Avesiar – Moskow
Vladimir Putin memperingatkan Barat bahwa Rusia akan menyerang target baru jika Amerika Serikat mulai memasok Ukraina dengan rudal jarak jauh, kantor berita TASS melaporkan pada Ahad (5/6/2022).
Jika rudal semacam itu dipasok, “kami akan menyerang target yang belum kami pukul,” kata Putin seperti dikutip dalam wawancara saluran televisi pemerintah Rossiya-1, dikutip dari The New Arab, Senin (6/6/2022).
Putin tidak menyebutkan target yang direncanakan Rusia untuk dikejar jika negara-negara Barat mulai memasok Ukraina dengan rudal jarak jauh.
Ukraina telah mencari Multiple Rocket Launch Systems (MLRS) seperti M270 dan M142 HIMARS untuk menyerang pasukan dan persediaan senjata di belakang pasukan Rusia.
Presiden AS Joe Biden mengumumkan rencana pekan ini untuk memberikan sistem roket HIMARS presisi ke Ukraina setelah menerima jaminan dari Kyiv bahwa mereka tidak akan menggunakannya untuk mencapai target di dalam Rusia.
Meskipun pejabat Rusia telah memperingatkan bahwa keputusan AS untuk memasok Ukraina dengan sistem roket canggih dapat memperburuk konflik, Putin mengatakan itu tidak akan membawa perubahan mendasar di medan perang.
“Kami memahami bahwa pasokan (sistem roket canggih) dari Amerika Serikat dan beberapa negara lain dimaksudkan untuk menebus kerugian peralatan militer ini,” kata Putin.
Menurut Putin hal tersebut bukan hal baru. “Itu tidak mengubah apa pun pada dasarnya,” katanya. (dwi)













Discussion about this post