• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Hidup Sehat

Bodi Losion Penangkal Covid-19 Inovasi Mahasiswa Universitas Brawijaya

by Avesiar
27 Juli 2021 | 20:59 WIB
in Hidup Sehat
Reading Time: 3 mins read
A A
Bodi Losion Penangkal Covid-19 Inovasi Mahasiswa Universitas Brawijaya

Lima mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang membuat Moristin, bodi losion berbahan baku ekstrak daun kelor dan kolagen kulit ikan patin yang mengandung antiseptik dan melembapkan kulit. Dok. FPIK Universitas Brawijaya via tempo.co

Avesiar – Malang

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan atau FPIK Universitas Brawijaya Malang patut bangga diri. Lima mahasiswanya berhasil  membuat cairan pelembap kulit atau bodi losion ramah lingkungan yang diklaim mampu mencegah atau menangkal paparan virus corona.

Indri Dwi Fitria, Rani Elvira, Jamiilah Zahrotul Jannah, Kevin, dan Alfain Homis Fadil menabalkan nama Moristin pada cairan pelembap buatan mereka. “Losion yang kami buat memanfaatkan kandungan flavanoid dalam daun kelor atau Moringa oleifera dan kolagen kulit ikan patin, lalu kami singkat jadi Moristin,” kata Indri saat dihubungi Tempo, Selasa sore, 27 Juli 2021.

Produk Moristin buatan mereka berhasil mendapatkan pendanaan riset dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan 2021. Mereka mengembangkan Moristin selama sebulan di bawah bimbingan Muhammad Fakhri, sang dosen.

Moristin, bodi losion karya lima mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan atau FPIK Universitas Brawijaya Malang yang mengandung antiseptik sekaligus melembapkan kulit. Dok. FPIK Universitas Brawijaya via tempo.co

Indri mengatakan, Moristin diformulasikan sebagai bodi losion antiseptik yang kaya antioksidan, mampu membuat kulit lembap, sehat, melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, serta terhindar dari ancaman bakteri dan virus. Pembuatan Moristin terinspirasi oleh maraknya penggunaan cairan pembersih atau handsanitizer yang mereka anggap justru mengurangi kelembapan kulit atau menimbulkan dehidrasi hingga kulit gampang kering.

Bodi losion juga masih jadi solusi bagi kebanyakan orang, khususnya kaum perempuan karena bermanfaat untuk menghidrasi dan menutrisi kulit. Masalahnya, kandungan bahan sintetis pada bodi losion, seperti butylated hydroxytoluene dan paraben atau para-hydroxbenzoate (senyawa kimia yang biasa digunakan sebagai pengawet dalam produk kosmetik dan farmasi), memiliki efek negatif dalam pemakaian jangka panjang. Zat ini juga terbukti dapat beracun, serta bersifat karsinogenik alias memicu kanker.

Indri dan kawan-kawan memanfaatkan daun kelor karena mengandung flavonoid yang berperan menghambat kerja virus dengan cara memodifikasi struktur protein dari virus tersebut. Dengan begitu, bodi losion ini juga berpotensi menangkal paparan virus corona.

Seorang mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang sedang membuat bodi losion Moristin dari ekstrak daun kelor dan kolagen kulit ikan patin. Dok. FPIK Universitas Brawijaya via tempo.co

“Kandungan daun kelor, seperti apilin, epicatechin, dan hesperetin memiliki afinitas yang baik terhadap sisi aktif ACE2 (Angiotensin converting enzyme 2) atau enzim pengubah angiotensin, dapat menghambat proses interaksi SARS-Cov-2,” ujar Indri, mahasiswa semester 5. Sedangkan kolagen dari kulit ikan patin, dia melanjutkan, dapat dimanfaatkan untuk mencegah keriput, melembabkan kulit, dan menambah elastisitas kulit.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Sebab itu, Indri mengklaim Moristin merupakan produk perawatan kulit yang aman, sehat, dan memberikan perlindungan yang lebih, sekaligus tidak menimbulkan efek samping apabila digunakan secara rutin. Moristin aman dipakai setiap hendak beraktivitas.

Moristin sudah diproduksi dalam tiga varian, yaitu Orange Fresh, Choco Melt, dan Vanilla Sweet dalam kemasan 250 mililiter dan 60 mililiter. Masing-masing seharga Rp 50 ribu dan Rp 15 ribu per botol. Mereka memasarkan Moristin lewat dua lapak online ternama, juga lewat akun media sosial Instagram.

“Kami berharap Moristin dapat menarik masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 tanpa perlu mengkhawatirkan efek samping dari penggunaannya secara rutin,” kata Indri. (ros/tempo.co)

Tags: bodi losion penangkal covid-19mahasiswa universitas brawijaya
ShareTweetSendShare
Previous Post

UI Pimpin 15 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia versi Webometrics

Next Post

Soal Survei yang Dianggap Berbau SARA, Begini Penjelasan Kemendikbudristek

Mungkin Anda Juga Suka :

Keren Nih, Gen Z Bakal Punya Program Jejak Muda dan Dakwah Digital yang Disiapkan PBNU

Keren Nih, Gen Z Bakal Punya Program Jejak Muda dan Dakwah Digital yang Disiapkan PBNU

27 Oktober 2026

...

Camilan yang Membuat Gigi Anda dan Anak-anak Berlubang serta Cara Menyiasati dalam Menikmatinya

Camilan yang Membuat Gigi Anda dan Anak-anak Berlubang serta Cara Menyiasati dalam Menikmatinya

11 Oktober 2026

...

Mengenali Playing Victim, Penyebab, Ciri-ciri Umum, Cara Bijak Menghadapi Agar Tidak Ikut-ikutan

Mengenali Playing Victim, Penyebab, Ciri-ciri Umum, Cara Bijak Menghadapi Agar Tidak Ikut-ikutan

29 September 2026

...

Hal Unik ke Mana Perginya Lemak Ketika Anda Menurunkan Berat Badan

Hal Unik ke Mana Perginya Lemak Ketika Anda Menurunkan Berat Badan

29 Agustus 2026

...

Kurangnya Kemampuan ADHD untuk Mempertahankan Realitas Emosional Suatu Hubungan dan Cara Memperkuat Ketahanan Emosional

Kurangnya Kemampuan ADHD untuk Mempertahankan Realitas Emosional Suatu Hubungan dan Cara Memperkuat Ketahanan Emosional

4 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
Soal Survei yang Dianggap Berbau SARA, Begini Penjelasan Kemendikbudristek

Soal Survei yang Dianggap Berbau SARA, Begini Penjelasan Kemendikbudristek

Jusuf Hamka Tetap Selesaikan Kasus Secara Hukum Usai Bertemu OJK

Jusuf Hamka Tetap Selesaikan Kasus Secara Hukum Usai Bertemu OJK

Discussion about this post

TERKINI

Keren Nih, Gen Z Bakal Punya Program Jejak Muda dan Dakwah Digital yang Disiapkan PBNU

27 Oktober 2026

Demi Kedaulatan Ekonomi, Jemaah Umrah Diimbau Tidak Naik Maskapai yang Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

26 Oktober 2026

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

25 Oktober 2026

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video