• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nusantara Profil Perubahan

Pengacara Nawawi Bahrudin, Direktur LBH Pers 2012-2018 yang Peduli Masyarakat Termarjinalkan

by Ave Rosa
12 September 2022 | 23:57 WIB
in Profil Perubahan
Reading Time: 4 mins read
A A
Pengacara Nawawi Bahrudin, Direktur LBH Pers 2012-2018 yang Peduli Masyarakat Termarjinalkan

Direktur LBH Pers 2012-2018 dan kini advokat di Law Offices Nawawi Bahrudin & Partners. Foto: dok. pribadi

Avesiar – Tangerang

Setelah masa jabatannya sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers selama 2 periode berakhir, pria satu ini jarang terdengar oleh publik, terutama dunia pers Indonesia. Namun, bukan berarti kesibukannya berkurang.

Baru-baru ini, wartawan Avesiar.com berkesempatan mewawancarai secara khusus pria yang juga salah satu pengurus ICMI Kota Tangerang, membuka kembali tabir pilihan profesi dalam hidupnya. Penyuka olahraga futsal itu kemudian menceritakan latar belakang perjalanan karirnya di dunia hukum.

Keprihatinannya terhadap orang-orang buta hukum yang kebetulan harus berhadapan dengan persoalan hukum, adalah dasar dari pilihan pria kelahiran Tangerang 46 tahun silam ini menekuni dunia hukum.

Hingga  pria lulusan S1 dan S2 bidang Hukum Universitas Pancasila Jakarta pada 2001 dan 2020 itu kemudian aktif pada karir-karir awalnya di lembaga bantuan hukum

“Motivasi utama terjun pada lembaga bantuan hukum adalah membantu orang yang membutuhkan bantuan hukum karena menjadi korban ketidakadilan dan termarjinalkan,” ungkap Nawawi Bahrudin.

Nawawi Bahrudin. Foto dok. pribadi

Bagi Nawawi, LBH juga menjadi sekolah lanjutan bagi dia untuk lebih internalisasi ilmu hukum. Karena, menurut dia, di sana dipadukan antara belajar teori dan penerapan teori tersebut. 

“Selain itu, LBH juga menjadi wadah membangun jaringan dan berbagi pengalaman untuk saya,” beber pendiri kantor Advocate & Managing Partners Law Offices Nawawi Bahrudin & Partners.

Bacaan Terkait :

Kongres Advokat Indonesia Jadikan Tjoetjoe Sebagai Bapak Advokat Modern

LBH PP Muhammadiyah Ajukan Praperadilan Haris Azhar dan Fatia

Load More

Meskipun kini pria yang menjadi salah satu tim Lawyer Indonesialeaks, Koalisi NGO, dan Media untuk Jurnalisme Investigasi itu telah membuka kantor hukum sendiri, concern terhadap isu kebebasan pers dan kebebasan berekspresi masih menjadi perhatian.

“Namun ada beberapa isu yang menjadi konsern di saat membuka kantor advokat sendiri yaitu, laporan polisi, pertanahan, hukum keluarga, hukum kesehatan, hukum ketenagakerjaan, dan hukum kekayaan intelektual,” ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana dia menyeleksi terlebih dahulu kasus yang akan ditangani, Nawawi mengaku harus melakukan assessment (pengukuran, red) dulu kasus-kasus yang akan ditangani. “Tapi faktor utamanya adalah tentang posisi kasus dan alat bukti yang dimiliki calon klien. Saya tidak bisa membantu klien yang tidak jelas posisi kasus dan alat buktinya,” kata dia.

Menurutnya, banyak pengalaman dalam menangani perkara dan tiap perkara memiliki karakter sendiri yang tidak dapat diselesaikan dengan satu formula baku. Advokat, tambah Nawawi harus luwes dalam bersikap menghadapi klien dan lawan.

“Advokat adalah seorang professional independen. Yang walaupun ditunjuk mewakili klien, bukan berarti bisa dianggap sebagai sekedar “beking” yang membabibuta melakukan segala upaya hukum mewakili klien. Tetapi, sebagai orang yang ditunjuk untuk membantu mencari jalan penyelesaian yang paling menguntungkan bagi klien,” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, advokat di samping memiliki kompetensi mumpuni di bidang hukum, juga harus memahami teknis negosiasi yang handal. Selain itu, Advokat yang memiliki jaringan yang luas terkait dengan urusan yang hendak diselesaikan juga sangat membantu.

Nawawi Bahrudin. Foto: dok. pribadi.

Mengenai perbedaan antara bekerja sebagai advokat Lembaga Bantuan Hukum dan membuka kantor advokat sendiri, Nawawi menerangkan bahwa pada waktu di LBH, kasus dibiayai oleh LBH. Tentunya setelah dianggap memenuhi syarat oleh LBH. Sebagai advokat dengan kantor pribadi, kasus-kasus yang ditangani membiayai dirinya sendiri. Tentunya dengan kesepakatan biaya yang bisa diterima klien dan advokat.

“Buat saya klien adalah seorang pencari keadilan yang akan menyerahkan masalahnya untuk diselesaikan oleh advokat. Klien tetap sebagai pemilik masalah dan hasil yang mungkin akan diterima dari penyelesaian masalah tersebut,” ujar dia.

Oleh karena itu, paparnya, klien diberikan hak bertanya, mendapatkan informasi, dan dimintakan persetujuan terhadap tindakan hukum yang akan dilakukan advokat. Jadi prinsip partisipatif dengan klien dalam penanganan kasus diterapkan juga. “Tentu harapannya, bila klien puas dengan layanan yang diberikan, nanti bisa jadi referal bagi kolega-koleganya kepada kita,” kata dia.

Dalam perjalanan karirnya, Nawawi mengaku sempat menangani beberapa kasus yang mendapatkan perhatian publik dan media. Di antaranya adalah kasus yang dialami oleh Muhadkly atau Aco seorang Komika yang dituduh melakukan pencemaran nama baik serta kasus yang dialami oleh Donal Faris Aktivis ICW.

Lalu bagaimana dia membagi waktunya antara peran sebagai kepala rumah tangga dan ayah serta profesinya sebagai pengacara?

Nawawi mengakui bahwa memang membutuhkan waktu ekstra. Profesi advokat, menurutnya, terkadang tidak mengenal waktu kerja sebagaimana pekerja biasa. “Harus ready on call. Harus pandai membagi waktu untuk keluarga, terutama untuk kegiatan-kegiatan yang sudah diagendakan sebelumnya,” jelasnya.

Dalam perjalanannya sebagai seorang advokat, Nawawi yang alumni LBH Jakarta itu mengagumi sosok advokat Adnan Buyung Nasution.

“Beliau mumpuni secara ilmu hukum dan kaya pengalaman. Banyak advokat besar di Indonesia merupakan hasil didikan beliau, baik secara langsung atau tidak langsung. Saya bersyukur pernah mengenal dan berinteraksi dengan beliau, walapun tidak terlalu intens. Nilai-nilai dan semangat perjuangan beliau masih menjadi sumber inspirasi dan teladan,” kenangnya.

Dia berharap, semoga apa yang telah dirintis oleh almarhum Adnan Buyung Nasution menjadi jariyah amal yang tiada terputus bagi almarhum.

Nawawi Bahrudin sangat terbuka kepada masyarakat dan bisa dihubungi melalui emailnya nawawi.bahrudin@gmail.com . (ard)

Tags: Direktur LBH PersMasyarakat TermajinalkanNawawi BahrudinPeduliPengacara
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ayah, Islam Menjelaskan Keutamaan Bekerja Mencari Nafkah untuk Keluarga  

Next Post

Pengorbanan Mulia Siti Khodijah Istri Rasulullah SAW yang Menjelang Wafat Terdapat 83 Tambalan di Bajunya

Mungkin Anda Juga Suka :

Merayakan 1 Abad NU? Kenali 10 Tokoh Berpengaruh Berikut Profilnya

Inilah Nama Tokoh yang Hadir di Deklarasi Resolusi Jihad NU, Awal dari Peristiwa 10 November

17 November 2024

...

Asal-usul Muhammadiyah, Ormas Islam yang Memperkenalkan Sistem Pendidikan Modern dan Peduli Orang Miskin

Asal-usul Muhammadiyah, Ormas Islam yang Memperkenalkan Sistem Pendidikan Modern dan Peduli Orang Miskin

5 November 2024

...

Pendidikan Kita Harus Terukur dan Terstruktur, 9 Tahun Pendidikan Karakter Dibarengi Soft Skill serta Professional Attitude Mahasiswa

Pendidikan Kita Harus Terukur dan Terstruktur, 9 Tahun Pendidikan Karakter Dibarengi Soft Skill serta Professional Attitude Mahasiswa

9 Oktober 2024

...

Pernyataan Tegas, MUI Sikapi Panji Gumilang Al Zaytun Sesuai Kedudukan dan Garis Demarkasinya

LSP-MUI Perluas Skema Sertifikasi Syariah untuk Profesi, BNSP Setuju

9 Juni 2024

...

Mercu Buana – Students Learning and Support Center Diresmikan, Fokus Skill Bahasa Inggris Mahasiswa dan Dosen

Mercu Buana – Students Learning and Support Center Diresmikan, Fokus Skill Bahasa Inggris Mahasiswa dan Dosen

13 Mei 2024

...

Load More
Next Post
Pengorbanan Mulia Siti Khodijah Istri Rasulullah SAW yang Menjelang Wafat Terdapat 83 Tambalan di Bajunya

Pengorbanan Mulia Siti Khodijah Istri Rasulullah SAW yang Menjelang Wafat Terdapat 83 Tambalan di Bajunya

Seorang Pria di Arab Saudi Ditangkap Karena Umrohkan Mendiang Ratu Elizabeth II

Seorang Pria di Arab Saudi Ditangkap Karena Umrohkan Mendiang Ratu Elizabeth II

Discussion about this post

TERKINI

Di Ambang Mahacahaya

9 Maret 2026

Humor Saat Puasa, Nasruddin Hoja Menemani Penguasa dan Kisah Namrudz

9 Maret 2026

Profil Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ayahnya yang Juga Dibenci AS

9 Maret 2026

Tasbih Sunyi di Relung Nurani

8 Maret 2026

Humor Saat Puasa, Ketika Nasruddin Hoja Menyelamatkan Bulan

8 Maret 2026

Sunyi Sebagai Kitab Terbuka

7 Maret 2026

Prihatin 50 Persen Anak Indonesia Terpapar Konten Seksual, Komdigi Tunda Akses ke Medsos Sampai Usia 16 Tahun

6 Maret 2026

Pemerintah Berikan 66 Ribu Tiket Gratis dan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Lebaran

6 Maret 2026

Jadi Tempat Bukber yang Cozy di Mal, Resto Tekko Kebayoran Park Siapkan Paket 90 Ribuan

6 Maret 2026

Humor Saat Puasa, Mencoba Ganti Rokok dengan Kurma

6 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video