• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Masjid & Activity

Kisah Siksa Kubur Orang yang Suka Ghibah dan Adu Domba

by Avesiar
19 April 2024 | 09:14 WIB
in Masjid & Activity
Reading Time: 3 mins read
A A
Kisah Siksa Kubur Orang yang Suka Ghibah dan Adu Domba

Ilustrasi. Foto: Pexels/Bastian Riccardi.

Avesiar – Jakarta

Siksa kubur, naudzubillahimindzalik, adalah hal yang dihindari oleh seorang Muslim. Kisah mengenai hal ini dapat disimak pada ulasan berikut.

Suatu ketika, dilansir laman Nahdlatul Ulama, Senin (16/1/2023), hiduplah seorang pemuda penduduk kota yang memiliki saudara perempuan namun tidak tinggal bersamanya. Saudara perempuan itu tinggal di salah satu sudut kota bersama ibunya.

Pemuda itu sepertinya memiliki urusan lain hingga memaksanya untuk tidak tinggal bersama keluarganya. Hingga suatu saat, saudara perempuannya mengadu kepada pemuda itu bahwa kondisinya sedang tidak baik. Ternyata perempuan itu sakit parah.

Pemuda itu lantas bergegas pulang untuk menjenguk saudara perempuannya.

Nahas, tak lama kemudian perempuan itu meninggal dunia. Pemuda itu lantas merasa sangat bersalah. Ia merasa telah gagal menjaga keluarganya. Sebagai lelaki, ia merasa harus bertanggung jawab menebus segala kesalahannya.

Ia kemudian mengikuti segala proses pemularsaan jenazah saudarinya. Memandikan, mengkafani, menshalati dan ia juga ikut memikul jenazah saudarinya menuju pemakaman. Bahkan ia pun turun ke liang lahat untuk mengistirahatkan saudarinya itu.

Setelah prosesi pemakaman selesai, ia lantas pulang kembali ke rumah berkumpul dengan sanak saudara dan ibunya. Selang beberapa saat ia merasa kehilangan dompetnya.

Bacaan Terkait :

Beberapa Peristiwa yang Rasulullah SAW Saat Mi’raj Tanyakan kepada Jibril AS

Bukti Bahwa Pikiran Mempengaruhi Tubuh Kita

Akibat Menonton Film dan Musik Korsel, Dua Remaja Korut Dihukum Kerja Paksa 12 Tahun

Mengejar Takwa: Masih Berbohong dan Ghibah, Allah Tidak Membutuhkan Lapar dan Hausmu

Kisah Orang yang Suka Ghibah dan Adu Domba Menjalani Siksa Kubur

Fitnah, Bahaya serta Dosanya Menurut Al Qur’an dan Hadits

Hati-hati Ghibah dan Fitnah Dalam Pergaulan yang Dibenci Allah dan Rasul-Nya

Load More

Setelah diingat-ingat, ternyata dompetnya jatuh di liang lahat dan ikut terkubur di makam saudarinya. Ia kemudian meminta tolong seorang lelaki dari sahabatnya untuk menemani menggali ulang kuburan saudarinya.

Keduanya kemudian mendatangi pemakaman dan mulai menggalinya. Ia dan sahabatnya menggali dengan kewaspadaan tinggi. Sembari mengamati setiap cangkul tanah yang barangkali terdapat dompet yang ia maksud.

Dan benar, setelah galian mendekati jenazah, dompetnya pun berhasil ditemukan. “Menyingkirlah sebentar dariku agar aku dapat melihat keadaan jenazah saudariku,” pinta pemuda itu kepada sahabatnya.

Sahabatnya pun lantas keluar dari liang lahat dan memakluminya. Sebagai seorang yang bersaudara dengan jenazah. Tentu ia ingin memastikan keadaan saudarinya di dalam lubang peristirahatan. Atau barang kali juga ada sepatah dua patah kata yang ingin diucapkan kepada saudarinya itu. Dan itu adalah privasi keluarga yang harus dihormati.

Saat ia mencoba menyingkap jasad saudara perempuannya, tiba-tiba dari liang lahat terdapat api yang berpijar, menyemburat, dan seakan siap melahap jenazah itu dengan kobaran apinya. Ia begitu kaget. Ia lantas buru-buru keluar dari liang dan segera memerintahkan sahabatnya untuk kembali menutup makam saudarinya itu.

Beruntung saja sang sahabat tidak begitu menyadari hal itu. Pikirannya pun kacau. Hatinya begitu terpukul dan sedih. Ternyata saudara perempuan yang ia sayangi, mendapatkan siksa kubur yang pedih sekali.

Ia lantas kembali ke rumah dengan gundah. Buru – buru ia mendekat kepada ibunda dan berbisik.

“Wahai ibu, ceritakanlah kepadaku bagaimanakah saudara perempuanku selama ia menjalani kehidupan di dunia?”

Merasa aneh dengan pertanyaan putranya. Sang ibu lantas menanyakan sebab mengapa ia menanyakan hal demikian. Ia pun menceritakan kejadian yang baru saja ia alami di pemakaman saudarinya.

Namun anehnya, ibunya tak merasa kaget dan malah pandangannya menerawang jauh sembari berkisah.

“Dahulu saudarimu itu memiliki kebiasaan mendatangi pintu-pintu rumah tetangga. Ia kemudian menempelkan telinganya di daun pintu, untuk mencuri dengar perkara yang terjadi di dalam rumah tetangga. Maka ketika ia mendapatkan informasi baru, ia lantas mengumbar perkara itu, berlaku ghibah, bahkan mengadu domba antartetangga.”

Setelah mendengar penuturan sang ibunda, ia pun sekarang paham bahwa itu adalah sebab azab kubur saudarinya itu.

“Maka barang siapa yang ingin selamat dari azab kubur, hendaknya ia menjauhi perkara adu domba dan ghibah.”

Demikianlah perkataan Hujjatul Islam, Syekh Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali atau biasa dikenal dengan Imam Ghazali, menutup kisah tersebut yang termaktub dalam Kitab Mukasyafatul Qulub Al-Muqarrib ila Hadrati ‘Alamil Ghuyub fi ‘Ilmi Tasawuf, halaman 71.

Ustadz Ulin Nuha Karim, Ustadz di Pesantren Brabo, Grobogan, Jawa Tengah 

Wallahua’lam. (adm)

Tags: Adu DombaGhibahHukumanSiksa KuburSuka Adu DombaSuka Ghibah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Memprotes Project Nimbus Google dengan Israel, Puluhan Karyawan Dipecat

Next Post

Larangan Buruk Sangka atau Suudzon dalam Hadits

Mungkin Anda Juga Suka :

Wawasan Tentang Bulan Muharram, Peristiwa-peristiwa Penting, dan Puasa Penebus Dosa

Wawasan Tentang Bulan Muharram, Peristiwa-peristiwa Penting, dan Puasa Penebus Dosa

15 Juni 2026

...

Selain Utamanya Sebagai Tempat Shalat, Inilah Cara Memakmurkan Masjid

Selain Utamanya Sebagai Tempat Shalat, Inilah Cara Memakmurkan Masjid

5 Juni 2026

...

Memahami Tarekat atau Thoriqoh, Terminologi, Pengertian, dan Para Tokohnya

Memahami Tarekat atau Thoriqoh, Terminologi, Pengertian, dan Para Tokohnya

2 Juni 2026

...

Hukum Berkurban dengan Kambing yang Kerdil

Hukum Berkurban dengan Kambing yang Kerdil

9 Mei 2026

...

Mencermati Hukum Shalat Fardhu di Akhir Waktu Beralasan Menjaga Wudhu

Mencermati Hukum Shalat Fardhu di Akhir Waktu Beralasan Menjaga Wudhu

3 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Larangan Buruk Sangka atau Suudzon dalam Hadits

Larangan Buruk Sangka atau Suudzon dalam Hadits

Dosa dan Bahaya Fitnah yang Disebutkan dalam Al Qur’an serta Hadits

Dosa dan Bahaya Fitnah yang Disebutkan dalam Al Qur’an serta Hadits

Discussion about this post

TERKINI

Hukum Islam Soal Hormat Bendera Merah Putih Menurut NU dan Muhammadiyah

16 Agustus 2026

TAU Meluluskan 237 Sarjana serta Magister Berbasis Technopreneurship dan Sustainability di Wisuda Ke-XI

15 Agustus 2026

Gempa M7,7 Flores Akibatkan 47 Meninggal dan 157 Rumah Rusak, BMKG Catatkan 235 Gempa Susulan serta Kordinasinya

15 Agustus 2026

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

14 Agustus 2026

Puji Kolaborasi Kemandirian Teknologi dan Industri Nasional, Presiden Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional

13 Agustus 2026

Gelar Lomba Makan Rendang Terbanyak dan Tercepat di 17 Agustus, Gadang Barubah Kasih Hadiah Rp 1 Juta

13 Agustus 2026

Lulusan Perguruan Tinggi Bisa Ikut Program Magang Nasional 2026, Tersedia 150 Ribu Kursi

13 Agustus 2026

Paket Cobek Lengkap Plus Minum Cuma 45 Ribuan Jadi Cara Tekko Meriahkan HUT RI

13 Agustus 2026

Jangan Meremehkan 5 Dosa yang Berat Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat Ini

12 Agustus 2026

Perjalanan “Cinta dan Cita” Tofan Mahdi, Menggapai Kecintaan Jadi Wartawan & Sukses Jadi Humas Sawit

12 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video