Avesiar – Moskow
Rezim Kiev yang tengah bersiap melakukan provokasi tingkat tinggi di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye selama kunjungan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres ke Ukraina, adalah pemerasan nuklir, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam siaran TV Langsung Solovyov pada Kamis (18/8/2022), dilansir kantor berita Rusia TASS.
“Ini bukan hanya provokasi, ini yang kami kutuk sebagai pemerasan nuklir. Dan apa lagi selain provokasi lama di sekitar fasilitas nuklir, ancaman langsung terhadap tenaga nuklir. Ini jelas merupakan tindakan pemerasan nuklir,” katanya menekankan.
Zakharova mencatat bahwa dengan cara ini pihak berwenang Ukraina tidak hanya memeras satu negara atau entitas politik tertentu, tetapi seluruh benua Eropa. “Kita berbicara tentang energi nuklir, seluruh benua Eropa disandera karena ini semua ada di jantung Eropa,” tambahnya.
Hari ini, lanjut Zakharova, ilmu pengetahuan telah menunjukkan kepada kita bahwa konsekuensi dari bencana buatan manusia. “Dan berbagai tragedi di fasilitas nuklir tidak memiliki batas, mereka hanya memiliki batas waktu. Hanya waktu yang dapat membatasi penyebaran konsekuensi ini,” diplomat itu menyimpulkan. (ard)













Discussion about this post