Avesiar – Jakarta
Diceritakan, Mu’adz bin Jabal ra, sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang terkenal sangat cerdas dari klan Khazraj Madinah, memiliki utang.
Karena utang, Mu’adz bin Jabal sempat tidak shalat Jum’at. Dikutip dari nu.or.id sahabat Mu’adz ra mempunyai utang emas satu uqiyah (setara 201 gram), atau sekitar 180 juta rupiah, kepada orang Yahudi bernama Yohana bin Maria.
Pada Jumat pagi, Yohana datang untuk menagih dan menunggunya di depan pintu rumah Mu’adz ra. Mengetahui Yohana mengadangnya di depan pintu untuk menagih utang, Mu’adz ra pun bersembunyi di dalam rumah hingga tidak berangkat shalat Jum’at.
Hal ini tentu mengagetkan. Ketika shalat Jum’at, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pun mencari-cari Mu’adz ra, karena tidak berangkat untuk shalat Jum’at.
Pada waktu berikutnya saat bertemu, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam segera menegur Mu’adz ra:
“Apa yang mencegahmu dari berangkat shalat Jum’at, hai Mu’adz?”
“Karena Yohana Nabi, —lalu Mu’adz ra meceritakan kisahnya—. Karenanya aku enggan keluar rumah khawatir Yohana menagihku. Sementara aku belum punya harta untuk melunasinya,” jawab Mu’adz ra secara jujur.
“Tidakkah kamu mau aku ajari, hai Mu’adz, beberapa kalimat yang bila kamu berdoa dengannya, andaikan kamu punya utang emas sepenuh bumi, niscaya Allah akan melunasinya darimu?” tanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam setelah mendengar cerita Mu’adz ra.
“Ya Nabi,” jawab Mu’adz penuh semangat.
Kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengajari Mu’adz untuk membaca Surat Ali Imran ayat 26-27 dan sebaris doa. (Ja’far bin Muhammad al-Mustaghfiri, Fadhâ’ilul Qur’ân, Beirut, Dârul Kutubil ‘Ilmiyah), halaman 216). Wallahua’lam. (dwi)












Discussion about this post