Avesiar – Jakarta
Berbuka puasa adalah saat yang dinantikan seteah seharian berpuasa. Namun, sebelum berbuka puasa, kita bisa mendapatkan pahala dari amalan sunnah yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam.
Mau tahu apa saja amalan tersebut? Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, Senin (27/3/2023), berikut amalannya.
Pertama, menyegerakan berbuka. Terkait ini, tercatat dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim sebagai berikut:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no 1957 – Muslim no.1098).
Kedua, berbuka puasa dengan yang manis-manis, seperti kurma bila ada. Jika tidak ada kurma, cukup dengan air putih saja.
Dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasalam beliau bersabda, “Apabila di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena kurma mengandung berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air putih karena air putih itu bersih (dapat menetralisir).” (HR. Tirmidzi no. 658)
Terakhir, hendaknya saat berbuka puasa kita membaca doa. Misalnya membaca doa:
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)
Atau doa yang biasa kita baca:
Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”
Mengenai doa yang kedua, Syekh Abu Bakar Syatha ad-Dimiyati dalam karyanya I’anatut Thalibin menjelaskan bahwa doa tersebut sunnah dibaca setelah berbuka puasa, bukan sebelum berbuka. (Lihat Abu Bakar Syatha ad-Dimiyati, I’anatut Thalibin, juz 2, hlm. 279). Wallahua’lam. (adm)













Discussion about this post