Avesiar – New York
Penerbangan luar angkasa Sir Richard Branson baru-baru ini yang menyimpang dari jalur selama penerbangan luas angkasa pertamanya membuat Administrasi Penerbangan Federal AS telah menghentikan sementara misi Virgin Galactic saat menyelidiki.
Dalam sebuah pernyataan singkat, FAA mengatakan sedang mengawasi penyelidikan penyimpangan penerbangan SpaceShipTwo 11 Juli 2021 lalu yang terjadi di Spaceport America, New Mexico.
“Virgin Galactic tidak diizinkan menerbangkan kembali SpaceShipTwo sampai FAA menyetujui laporan investigasi tersebut,” tambahnya seperti dikutip BBC news, Jumat (3/9/2021), dilansir sindonews.
Menanggapi pengumuman FAA, Virgin Galactic mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya akan patuh sepenuhnya dengan administrasi penerbangan. Akibat penyelidikan ini, Virgin Galactic menunda jadwal penerbangan untuk akhir September atau awal Oktober menunggu hasil penyelidikan FAA.
Setelah misi berikutnya, Virgin Galactic diperkirakan akan memasuki periode pemeliharaan dan peningkatan yang diperpanjang untuk Unity dan pesawat pengangkut/peluncurnya, yang dikenal sebagai Eve.
Jika jadwal tidak terganggu oleh larangan FAA terbaru, kendaraan ini diharapkan untuk melanjutkan misi luar angkasa pada pertengahan tahun depan. Perusahaan mengatakan satu uji coba lebih lanjut akan dilakukan sebelum layanan komersial penuh dimulai, mungkin pada paruh kedua tahun 2022.
Sekitar 600 orang telah memesan penerbangan ke luar angkasa dengan tiket seharga $200,000-250,000. Penjualan tiket dilanjutkan bulan lalu dengan harga mulai $450.000 (£325.000) per kursi. (ard)













Discussion about this post