• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Muslim Fashion

Integritas serta Profesional dalam Mengemban Amanat dan Pekerjaan Ditegaskan Islam untuk Mencegah Kerusakan

by Avesiar
25 Februari 2026 | 22:54 WIB
in Muslim Fashion
Reading Time: 4 mins read
A A
Integritas serta Profesional dalam Mengemban Amanat dan Pekerjaan Ditegaskan Islam untuk Mencegah Kerusakan

Ilustrasi. Foto: Pexels

Avesiar – Jakarta

Amanat yang diterima baik berupa kepercayaan maupun pekerjaan membutuhkan sifat amanah dan sikap profesional. Hal ini juga ditegaskan dalam Islam bagaimana seorang Muslim wajib menjaga amanah yang mencerminkan integritas diri.

Dilansir laman Nahdlatul Ulama, Jum’at (19/7/2024), dalam materi berjudul: Khutbah Jumat: Integritas dan Profesionalisme Kerja dalam Islam, diulas bagaimana akhir-akhir ini banyak berita yang menunjukkan tidak adanya integritas dan profesionalisme dalam bekerja dan mengemban amanat.

Hal itu seperti, melakukan tindakan-tindakan yang mencederai diri dan komitmen bekerja seperti perbuatan asusila, melanggar etika, korupsi, dan sebagainya. Ini menunjukkan buruknya kualitas seseorang dalam bekerja.

Dalam sejarah Islam, terdapat kisah yang menunjukkan tidak adanya profesionalisme dalam bekerja. Seperti tragedi perang Uhud, yang membuat Nabi dan para sahabatnya diserang balik oleh para musuh, sehingga membuat kelompok Islam mundur dan kalah. Ini akibat dari sikap para sahabat yang tergiur terhadap harta ghanimah (harta rampasan perang) sehingga menjadikan mereka tidak disiplin sebagaimana arahan nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Namun para sahabat segera menyadari kesalahan tersebut. Mereka menjadikan perang Uhud sebagai pelajaran berharga agar tidak sampai terulang kembali. Alhasil, pada perang-perang berikutnya para sahabat melakukannya sesuai arahan dan strategi yang telah disepakati bersama Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Zaman sekarang, tidak adanya integritas dan profesionalisme dalam bekerja dan menjalankan amanat jabatan sering terdengar di berbagai kesempatan. Padahal, kedua aspek ini mestinya dijadikan prinsip sekaligus komitmen dalam melakukan sebuah pekerjaan, terlebih pekerjaan yang menyangkut hajat banyak orang. Sebab pada dasarnya sebuah pekerjaan itu merupakan amanah, maka sudah seyogyanya amanah harus ditunaikan sebagaimana mestinya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman di surat an-Nisa’ ayat 58:

Bacaan Terkait :

Taat Aturan Lalulintas Saat Berkendara Diajarkan dalam Islam, Integritas dan Hifzhun Nafs

Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Presiden Menegaskan Agar Pejabat Baru Berkomitmen dan Amanah

Apa yang Kamu Ketahui Tentang Integritas?

Pesan Rektor Mercu Buana Saat Wisuda: Pentingnya Integritas, Etika, dan Empati dalam Kepemimpinan

Load More

“Sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.”

Agama Islam sendiri mengajarkan agar ketika bekerja hendaknya kita melakukannya secara optimal dan penuh tanggung jawab. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan imam al-Thabrani di dalam kitab al-Mu’jam al-Awsath:

“Sesungguhnya Allah menyukai seseorang ketika mengerjakan sebuah pekerjaan dilakukan dengan profesional.”

Patut menjadi catatan di sini bahwa profesionalisme bukan berarti harus serba sempurna. Akan tetapi profesionalisme di sini bermakna sungguh-sungguh dalam bekerja sesuai kapasitas dan kredibilitasnya. Kedua aspek inilah yang perlu disadari bersama. Muslim harus bercermin dan merenung akan bakat dan kemampuan masing-masing.

Apabila memang pada dasarnya pekerjaan itu bukan bidangnya, namun orang tersebut tetap memaksakan diri untuk mengerjakannya, maka sudah pasti hasilnya tidak akan maksimal. Bahkan bisa saja masuk pada pepatah ‘jauh panggang dari api.’

Diakui atau tidak, banyak pekerjaan yang dilakukan oleh bukan ahlinya. Di dunia pendidikan, kantor, perusahaan, wirausaha, dan bidang lainnya, seringkali proses rekrutmen dan penentuan jabatan dan pekerjaannya bukan berdasarkan kapasitas, melainkan berdasarkan kedekatan, baik personal maupun sosial.

Muslim harus mengingat ultimatum yang pernah disabdakan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana diriwayatkan imam al-Bukhari di dalam kitab Shahih-nya:

“Apabila sebuah urusan diberikan kepada bukan ahlinya maka tunggulah waktu kebinasaannya.”

Dalam hadits ini Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hendak menegaskan agar kita memberikan mandat kepada seseorang yang memang mempunyai kapasitas sesuai bidangnya, sehingga yang bersangkutan dapat mengerjakan mandat tersebut secara profesional. Ini yang pertama.

Yang kedua, seoranh Muslim juga harus jujur kepada diri sendiri mengenai kapasitas diri sendiri. Seorang Muslim tidak boleh terlena dengan gaji atau upah yang dijanjikan sehingga membuat lupa diri terhadap kapasitas yang dimiliki. Bila memang tidak mampu untuk mengemban sebuah jabatan atau pekerjaan, maka lebih baik tidak menyentuh ranah tersebut sama sekali.

Badruddin al-‘Aini ketika mengomentari hadits tersebut di dalam kitabnya, ‘Umdah al-Qari syarh Shahih al-Bukhari, mengatakan bawah maksud ‘urusan’ di situ adalah urusan-urusan yang berkaitan dengan agama, seperti ketatanegaraan, putusan pengadilan, dan fatwa persoalan agama. Ada pendapat juga yang mengatakan bahwa bisa saja urusan tersebut tidak berkaitan dengan agama secara an sich.

Jika dicermati lagi, memang tampaknya hadits tersebut berbicara urusan secara umum, sehingga tidak terbatas pada urusan agama saja. Dengan demikian, urusan duniawi juga menjadi objek dari peringatan tersebut. Dan itu sudah terbukti dalam kehidupan sehari-hari ketika melihat sebuah pekerjaan dilakukan oleh orang yang tidak mempunyai kapasitas di pekerjaan itu, maka akan tidak maksimal.

Penting juga untuk dipertegas di sini bahwa melaksanakan ibadah dan kewajiban agama lainnya juga termasuk dari sebuah pekerjaan. Maka dari itu, bagaimana caranya seorang Msulim mengerjakan berbagai kewajiban agama secara profesional. Ibadah shalat, puasa, sedekah, dan lainnya, baik yang fardhu maupun yang sunnah, yang personal maupun yang sosial, dilakukan dengan maksimal.

Dengan demikian, seorang Muslim bukan hanya akan menjadi pribadi yang baik di mata manusia, melainkan juga akan mendapatkan derajat yang tinggi di hadapan Allah. Wallahua’lam. (adm)

Tags: Ajaran IslamIntegritasMengemban AmanatProfesional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Puasa: Membuka Langit Jiwa

Next Post

Layanan Konsuler AS di Permukiman Tepi Barat yang Diduduki Dikecam Karena Melanggar Hukum Internasional

Mungkin Anda Juga Suka :

Anggota Keluarga yang Berhak Menjadi Wali Nikah Bagi Perempuan dan Wali Hakimnya

Anggota Keluarga yang Berhak Menjadi Wali Nikah Bagi Perempuan dan Wali Hakimnya

29 Oktober 2025

...

Alasan Shalat 5 Waktu Hukumnya Wajib, Pengertian dan Waktu Pelaksanaan

Alasan Shalat 5 Waktu Hukumnya Wajib, Pengertian dan Waktu Pelaksanaan

9 September 2025

...

Wajibnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dan Keistimewaannya

Wajibnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dan Keistimewaannya

3 Juli 2025

...

Tuntunan Islam Mengenai Merias Diri atau Make Up Bagi Muslimah dan Komentar Ibu Rumah Tangga

Tuntunan Islam Mengenai Merias Diri atau Make Up Bagi Muslimah dan Komentar Ibu Rumah Tangga

1 Juni 2025

...

Pemahaman Berteman Karena Iman dan Ketakwaan Demi Keselamatan Dunia Akhirat serta Apa Kata Mereka

Pemahaman Berteman Karena Iman dan Ketakwaan Demi Keselamatan Dunia Akhirat serta Apa Kata Mereka

25 Mei 2025

...

Load More
Next Post
Layanan Konsuler AS di Permukiman Tepi Barat yang Diduduki Dikecam Karena Melanggar Hukum Internasional

Layanan Konsuler AS di Permukiman Tepi Barat yang Diduduki Dikecam Karena Melanggar Hukum Internasional

Di Balik Tirai Wujud dan Sangka

Di Balik Tirai Wujud dan Sangka

Discussion about this post

TERKINI

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026

Bahayanya Melanggar Hukum Haji, 19 Warga Indonesia Ditangkap Otoritas Saudi

15 Mei 2026

Kokohnya Arief ‘Wing’ Wiryawan Mantan Humas yang Banting Setir Jadi Dirut Properti, Hearty Leader

15 Mei 2026

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

14 Mei 2026

Persistensi Pung Purwanto Pemred Sindonews Memimpin Platform Media Online di Tengah Badai Hoaks

14 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video