Avesiar – India
Pernyataan menghina Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam oleh dua pejabat Partai sayap kanan Bharatiya Janata Party (BJP) yang berkuasa di India telah menghadapi reaksi diplomatik setelah Qatar, Kuwait dan Iran memanggil utusan negara itu. Tidak hanya itu, beberapa negara Muslim lainnya juga menyuarakan kemarahan dan mengutuk pernyataan tersebut. .
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan telah memanggil utusan India untuk menyuarakan “kekecewaan terhadap Qatar dan penolakan total serta kecaman atas pernyataan kontroversial tersebut.”
Menteri Luar Negeri Qatar Soltan bin Saad Al Muraikhi menyerahkan sebuah catatan kepada utusan India, menurut pernyataan kementerian.
Catatan itu menegaskan bahwa pernyataan menghina tersebut akan mengarah pada hasutan kebencian agama, dan menyinggung lebih dari dua miliar Muslim di seluruh dunia. “Doha mengharapkan permintaan maaf publik dan kecaman segera atas pernyataan ini dari pemerintah India,” tambahnya, dikutip dari TRT World, Senin (6/6/2022).
Nupur Sharma, juru bicara BJP, yang sekarang diskors, telah membuat pernyataan menghina Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan istri Nabi Aisyah RA dalam debat TV, memicu gelombang kecaman di dalam negeri dan dari dunia Islam.
Juru bicara BJP lainnya dan kepala media partai Delhi Naveen Kumal Jindal dikeluarkan dari partai sayap kanan atas komentar yang dia buat tentang Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Twitter.
Menanggapi pernyataan pejabat partai berkuasa India, Nupur, Mufti Besar Oman berkata, “Kekasaran yang kurang ajar dan cabul dari juru bicara resmi partai ekstremis yang berkuasa di India terhadap Utusan Islam dan istri Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang suci Aisyah adalah perang melawan setiap Muslim di dunia, Timur, dan Barat bumi, dan itu adalah masalah yang menyerukan semua Muslim untuk bangkit sebagai satu bangsa.”
Sheikh Al-Khalili juga menyerukan boikot produk India di negara Arab. (ard)













Discussion about this post