• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Muslim Fashion

Mengejar Takwa: Masih Berbohong dan Ghibah, Allah Tidak Membutuhkan Lapar dan Hausmu

by Avesiar
4 April 2023 | 16:27 WIB
in Muslim Fashion
Reading Time: 4 mins read
A A
Mengejar Takwa: Masih Berbohong dan Ghibah, Allah Tidak Membutuhkan Lapar dan Hausmu

Ilustrasi. Foto: Pexels/Thirdman

Avesiar – Jakarta

Puasa di bulan Ramadhan selain sebagai suatu kewajiban bagi setiap Muslim, juga menjadi tujuan utama syariat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Artinya, sebagaimana dikutip dari laman Nahdlatul Ulama, Selasa (4/4/2023), dengan berpuasa kepatuhan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala harus semakin meningkat. Semua perintah dan tanggung jawab harus kita penuhi, dan setiap hal-hal yang dilarang harus kita jauhi.  

Berkaitan hal ini, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an: 

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah, ayat 183).​​​​​​​  

Ketakwaan yang dimaksud dalam ayat tersebut harus benar-benar kita tumbuhkan dalam segala aspek. Misalnya, takwa dalam hal akidah, berarti kita tidak boleh untuk menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun.

Takwa dalam hal perilaku, berarti kita semua tidak seharusnya melakukan maksiat. Sedangkan takwa dalam hal niat, berarti kita memposisikan keridhaan Allah di atas segala-galanya.​​​​​​​

Lidah orang yang bertakwa tidak akan mudah membicarakan kejelekan orang lain, berbohong, dan lainnya. Ia sadar bahwa dirinya juga memiliki kejelekan sebagaimana manusia pada umumnya yang tidak lepas dari kesalahan. ​​​​​​​  

Bacaan Terkait :

Humor Saat Puasa, Membagi Waktu Istri Tua dan Istri Muda Ketika Puasa

Jangan Pusing, Berikut Menu Sahur dan Buka Puasa untuk Sebulan

Mengejar Keberkahan Ramadhan, Hal-hal yang Perlu Disiapkan dan Diikhtiarkan Sebelum Puasa

Berbohong Membuat Kita Terjebak, Bagaimana Berhenti dari Kebiasaan Berbohong?

Tips Berbuka Puasa di Luar yang Oke Punya

Cerita Para Mahasiswa yang Menjalani Ramadhan Jauh dari Rumah

Beberapa Peristiwa yang Rasulullah SAW Saat Mi’raj Tanyakan kepada Jibril AS

Load More

Telinganya tidak akan mudah digunakan untuk mendengarkan setiap sesuatu yang diharamkan dalam Islam. Kakinya tidak akan mudah digunakan untuk pergi menunju tempat-tempat maksiat dan hal-hal yang tidak diridhai oleh Allah.

Segala perilakunya mencerminkan budi pekerti yang luhur.​​​​​​​   Karena itu, ada banyak orang-orang yang berpuasa namun hanya mendapatkan dahaga dan lapar. Bahkan ia tidak mendapatkan pahala sedikit pun, karena puasa yang ia jalani tidak bisa menumbuhkan ketakwaan dalam dirinya.​​​​​​​  

Hal tersebut akibat anggota tubuhnya tidak ia jaga dari hal-hal yang bisa merusak eksistensi takwa itu sendiri. Ia tidak berhasil menjaga lidah dari berbohong, membicarakan keburukan orang lain. Ia tidak berhasil menjaga pandangannya dari hal-hal yang diharamkan, dan lain sebagainya.​​​​​​​  

Karena itu, sungguh merugi orang-orang yang tidak bisa menjadikan puasa sebagai perantara untuk bisa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dengan berpuasa, ia justru tidak bisa lebih dekat kepada-Nya, namun semakin jauh. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah mengingatkan kepada kita semua tentang hal ini. 

Beliau Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: 

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan justru mengerjakannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang ia tahan.” (HR Al-Bukhari).​​​​​​​  

Berkaitan dengan hadits Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di atas, Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali (wafat 795 H) mengingatkan kepada kita semua perihal puasa orang yang tidak bisa menjaga anggota tubuhnya dari hal-hal yang dilarang, hanya akan menjadikan dirinya semakin dimurkai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Ia mengatakan:

“Setiap shalat malam yang tidak dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, maka hanya akan menambah jauh pelakunya (dari Allah); dan setiap puasa yang tidak dijaga dari perkataan dan perbuatan dusta, maka hanya akan mewariskan kemurkaan dan penolakan kepada pelakunya (dari Allah). Wahai kaum, di mana bekas puasa dan cahaya shalat malam?” (Ibnu Rajab, Lathaiful Ma’arif fi Ma li Mawasimil ‘amm minal Wadhaif, [Daru Ibni Hazm: 2004], juz I, halaman 183).​​​​​​​  

Semua penjelasan di atas berbanding lurus dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Quran, bahwa Dia hanya akan menerima amal ibadah dari orang-orang yang bertakwa.

Dalam surat Al-Ma’idah disebutkan:

“Sesungguhnya Allah hanya akan menerima (amal) dari orang yang bertakwa.” (QS Al-Ma’idah: 27).​​​​​​​  

Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam tafsirnya mengatakan bahwa yang dimaksud “al-muttaqin” pada ayat di atas adalah orang-orang yang takut kepada Allah, sehingga ia tidak menyekutukan-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya. Ia tidak mencari pujian dari manusia, tidak berbohong, tidak berkata kotor, dan hanya menjadikan Allah sebagai akhir dari tujuan ibadah. (Wahbah bin Musthafa Az-Zuhaili, Tafsirul Munir, [Beirut, Darul Fikr: 1418 H], juz VI, halaman 154).​​​​​​​  

Puasa yang tidak bisa menumbuhkan ketakwaan dalam diri kita semua, hanya akan mendapatkan murka dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Karenanya, mari kita jaga puasa kita dengan benar. Hindari setiap sesuatu yang bisa merusak eksistensi puasa, agar semua ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadhan ini menjadi ibadah yang diterima oleh Allah, Aamiin.​​​​​​​ Wallahua’lam. ​​​​​​​

 (adm)

Tags: GhibahMenjaga PuasaMeraih TakwaPuasa RamadanPuasa RamadhanSuka BohongSuka GhibahTakwa
ShareTweetSendShare
Previous Post

Negara-negara Afrika Diajak untuk “Selamatkan Dunia dari Homoseksualitas”, RUU Hukuman Mati Disiapkan

Next Post

Tips Membatasi Dampak Merusak dari Cahaya Biru Laptop dan Ponsel

Mungkin Anda Juga Suka :

Integritas serta Profesional dalam Mengemban Amanat dan Pekerjaan Ditegaskan Islam untuk Mencegah Kerusakan

Integritas serta Profesional dalam Mengemban Amanat dan Pekerjaan Ditegaskan Islam untuk Mencegah Kerusakan

25 Februari 2026

...

Anggota Keluarga yang Berhak Menjadi Wali Nikah Bagi Perempuan dan Wali Hakimnya

Anggota Keluarga yang Berhak Menjadi Wali Nikah Bagi Perempuan dan Wali Hakimnya

29 Oktober 2025

...

Alasan Shalat 5 Waktu Hukumnya Wajib, Pengertian dan Waktu Pelaksanaan

Alasan Shalat 5 Waktu Hukumnya Wajib, Pengertian dan Waktu Pelaksanaan

9 September 2025

...

Wajibnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dan Keistimewaannya

Wajibnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dan Keistimewaannya

3 Juli 2025

...

Tuntunan Islam Mengenai Merias Diri atau Make Up Bagi Muslimah dan Komentar Ibu Rumah Tangga

Tuntunan Islam Mengenai Merias Diri atau Make Up Bagi Muslimah dan Komentar Ibu Rumah Tangga

1 Juni 2025

...

Load More
Next Post
Tips Membatasi Dampak Merusak dari Cahaya Biru Laptop dan Ponsel

Tips Membatasi Dampak Merusak dari Cahaya Biru Laptop dan Ponsel

Usai Sertijab Menpora Dito Ingin Tancap Gas Sukseskan Program di Kemenpora

Usai Sertijab Menpora Dito Ingin Tancap Gas Sukseskan Program di Kemenpora

Discussion about this post

TERKINI

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026

Bahayanya Melanggar Hukum Haji, 19 Warga Indonesia Ditangkap Otoritas Saudi

15 Mei 2026

Kokohnya Arief ‘Wing’ Wiryawan Mantan Humas yang Banting Setir Jadi Dirut Properti, Hearty Leader

15 Mei 2026

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

14 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video