• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Teknologi

Memprotes Project Nimbus Google dengan Israel, Puluhan Karyawan Dipecat

by Ave Rosa
18 April 2024 | 23:55 WIB
in Teknologi
Reading Time: 2 mins read
A A
Memprotes Project Nimbus Google dengan Israel, Puluhan Karyawan Dipecat

ILustrasi. Foto: Pexels/Panumas Nikhomkhai.

Avesiar – Jakarta

Aksi duduk 28 karyawan Google selama 10 jam di dua kantor raksasa teknologi itu di California dan New York City, sebagai bentuk protes terhadap hubungan perusahaan tersebut dengan Israel, membuat perusahaan tersebut memutus kontrak kerja mereka.

Dikutip dari TRT World, Kamis (18/4/2024), protes yang dipimpin oleh kelompok bernama No Tech For Apartheid terhadap Project Nimbus, kontrak cloud senilai 1,2 miliar dolar dengan Israel pada Selasa (16/4/2024), mendapat respons dengan pemecatan 28 karyawan yang dituduh mengambil bagian dalam aksi tersebut.

“Malam ini, Google tanpa pandang bulu memecat lebih dari dua lusin pekerja, termasuk mereka di antara kami yang tidak berpartisipasi langsung dalam protes bersejarah yang berlangsung selama 10 jam di dua pantai kemarin,” tulis No Tech For Apartheid dalam sebuah postingan di X, dikutip dari TRT World.

Disebutkan bahwa, kepala keamanan global Google Chris Rackow menekankan kebijakan nol toleransi perusahaan terhadap perilaku para pengunjuk rasa dalam memo yang dikirimkan kepada seluruh karyawan yang juga beredar di media sosial.

“Perilaku seperti ini tidak mendapat tempat di tempat kerja kami dan kami tidak akan menoleransinya,” katanya.

No Tech For Apartheid mengutuk tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai “tindakan pembalasan yang mencolok”.

Kelompok itu menyebut tindakan pembalasan yang mencolok tersebut merupakan indikasi jelas bahwa Google lebih menghargai kontrak senilai 1,2 miliar dolar dengan pemerintah dan militer Israel yang melakukan genosida dibandingkan pekerjanya sendiri.

Bacaan Terkait :

Google Dituduh Para Pekerjanya ‘Mengamuk’ Setelah 50 Orang Dipecat Karena Protes Kontrak Israel

Load More

Polisi menangkap sekelompok karyawan di New York dan California setelah mereka melakukan protes selama 10 jam, kemudian kelompok tersebut melaporkan pada X.

Protes tersebut juga bertepatan dengan serangan Israel yang terus berlanjut di Gaza, yang sejak 7 Oktober telah merenggut lebih dari 33.800 nyawa.

Pemecatan tersebut, yang terjadi hanya beberapa jam setelah sembilan karyawan ditahan oleh polisi selama protes duduk di Sunnyvale, California, dan sebuah kantor di New York, telah menimbulkan gelombang kontroversi di dalam dan di luar perusahaan.

Proyek Nimbus adalah kontrak senilai 1,2 miliar dolar untuk proyek ini ditandatangani pada April 2021 antara Israel, Google, dan Amazon.

Kerja sama yang diumumkan Israel pada April 2021 tersebut yang mencakup sistem cloud dan pembelajaran mesin yang memungkinkan penyimpanan data, pengumpulan, analisis, identifikasi motif dan fitur dari data, serta prediksi potensi data dan motif.

Tender negara secara besar-besaran tersebut memungkinkan Israel untuk membangun pusat server penyimpanan cloud lokalnya. Di mana semua sumber data yang disediakan oleh Israel dan militernya, termasuk database, sumber daya, dan bahkan sumber observasi langsung seperti kamera jalanan dan drone, dapat dikumpulkan.

Proyek tersebut, menurut pendapat kritikus, membantu Israel melanjutkan pendudukannya di wilayah Palestina dan melakukan pemisahan terhadap rakyat Palestina itu. (ard)

Tags: Pemecatan Karyawan GoogleProject NimbusProject Nimbus GoogleProject Nimbus IsraelProtes Karyawan GoogleServer Penyimpanan Cloud
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bukti Bahwa Pikiran Mempengaruhi Tubuh Kita

Next Post

Kisah Siksa Kubur Orang yang Suka Ghibah dan Adu Domba

Mungkin Anda Juga Suka :

Mampu Menjangkau 6000 Kilometer, Turki Pamerkan ‘Yildirimhan’ Rudal Balistik Antarbenua

Mampu Menjangkau 6000 Kilometer, Turki Pamerkan ‘Yildirimhan’ Rudal Balistik Antarbenua

6 Mei 2026

...

Harus Membayar 6 Juta Dolar Karena Produknya Dirancang untuk Kecanduan Remaja, Meta dan YouTube Rencana Banding

Harus Membayar 6 Juta Dolar Karena Produknya Dirancang untuk Kecanduan Remaja, Meta dan YouTube Rencana Banding

26 Maret 2026

...

Fenomena Kota-kota Futuristik yang Ditenagai oleh Energi Terbarukan, Cek Kota-kotanya

Fenomena Kota-kota Futuristik yang Ditenagai oleh Energi Terbarukan, Cek Kota-kotanya

21 Februari 2026

...

Studi Menyebutkan, Sampah AI Berupa 20 Persen Video Berkualitas Rendah Marak di Youtube dengan Miliaran Penayangan

Studi Menyebutkan, Sampah AI Berupa 20 Persen Video Berkualitas Rendah Marak di Youtube dengan Miliaran Penayangan

29 Desember 2025

...

Betapa Berantakannya Penelitian Kecerdasan Buatan, Akademisi Menyebut Punya Masalah Kecerobohan

Betapa Berantakannya Penelitian Kecerdasan Buatan, Akademisi Menyebut Punya Masalah Kecerobohan

6 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Kisah Siksa Kubur Orang yang Suka Ghibah dan Adu Domba

Kisah Siksa Kubur Orang yang Suka Ghibah dan Adu Domba

Larangan Buruk Sangka atau Suudzon dalam Hadits

Larangan Buruk Sangka atau Suudzon dalam Hadits

Discussion about this post

TERKINI

Budiyanto Darmastono “The Pioneer Minded”, Bos Kurir SAP Ekspres yang Terapkan IT Terdepan untuk COD

3 Juni 2026

Membuminya Endang Rosawati, Eks Corsec BNI Syariah Kini CEO Taha Institute, Edukasi Keuangan Syariah

2 Juni 2026

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video