tidak terlalu ngoyo buat jualan. Kalau di tempat lain yang memang dijadikan usaha utama, penghasilan bisa sampai 10 juta perbulan. Tapi lahannya juga harus luas dan punya sekitar 3000 sampai 5000 ekor ikan untuk dijual,” terangnya. (Ave Rosa A. Djalil)

Tags: ikan guppyikan hiastambahan penghasilanukm pandemi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Epidemiolog UI Sarankan Jokowi Tinggalkan Konsep Gas dan Rem Tangani Pandemi Covid-19

Next Post

Menteri Keuangan : Tarif PPN Sembako dan Sekolah Lebih Rendah

Mungkin Anda Juga Suka :

Daftar Investasi dan Usaha yang Masuk Akal untuk Budget yang Terbatas

Daftar Investasi dan Usaha yang Masuk Akal untuk Budget yang Terbatas

17 Juni 2026

...

Program 100% untuk Indonesia, Semangat Bangkitkan Generasi Digital Indonesia dengan Berjuta Peluang

Program 100% untuk Indonesia, Semangat Bangkitkan Generasi Digital Indonesia dengan Berjuta Peluang

24 Mei 2023

...

D’nish Cake dan Dapur Medok Ertha, Usaha Kuliner yang Kalahkan Gaji Suami

D’nish Cake dan Dapur Medok Ertha, Usaha Kuliner yang Kalahkan Gaji Suami

4 Januari 2022

...

Konsep Palugada, Masakan “Dapur Mak Tris” Dinikmati Ribuan Orang

Konsep Palugada, Masakan “Dapur Mak Tris” Dinikmati Ribuan Orang

11 Agustus 2021

...

Martabak Kare H. Lasmono: Kepepet Beli Sparepart Mobil, Malah Iis Dahlia Langganan

Martabak Kare H. Lasmono: Kepepet Beli Sparepart Mobil, Malah Iis Dahlia Langganan

6 Agustus 2021

...

Load More
Next Post
Menteri Keuangan : Tarif PPN Sembako dan Sekolah Lebih Rendah

Menteri Keuangan : Tarif PPN Sembako dan Sekolah Lebih Rendah

Uji Klinis Ivermectin Sebagai Obat COVID-19 Direstui BPOM

Uji Klinis Ivermectin Sebagai Obat COVID-19 Direstui BPOM

Discussion about this post

TERKINI

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

6 Juli 2026

Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Dihadiri Jutaan Orang dan Teriakan “Matilah Amerika dan Israel”

5 Juli 2026

Daftar Kebiasaan Kecil yang Membantu Jalani Hidup Lebih Bahagia dan Sehat, Nomor 8 Cukup Menantang

4 Juli 2026

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

4 Juli 2026

Aplikasikan 11 Tips Keuangan di Masa yang Tidak Menentu

3 Juli 2026

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

2 Juli 2026

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

2 Juli 2026

Tiga Tanda Kucing Sedang Mengalami Tekanan Emosional yang Parah, Menurut Para Ahli

1 Juli 2026

Para Jemaah Haji Asal Aceh yang Terlilit Utang Akibat Banjir Menerima Bantuan Saat Kepulangan

1 Juli 2026

Porak-porandanya Venezuela, Lebih dari 58.000 Bangunan Rusak dan Hancur Menurut Penilaian Awal NASA

30 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video