Avesiar – Jakarta
Akhlak bangsa dan generasi muda yang baik merupakan sebuah kebutuhan yang penting untuk membangun bangsa yang berkualitas yang penih nilai agama dan norma, serta etika yang santun dalam masyarakat yang majemuk.
Hal ini yang menjadi perhatian khusus Majelis Ulama Indonesia. Melalui Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PDPAB) MUI, langkah penguatan akhlak bangsa tersebut direalisasi dengan diselenggarakannya Training Akhlak Bangsa bagi generasi muda di Aula Buya Hamka, Kantor MUI, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2024).
Program itu, menurut Sekretaris PDPAB MUI KH Nurul Badruttamam, merupakan langkah preventif dalam menangani berbagai persoalan bangsa. Dia menilai, persoalan bangsa akibat rendahnya akhlak di antaranya seperti narkoba, pergaulan bebas, dan isu-isu lainnya yang dihadapi milenial saat ini.
“PDPAB MUI sangat berkomitmen mendorong pemahaman nilai-nilai akhlak Islami di kalangan generasi milenial. Dengan memberikan pemahaman yang kuat tentang akhlak yang baik, kami berharap dapat membantu mereka menghadapi berbagai tantangan moral yang ada di lingkungan sekitar,” ujarnya dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, Ahad (11/2/2024).
Kegiatan tersebut, lanjut Kiai Nurul Badruttamam, dihadiri oleh 60 peserta yang berasal dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-DKI Jakarta. Kiai Nurul Badruttamam berharap, dengan adanya kegiatan ini para peserta memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pentingnya akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Disampaikannya, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. “Hasilnya kami mengharap duta akhlak bangsa ini menjadi penggerak perbaikan akhlak bangsa di masyarakat,” ucapnya. (dwi)













Discussion about this post