Avesiar – Jakarta
Pertukaran tahanan perang Ukraina dan Rusia berlangsung di tengah serangan udara besar-besaran Rusia di kota-kota Ukraina. Dikutip dari The Guardian, Ahad (25/5/2025), kedua negara yang berkonflik tersebut selama 3 hari telah menyelesaikan pertukaran tahanan “1.000 untuk 1.000.”
“Hari ini, para prajurit Angkatan Bersenjata kita, Garda Nasional, Dinas Penjaga Perbatasan Negara, dan Dinas Transportasi Khusus Negara kembali ke rumah,” tulis Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di aplikasi Telegram.
Zelenskyy juga menulis di X: “Saya berterima kasih kepada tim yang bekerja sepanjang waktu untuk berhasil melaksanakan pertukaran ini. Kami pasti akan membawa kembali setiap orang dari tahanan Rusia.”
Pertukaran tahanan itu merupakan yang terbaru dari puluhan pertukaran sejak perang dimulai dan yang terbesar yang melibatkan warga sipil Ukraina.
Markas Besar Koordinasi Ukraina untuk Penanganan Tahanan Perang mengatakan mereka yang dibebaskan termasuk 70 orang yang terlibat dalam pertahanan Mariupol selama pengepungan Rusia pada tahun 2022.
Sementara itu, Rusia juga mengonfirmasi bahwa pertukaran terakhir telah selesai. Mereka mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menukar 303 tawanan perang Ukraina dengan jumlah yang sama dari tentara Rusia yang ditahan oleh Kyiv.
“Sesuai dengan perjanjian Rusia-Ukraina yang dicapai di Istanbul pada 16 Mei, pihak Rusia dan Ukraina telah (selama akhir pekan) melakukan pertukaran 1.000 orang dengan 1.000 orang,” kata kementerian pertahanan Rusia. (ard)













Discussion about this post