Avesiar.com
Dikaruniakan anak dan cucu adalah hal yang paling membahagiakan bagi para orang tua. Namun, kebahagiaan tersebut sebagai seorang Muslim juga diiringi dengan doa-doa untuk kebaikan bayi yang dilahirkan dan juga anak-anak.
Tujuan dari berdoa tentu saja memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar orang tua dikaruniakan bayi dan anak-anak yang sholeh dan sholehah.
Ikhtiar yang tidak boleh dilewatkan oleh para orang tua untuk kebaikan anak-anak dunia dan akhiratnya kelak. Dan tentu saja menjadi anak-anak dan keturunan yang senantiasa mendoakan kedua orang tua.
Dan jangan lupa, doa orang tua untuk kebaikan anak-anaknya adalah doa yang mustajab di sisi Allah Azza Wa Jalla.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda,
“Jika anak Adam meninggal maka amalnya terputus, kecuali dari tiga perkara: Sedekah jariah, Ilmu yang bermanfaat, dan Anak sholeh yang berdoa kepadanya.” (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tiga doa mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Abu Daud)
Berikut ini adalah beberapa doa untuk bayi baru lahir dalam Islam yang biasa dipanjatkan para orang tua:
Doa bayi baru lahir 1:
Wa innî u’îdzu bika wadzurriyyatahâ minasysyaithânir rajîm
Artinya : “Aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari pada setan yang terkutuk.”
Doa bayi baru lahir 2:
Allâhummaj’alhu bârran taqiyyan rasyîdan wa-anbit-hu fil islâmi nabâtan hasanan
Artinya : “Ya Allah, jadikanlah ia (bayi) orang yang baik, bertakwa, dan cerdas. Tumbuhkanlah ia dalam islam dengan pertumbuhan yang baik.”
Doa bayi baru lahir 3:
A’ûdzu bikalimatillâhi at-tâmmati min kulli syaithânin wa hâmmatin wamin kulli ‘ainin lâmmatin
Artinya : “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah dari segala setan, kesusahan, dan pandangan yang jahat.”
Doa bayi baru lahir 4:
Rabbij’al hāżal-balada āminaw wajnubnī wa baniyya an na’budal-aṣnām
Artinya : “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.”
Doa bayi baru lahir 5:
Robbi`jalni muqimas sholati wa min dzuriyyati, robbana wa taqobbal dua`
Artinya : “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.”
Doa bayi baru lahir 6:
Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii
Artinya : “Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta berkahilah apa yang engkau karuniakan padanya.”
Mendoakan anak sama dengan mendidik anak agar bisa menjadi orang yang memiliki masa depan yang cerah di dunia maupun akhirat. Banyak keutamaan ketika kita berhasil mendidik anak sesuai syariat Islam.
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:
“Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu sekalian bertanggung jawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang Amir (raja) adalah pemimpin, seorang suami pun pemimpin atas keluarganya, dan isteri juga pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya. Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan diminta pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya.”
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang mengasuh dua anak wanita hingga keduanya baligh, maka ia akan datang pada hari Kiamat, aku dan dia seperti ini (beliau menyatukan dua jarinya)”. [Diriwayatkan oleh Muslim].
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha ia berkata (artinya). ‘Seorang wanita datang menemuiku dengan membawa dua putrinya sambil meminta, ia tidak dapati padaku selain sebuah kurma saja, lalu aku memberikan kurma tersebut kepadanya, ia pun membagikannya kepada dua putrinya sedang ia sendiri tidak makan sedikitpun, kemudian ibu itu bangkit lalu keluar, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk menemui kami, dan akupun memberitahukan hal tersebut kepada beliau, maka beliau bersabda,
“Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuan, lalu ia berbuat baik kepada mereka, niscaya mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka. ” ‘ . [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim].
Doa-doa untuk anak yang bisa dipanjatkan oleh orang tua.
1. Doa untuk Anak agar Rajin Beribadah
“Rabbij’alni Muqimaṣ-salāti Wa Min Zurriyyati Rabbanā Wa Taqabbal du’a.
Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mengerjakan sholat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS Ibrahim ayat 40).
Doa ini adalah doa yang dipanjatkan oleh nabi Ibrahim Alaihissalam kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar beliau dan anak cucu-nya mengerjakan amalan shaleh dan shalat dengan sebaik-baiknya.
2. Doa untuk Anak agar Beriman dan Bertakwa
“Wallazina yaqulụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa zurriyyātinā qurrata a’yuniw waj’alnā lil-muttaqina imāmā.”
Artinya: “Dan orang-orang yang berkata: ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan anak-anak kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa,’” (QS Al-Furqan: 74).
Selain mengajarkan anak untuk beribadah, hal yang utama adalah mengajarkan anak agar beriman dan bertakwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Dengan memanjatkan doa untuk anak ini, orang tua memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar keturunannya menjadi orang yang bertakwa.
3. Doa untuk Anak agar Pintar dan Cerdas
“Allaahummam-la’ Quluuba Aulaadìnaa Nuuron Wa Hìk-matan Wa Ahlìhìm Lìqobuulì Nì’matìn Wa Ashlìh-hum Wa Ashlìh bìhìmul Ummah.”
Artinya: “Ya Allah, isilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang layak untuk menerima nikmat-Mu, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka.”
“Allahummaj’alhu Shohììhan Kaamìlan, Wa ‘Aqìlan Haadzìqon, Wa ‘Aalìman ‘Amìlan.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah anakku, anak yang sehat sempurna, memiliki akal yang cerdas, dan memilki ilmu, dan suka beramal.”
Kedua doa untuk anak ini bisa dipanjatkan kapan pun,karena tidak ada seorang pun yang tahu kapan sebuah doa dikabulkan.
Sebagai orang tua yang bertanggung jawab, doa ini menjadi tumpuan harapan bagi kebaikan penerusnya kelak.
4. Doa untuk Anak Agar Berbakti pada Orang Tua
“Allahumma Barìklìy Fìì Awladìy, Wa La Tadhurruhum, Wa Waf Fìqhum Lì Tho’atìk, War Zuqnìy Bìrrohum.
Artinya: ”Ya Allah limpahkanlah barokah kepadaku dan anak-anakku, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, limpahkanlah kepada mereka taufik untuk taat kepada-Mu dan karuniakanlah kepadaku rezeki berupa bakti mereka.”
Banyak cara bakti anak kepada orang tua, dan hal itu tidak bisa ditentukan. Oleh karena itu, amalan utama orang tua adalah berdoa untuk anak agar jadi anak yang berbakti terutama dalam hal yang berkaitan dengan masalah keagamaan dan akhirat.
5. Doa Untuk Memohon Anak yang Baik
“Robbìy hablìy mìl ladunka dzurrìyyatan thoyyìbatan ìnnaka samì’ud du’a.
Artinya: “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS Ali Imran: 38).
Doa ini merupakan doa yang dipanjatkan oleh nabi Zakaria Alaihissalam agar beliau dikaruniakan seorang anak yang baik.
Selain meminta anak yang baik, mohonkan juga agar anak selalu diberikan kebaikan dan keberkahan dalam hidupnya.
“Allahumma Bariklii Fii ‘Aulaazdii Waahfathhum Wa Laa Tathurra Hum Waarzukna Birrohum.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kebaikan yang banyak kepada anak-anak hamba, jagalah mereka dan jangan Engkau celakakan mereka. Karuniakanlah kepada kami ketaatan mereka.”
Demikian beberapa doa-doa bagi orang tua untuk kebaikan bayi yang baru lahir dan anak-anak yang sholeh. Wallahua’am. (ard/berbagai sumber)













Discussion about this post