• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Islam

Mengenal Ulama Perempuan Lintas Disiplin Ilmu, Fatimah binti Abbas

by Ave Rosa
16 Agustus 2022 | 22:25 WIB
in Islam
Reading Time: 5 mins read
A A
Mengenal Ulama Perempuan Lintas Disiplin Ilmu, Fatimah binti Abbas

Ilustrasi. Freepik.

Avesiar – Jakarta

Zaman dahulu terdapat seorang wanita dengan keilmuan yang luas dan pemahaman yang mendalam juga menjadi penceramah ulung yang biasa menaiki mimbar-mimbar ketika ada acara pengajian.

Selain dikenal sebagai wanita ahli ibadah yang sangat taat dalam menjalani perintah dan menjauhi larangan, ia juga masyhur sebagai pendakwah wanita, pendakwah ulung dengan gaya khasnya. Bahkan, ceramah-ceramah yang ia sampaikan mampu menembus hati orang-orang yang mendengarkannya.

Baghdad menjadi salah satu kota yang sangat beruntung telah memiliki sosok wanita sepertinya, yang bisa menjadikan negara kelahirannya disegani dan dimuliakan oleh bangsa-bangsa yang lainnya. Sebab, bagaimana pun kebaikan suatu bangsa tergantung wanita yang ada di dalamnya, jika baik, maka suatu negara akan baik, dan jika buruk, tentu juga membawa keburukan bagi negaranya.

Dengan kelahiran dan keberadaannya, kota Baghdad menjadi salah satu kota yang paling dicari oleh para wanita seantero negeri saat itu sebagai tempat untuk belajar ilmu dan memahami ajaran Islam dengan mendalam.

Syekhah Fatimah binti Abbas, begitulah namanya dikenal banyak orang. Ia tidak hanya tumbuh sebagai guru yang memiliki tugas sebatas mengajar, lebih dari itu juga sebagai pembimbing yang selalu siap memberikan arahan kepada orang yang belajar padanya hingga benar-benar paham. Berikut penulis jelaskan nama lengkap dan rihlah intelektual dan spiritualnya.

Nama Lengkap

Wanita yang satu ini memiliki nama lengkap Fatimah binti Abbas bin Abil Fatah bin Muhammad al-Baghdadiyah al-Qahirah al-Mishriyah.Ia memiliki darah kebangsaan dari kota Baghdad (Ibu kota Irak yang menjadi kota terbesar di Timur Tengah setelah Kairo).

Bacaan Terkait :

Perintah Berjilbab, Maslahat, dan Hukumnya Bagi Wanita

Load More

Kendati namanya sangat masyhur dan diabadikan dalam kitab-kitab sejarah, tidak ada catatan secara khusus dari para ulama ahli sejarah yang berhasil penulis temukan perihal tahun kelahirannya. Hanya saja, Syekh Salahuddin as-Shafadi dalam kitabnya menengarai bahwa ia dilahirkan pada abad keenam hijriah.

Kendati demikian, yang pasti dari wanita salehah yang satu ini, ia dilahirkan di kota Baghdad. Hanya saja, di akhir-akhir hayatnya sebelum wafat, ia dan keluarganya pindah ke Mesir, tepatnya di kota Kairo. Selain untuk menyebarkan ajaran Islam di negeri Kinanah tersebut, juga untuk menambah pengalaman spiritual kepada para ulama masa itu yang ada kota Kairo.

Rihlah Intelektual dan Spiritualnya

Syekhah Fatimah benar-benar tumbuh menjadi wanita perubahan. Semangatnya yang tinggi dan cita-citanya yang menjulang langit, ia sangat semangat dalam belajar untuk memperdalam ilmu pengetahuan kepada para ulama saat itu di Baghdad.

Ia sangat sadar bahwa wanita memiliki peran yang sangat besar di balik perkembangan ajaran Islam. Ia juga melihat sejarah-sejarah wanita pendahulunya yang sangat banyak dikenal sejarah hingga namanya abadi, bahwa keabadian semua itu disebabkan luasnya intelektual dan sangat taat dalam spiritual.

Kesadaran itulah yang menjadi penyebab Fatimah untuk tidak berhenti dalam belajar. Banyak ulama yang ia datangi untuk menimba ilmu pengetahuan, sekaligus belajar perihal tata cara ibadah yang benar kepada Allah ‘azza wa jalla.

Dengan kegigihan dan semangatnya yang tinggi untuk bisa paham ajaran-ajaran Islam, usaha Fatimah pada akhirnya menuai hasil yang sangat sempurna.Ia dikenal sebagai sosok wanita salehah yang sangat hebat, ahli ibadah dan sangat taat. Tidak sebatas itu, banyak wanita-wanita Baghdad yang berbondong-bondong mendatanginya hanya sebatas untuk menimba ilmu dan meminta nasihat kepadanya.

Pendakwah Wanita yang Luluhkan Hati Syekh Salahuddin as-Shafadi dalam salah satu kitabnya pernah mengungkap sejarah wanita hebat yang satu ini. Dalam kitabnya disebutkan bahwa ia tidak sebatas menjadi wanita pengajar, lebih dari itu juga ahli ceramah di atas mimbar,

Artinya, “(Syekhah Fatimah) adalah wanita yang menaiki mimbar, memberi nasihat pada wanita, maka tumbuh (takwa) karena nasihatnya, para jamaah wanita mengambil manfaat dengan nasihatnya, bahkan hati mereka menjadi lunak untuk melakukan ketaatan setelah sebelumnya keras.”(Shalahuddin as-Shafadi, A’yanu al-‘Ushr wa A’wanu an-Nashr, [Beirut, Darul Fikr: 1998], juz II, halaman 170).

Keyakinannya sejak dahulu, bahwa wanita juga memiliki peran di balik perkembangan Islam benar-benar terwujud.Ia memiliki banyak peluang sebagai perantara untuk mengembalikan hakikat ketakwaan seseorang. Bahkan, ceramahnya mampu memberikan semangat baru bagi mereka yang mendengarkannya untuk semakin taat dalam menjalankan perintah.

Semua itu tentunya ia dapatkan tidak dengan duduk santai tanpa rintangan yang berat. Perjuangannya dalam mencari ilmu tidak pernah ia sia-siakan dan selalu berusaha untuk bisa paham suatu pelajaran dengan sempurna dan mendalam. Oleh karenanya, ia paham betul ilmu tentang fiqih serta cabang-cabangnya,

Artinya, “(Fatimah) mengetahui (memahami) fiqih serta cabang-cabangnya yang dalam, serta permasalahannya yang rumit, yang pembahasannya berputar di antara majaz dan hakikat.” (as-Shafadi, 1998 M: II/170).

Kedalamannya dalam penguasaan ilmu fiqih, tentu tidak membuatnya gentar untuk menaiki mimbar-mimbar dalam rangka memberi nasihat kepada para jamaah.Akan tetapi, para ulama di masa itu tentu khawatir perihal perbuatan Fatimah tersebut, di antaranya Ibnu Taimiyah.

Dalam suatu kisah, Ibnu Taimiyah hendak melarang Syekhah Fatimah agar tidak naik mimbar untuk memberi nasihat, cukup sebatas majlis biasa saja. Pertimbangannya, (1) ia adalah wanita yang tidak kurang layak dengan semua itu; dan (2) masih banyak ulama laki-laki yang juga bisa memberi nasihat layaknya Syekhah Fatimah. Namun, sebelum keinginan itu disampaikan, Ibnu Taimiyah bermimpi didatangi Rasulullah,

Artinya, “Aku (Ibnu Taimiyah) bermimpi melihat Nabi Muhammad dalam tidurnya. Kemudian ia menanyakan wanita tersebut (Fatimah), maka Rasulullah menjawab: wanita salehah.” (as-Shafadi, 1998 M: II/170).

Setelah kejadian itu, Ibnu Taimiyah tidak pernah berkomentar perihal Syekhah Fatimah.Ia sangat sadar bahwa wanita tersebut bukanlah wanita sembarangan yang menaiki mimbar hanya untuk mendapatkan popularitas. Ia sangat ikhlas tanpa tujuan apapun, kecuali karena Allah dan untuk menyelamatkan umat Rasulullah.

Di akhir hayatnya, pindah ke Kairo Mesir untuk memberikan nasihat di kota tersebut, sekaligus disebabkan banyaknya permohonan wanita-wanita Kairo kepadanya untuk pindah tempat. Alhasil,ia mengiyakan permohonan tersebut dan pindah ke Mesir.

Di Mesir, namanya semakin masyhur. Ia sangat dikenal banyak orang, bahkan para ulama banyak yang segan kepadanya, hingga pada akhirnya banyak gelar yang disematkan kepada namanya, yaitu:

Artinya, “(Fatimah) adalah guru wanita, ahli fatwa, pakar ilmu fiqih, luas ilmu, zuhud (tidak cinta dunia), ahli ibadah, kebangsaan Baghdad, mazhab Hanabilah, ahli ceramah (pendakwah).” (as-Shafadi, 1998 M: II/170).

Demikian Syekhah Fatimah binti Abbas.Ia sangat dicintai oleh umat Islam saat itu, bahkan banyak wanita dari kota-kota luas Kairo yang datang berbondong-bondong hanya untuk menimba ilmu kepadanya.

Bahkan, setiap majlis yang dihadiri olehnya akan selalu dipenuhi dengan ribuan jamaah untuk menimba nasihat darinya. Saat itu, umat Islam benar-benar cinta dan senang akan nasihatnya. Pada masanya itu, ia tidak ada duanya.

Namun, di saat yang bersamaan Allah lebih cinta kepada wanita ahli ibadah yang satu ini. Dia tidak ingin Syekhah Fatimah berlama-lama di dunia. Tepat pada tahun 714 Hijriah, Syekhah Fatimah mengembuskan nafas terakhir di kota Kairo.

Ia wafat bersamaan dengan hari Arafah, yaitu hari kesembilan pada bulan Dzulhijjah dan merupakan hari kedua dalam ibadah haji. Saat itu, ia pergi meninggalkan umat Islam untuk selama-lamanya menuju sang kekasih abadi, Allah ‘azza wa jalla. Wallahua’lam. (dwi/dikutip dari nu.or.id)

Ustadz Sunnatullah, pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam, Durjan, Kokop, Bangkalan, Jawa Timur.

Tags: Fatimah binti AbbasUlama WanitaWanita Ahli IbadahWanita Sholehah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pesantren Qod Faaza lil Firdaus Syukuran Milad Perdana dan Tahun Baru 1444 H

Next Post

Maskapai Besar Ini Pesan 20 Jet Supersonik dari Boom Supersonic

Mungkin Anda Juga Suka :

Turki Razia Besar-besaran anti-LGBT dan Menangkap Puluhan Anggota  Demi Kebaikan Negara

Turki Razia Besar-besaran anti-LGBT dan Menangkap Puluhan Anggota  Demi Kebaikan Negara

14 September 2026

...

Bertentangan dengan Imam Mazhab dan Mayoritas Ulama Ahlussunnah, Berikut 10 Pendapat Al-Albani yang Kontroversial

Bertentangan dengan Imam Mazhab dan Mayoritas Ulama Ahlussunnah, Berikut 10 Pendapat Al-Albani yang Kontroversial

10 September 2026

...

Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Dihadiri Jutaan Orang dan Teriakan “Matilah Amerika dan Israel”

Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Dihadiri Jutaan Orang dan Teriakan “Matilah Amerika dan Israel”

5 Juli 2026

...

Pernyataan Islamofobia Anggota Kongres AS Randy Fine “Menyukai Anjing Daripada Muslim” Membuatnya Diminta Mundur

Pernyataan Islamofobia Anggota Kongres AS Randy Fine “Menyukai Anjing Daripada Muslim” Membuatnya Diminta Mundur

17 Februari 2026

...

Mengenal Ahlussunnah wal Jama’ah Sebagai Mayoritas Umat Islam Sepanjang Masa dan Zaman

Mengenal Ahlussunnah wal Jama’ah Sebagai Mayoritas Umat Islam Sepanjang Masa dan Zaman

4 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Maskapai Besar Ini Pesan 20 Jet Supersonik dari Boom Supersonic

Maskapai Besar Ini Pesan 20 Jet Supersonik dari Boom Supersonic

‘Akrab’ dengan Pembangkang dan Aktivis Saat Menggunakan Twitter, Wanita Saudi Dijatuhi Hukuman 34 Tahun Penjara

‘Akrab’ dengan Pembangkang dan Aktivis Saat Menggunakan Twitter, Wanita Saudi Dijatuhi Hukuman 34 Tahun Penjara

Discussion about this post

TERKINI

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

19 Oktober 2026

Pribadi Autentik atau Otentik Dilihat dari Karakter, Ciri-ciri, dan Mengenal Lawannya

18 Oktober 2026

Cara Mensucikan Ketika Tanpa Sengaja Memakan Daging Babi

17 Oktober 2026

Buka Kedutaan Besar di Al-Quds yang Diduduki, Iran Kecam Keras Kolombia

16 Oktober 2026

Pelantikan Jenderal Tandyo Budi Revita Sebagai KSAD dan Jenderal Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI

16 Oktober 2026

Pernyataan Sikap MUI, Pembatalan Konser Andrea Bocelli Simpatisan Israel di Indonesia Harus Dilakukan

16 Oktober 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Beras Perkuat Fondasi Ketahanan Pangan Nasional

15 Oktober 2026

Remitansi Mesir Mencapai Rekor 33,9 Miliar Dolar Saat Perang Timur Tengah Berlangsung

14 Oktober 2026

Tekan Biaya Internet, Kemkomdigi Kaji Perluasan Jaringan Internet Tetap atau Fixed Broadband

14 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video