• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i

Idul Adha, Riwayat Perbedaannya pada Masa Sahabat Nabi

by Avesiar
1 Juli 2022 | 21:02 WIB
in Syar'i
Reading Time: 2 mins read
A A
Idul Adha, Riwayat Perbedaannya pada Masa Sahabat Nabi

Ilustrasi. Gambar via nu.or.id

Avesiar – Jakarta

Awal bulan Dzulhijjah telah ditetapkan Pemerintah RI melalui Kementerian Agama jatuh pada 1 Juli 2022. Dengan demikian, Idul Adha bertepatan pada 10 Juli 2022. Penetapan Kementerian Agama RI tersebut berbeda dengan Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan pelaksanaan wukuf di Arafah pada 8 Juli 2022 dan Idul Adha pada 9 Juli 2022.  

Menyikapi perbedaan tersebut, Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jakarta, KH Taufik Damas menegaskan bahwa perbedaan hari raya Idul Adha tidak perlu diributkan.

“Perbedaan tanggal hari raya Idul Adha tidak usah diributkan. Biasa-biasa saja. Saling hormat saja,” ujar KH Taufik Damas, Jum’at (1/7/2022), dilansir nur.or.id.

Dia mengisahkan bahwa dulu ada seorang Tabi`in bernama Kuraib melakukan kunjungan ke Syam. Tak lama sampai, masuklah awal Ramadhan. Ia dan penduduk Syam melihat hilal pada hari Jumat.

Setelah urusan selesai, Kuraib kembali ke Madinah. Ia sampai di Madinah pada akhir bulan Ramadhan.   “Ia menceritakan kepada Ibnu Abbas bahwa penduduk Syam melihat hilal pada hari Jumat. Sedangkan Ibnu Abbas dan penduduk Madinah melihat hilal pada hari Sabtu. Kuraib bertanya kepada Ibnu Abbas: mengapa anda dan penduduk Madinah tidak ikut Muawiyah (di Syam) soal ru’yah?

Ibnu Abbas menjawab bahwa dirinya dan penduduk Madinah melihat hilal pada hari Sabtu. Beginilah Rasulullah Saw. mengajarkan kami (soal ru’yah),” jelas Kiai Taufik.  

“Jarak Syam dan Madinah sekitar 1.120 kilometer. Mathla’ keduanya sudah berbeda mathla’. Apalagi jika jaraknya sejauh Arab Saudi dan Indonesia. Tentunya mathla’-nya sangat berbeda,” imbuh dia.

Bacaan Terkait :

Hukum Berkurban dengan Kambing yang Kerdil

Guru Galak  dan Guru Tegas, Apa Bedanya Menurut Kamu?

Dilanda Kekeringan, Akan Mengimpor Satu Juta Domba Menyambut Idul Adha

Keuntungan Jika Besok Berpuasa Arafah, Banyak Sekali

Hadis Qudsi, Pengertian dan Apa Perbedaannya dengan Al Qur’an?

Pemotongan Kurban Digelar Live Streaming Selama 4 Hari di 28 Kota

Melani Leimena Kurban 4 Sapi di Jakarta dan juga ke Luar Negeri

Load More

Sementara itu, Pengasuh Ma’had Arrohimiyyah Cengkareng dan Serang, KH Muhammad Ishom menjelaskan bahwa berbeda lebaran haji sudah biasa dari dulu.

Di dalam Al-Qur’an yang jelas-jelas dikatakan “yaumul hajjil akbar” (hari haji yang agung).   “Itu saja terjadi perbedaan pandangan di antara sahabat seperti pendapat Ali bin Abi Thalib dengan sahabat Nabi yang lain. Padahal sudah menggunakan kata hari,” terang Kiai Muhammad Ishom, Kamis (30/6/2022) dilihat NU Online lewat Facebooknya, Kang Ishom.

Dia menerangkan, perbedaan sudut pandang ini pun diwarisi oleh generasi berikutnya. Kiai Ishom menukil hadits dalam kitab Tafsir at-Thabari juz VI halaman 71 yang menyebutkan, “Abu Basyar berkata: telah bersanggah-sanggahan antara Ali bin Abdullah bin Al-Abbas dengan seorang lelaki dari keluarga Syaibah mengenai kapan terjadinya hari haji yang agung.

Ali bin Abdullah berkata hari itu ialah hari Idul Adha. Sedangkan pihak lainnya berpendapat hari Arafah. (Karena tidak puas) diutuslah seseorang untuk bertanya kepada Said bin Jabir. Beliau berpendapat hari itu adalah hari Idul Adha.”  

Kiai Ishom menyebut, betapa Al-Qur’an sudah menyebut kata hari, namun terjadi perbedaan tentang kapan waktunya. Apalagi puasa sunnah Arafah dan shalat sunnah Idul Adha yang tidak menyebutkan rangkaian kata hari Arafah maupun hari Idul Adha.  

“Demikianlah logika sederhana untuk menjawab kenapa lebaran haji di Arab berbeda dengan lebaran haji di negeri kita ini: tanpa daqiq-daqiq menggunakan teori ilmu falaq. Gitu saja koq repot!” tandas Kiai Ishom. (adm)

Tags: idul adhaIdul Adha 1443 HIdul KurbanLebaran HajiPerbedaanRiwayatZaman Sahabat
ShareTweetSendShare
Previous Post

Jika Swedia dan Finlandia Ingkar Janji, Erdogan Akan Blokir Aksesi ke NATO

Next Post

Perang Agama Bisa Terpicu Jika Israel Radikal Ubah Status Quo

Mungkin Anda Juga Suka :

Mendapatkan Ridho Allah Akibat Memudahkan Urusan Orang Lain

Mendapatkan Ridho Allah Akibat Memudahkan Urusan Orang Lain

4 September 2026

...

Berkah Maulid yang Didapatkan Dua Pemuda  yang Menyambut dan Mengagungkannya

Berkah Maulid yang Didapatkan Dua Pemuda  yang Menyambut dan Mengagungkannya

3 September 2026

...

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

27 Agustus 2026

...

Jangan Meremehkan 5 Dosa yang Berat Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat Ini

Jangan Meremehkan 5 Dosa yang Berat Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat Ini

12 Agustus 2026

...

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

6 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
Perang Agama Bisa Terpicu Jika Israel Radikal Ubah Status Quo

Perang Agama Bisa Terpicu Jika Israel Radikal Ubah Status Quo

Masyaa Allah, Berikut Kemuliaan dan Keutamaan Membaca dan Menghafal Al Qur’an

Masyaa Allah, Berikut Kemuliaan dan Keutamaan Membaca dan Menghafal Al Qur’an

Discussion about this post

TERKINI

Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX, Presiden Prabowo Minta Karir Atlet dan Pelatih Diperhatikan

9 September 2026

Jelang Pemilu November, Diduga Hanya 40 Persen yang Menilai Trump Sedang “Menguras Rawa”

9 September 2026

Tanda Nomor Whatsapp Anda Diblokir Orang

8 September 2026

Komunitas Averroes 45 Canangkan Gerakan 10.000 Super Leader Indonesia Menuju Indonesia Emas – Merdeka Finansial

8 September 2026

Bandara Alternatif Disiapkan Usai Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Menyikapi Anak Krakatau

7 September 2026

Isi Surat Edaran Kemkomdigi Sebagai Pedoman Operator Seluler Laksanakan Putusan MK Soal Kuota

6 September 2026

Para Penasehat Trump Cegah Eskalasi Konflik dengan Iran Sebelum Pemilu November, 63 Persen Warga AS Menentang Perang

5 September 2026

Mendapatkan Ridho Allah Akibat Memudahkan Urusan Orang Lain

4 September 2026

Drone Rusia Obrak-abrik Markas Intelijen Ukraina yang Lagi Kekurangan Rudal Patriot AS

4 September 2026

Berkah Maulid yang Didapatkan Dua Pemuda  yang Menyambut dan Mengagungkannya

3 September 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video