Avesiar – Yerusalem
Pasukan Israel telah menembakkan gas air mata dan granat kejut ke arah jemaah di dalam Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki, media lokal melaporkan dan saksi mata mengatakan.
Beberapa orang dilaporkan terluka dalam serangan yang sedang berlangsung pada hari Jumat (15/4/2022), dikutip dari TRT World.
Video yang dibagikan oleh warga Palestina di media sosial menunjukkan pasukan Israel menyerbu masjid ketika jamaah berkumpul untuk sholat subuh.
Penyerbuan situs tersuci ketiga Islam itu memicu bentrokan keras antara pasukan Israel dan Palestina.
“Tujuh orang yang terluka dibawa ke rumah sakit untuk dirawat karena cedera tubuh bagian atas,” kata seorang anggota Bulan Sabit Merah Palestina kepada kantor berita AFP.
Eskalasi kekerasan terjadi selama bulan suci Ramadhan dan menjelang dimulainya festival Paskah Yahudi, tumpang tindih yang dapat meningkatkan ketegangan di sekitar situs suci di Kota Tua Yerusalem.
BREAKING: Tentara Israel saat ini menyerang masjid Al Aqsa, menembakkan peluru, granat suara, dan gas air mata ke warga Palestina. pic.twitter.com/f94x6Ke3yL
— IMEU (@theIMEU) 15 April 2022
Masjid Al Aqsa berubah menjadi medan perang. Omg #AlAqsaUnderAttack #Israel
Via: Hanadi Halawani FB pic.twitter.com/m4vVaUZ6JZ
— Abier (@abierkhatib) 15 April 2022
Tahun lalu, kekerasan serupa oleh pasukan Israel dan pemukim ilegal di Masjid Al Aqsa memicu serangan 11 hari Israel yang menghancurkan di Gaza yang terkepung yang menewaskan lebih dari 250 warga Palestina di Gaza dan 13 orang di Israel.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel 1967 dan mencaplok seluruh kota dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
Sekitar 700.000 pemukim Yahudi sekarang tinggal di kedua wilayah tersebut, di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional. (ard)













Discussion about this post