• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Hidup Sehat

Radang Kulit yang Sering Kambuh atau Psoriasis, Penyebab yang Bisa Dihindari

by Avesiar
28 Juni 2024 | 22:10 WIB
in Hidup Sehat
Reading Time: 6 mins read
A A
Radang Kulit yang Sering Kambuh atau Psoriasis, Penyebab yang Bisa Dihindari

Foto: via hellosehat.com

Avesiar – Jakarta

Sebagian orang mungkin mengalami kondisi radang kulit yang sulit sekali sembuh atau hilang. Mungkin saja seseorang mengalami kondisi kulit yang disebut psoriasis.

Dilansir Hello Sehat, psoriasis adalah penyakit peradangan kronis yang bersifat kambuhan ketika kulit terpapar beragam pemicu. Gejala khasnya adalah kulit menebal, kering, pecah-pecah, dan bersisik keperakan. Lantas, apa sebenarnya hal-hal yang dapat menjadi penyebab psoriasis?

Penyebab penyakit psoriasis

Penyebab utama dari penyakit psoriasis belum dapat dipastikan. Namun, National Psoriasis Foundation menyebutkan bukti ilmiah yang ada saat ini mengaitkan psoriasis dengan faktor genetik dan gangguan respons sistem imun tubuh.

1. Genetik

Data dari National Psoriasis Foundation menunjukkan setidaknya 10% orang di dunia ini terlahir mewarisi satu atau lebih gen yang dapat menyebabkan psoriasis.

Namun, hanya 2 – 3% dari populasi tersebut yang pada akhirnya hidup dengan penyakit ini.

Bacaan Terkait :

Khasiat Lidah Buaya untuk Kecantikan dan Kulit, Pencernaan, Hingga Rambut

Load More

Jika ada satu gen dalam tubuh mengalami kelainan (bermutasi abnormal), seluruh kerja sistem organ yang berkaitan dengan gen tersebut dapat terpengaruh.

Akan tetapi, hingga kini peneliti masih mencoba mencari tahu pastinya gen yang menjadi penyebab kemunculan penyakit psoriasis.

Studi yang dilakukan Washington University School of Medicine menemukan mutasi pada gen CARD14 dapat memicu kemunculan psoriasis vulgaris (psoriasis plak).

2. Autoimun

Psoriasis merupakan salah satu jenis penyakit autoimun, yaitu gangguan sistem imun yang menyerang dan menghancurkan sel-sel tubuh yang sehat.

Seharusnya, sistem imun hanya merespons serangan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit.

Autoimun  menyebabkan sel limfosit T dalam sel darah putih bereaksi secara berlebihan sehingga memproduksi zat kimia sitokin dalam jumlah berlebih.

Sitokin memicu terjadinya peradangan pada kulit dan organ-organ lainnya.

Peradangan kronis menyebabkan melebarnya pembuluh darah, penumpukan sel darah putih dan regenerasi keratinosit (sel lapisan kulit terluar) secara cepat.

Akibatnya, proses regenerasi sel kulit ini hanya berlangsung dalam 3 – 5 hari. Permukaan kulit pun menebal, muncul bercak merah, dan terbentuk sisik kulit berwarna keperakan yang menjadi ciri khas psoriasis.

Faktor risiko pemicu penyakit psoriasis 

Psoriasis biasanya muncul akibat kombinasi mutasi gen dan faktor pemicu dari dalam tubuh, lingkungan, atau kebiasaan.

Faktor yang memicu munculnya gejala psoriasis ini pada setiap orang bisa berbeda-beda. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya.

1. Stres

Stres bisa memicu kambuhnya psoriasis dan memperburuk gejalanya.

Di dalam tubuh, terdapat banyak ujung saraf yang terhubung dengan kulit. Ketika sistem saraf pusat di otak mendeteksi adanya bahaya karena respons stres, ujung-ujung saraf yang terhubung dengan kulit akan bereaksi.

Dampak stress inilah yang akan memicu gatal-gatal, rasa nyeri, serta pembengkakan pada kulit.

Selain itu, stres  memicu produksi keringat berlebih yang mana dapat berpengaruh pada gejala yang dirasakan.

2. Infeksi

Infeksi jamur atau bakteri bisa menyebabkan psoriasis semakin memburuk.  Selain itu, infeksi tertentu seperti radang tenggorokan atau tonsilitis, sariawan, dan infeksi saluran pernapasan bagian atas bisa menjadi faktor risiko dari penyebab psoriasis.

Psoriasis juga bisa menjadi penyakit komplikasi jika seseorang terinfeksi HIV dan mengalami masalah kulit. 

3. Trauma pada kulit

Trauma pada kulit seperti luka gores, memar, luka bakar, benjolan, tato, dan kondisi kulit lainnya dapat menjadi penyebab gejala psoriasis kambuh.

Kambuhnya psoriasis akibat luka disebut sebagai fenomena Koebner. Luka yang memicu psoriasis bisa timbul karena goresan benda tajam, sengatan matahari, gigitan serangga, maupun vaksinasi.

4. Cuaca

Cuaca ternyata dapat menjadi faktor yang memengaruhi psoriasis. Bila cuacanya cerah dan hangat, sinar matahari yang mengandung sinar UV dapat membantu meringankan gejala psoriasis.

Pasalnya, sinar matahari berperan sebagai imunosupresif yang menekan kerja sistem imun sehingga akan memperlambat pertumbuhan kulit. Namun, gejala psoriasis yang dirasakan dapat makin memburuk dalam cuaca dingin.

Penurunan suhu akan membuat kelembapan menurun, sehingga kulit menjadi kering yang bisa menimbulkan gejala seperti gatal-gatal.

5. Alkohol

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang dengan psoriasis cenderung minum lebih banyak alkohol sebagai pelarian dari stresnya.

Alih-alih mengalihkan stres, alkohol malah akan memicu gejala psoriasis yang lebih parah.

Sejumlah penelitian lain pun menemukan bahwa orang dengan psoriasis yang sering mengonsumsi minuman keras (alkohol) menunjukkan gejala yang lebih sering kambuh dan menyebar.

6. Merokok

Penelitian melaporkan bahwa merokok tembakau menjadi penyebab psoriasis mudah kambuh dan membuat gejalanya semakin parah.

Semakin banyak batang rokok yang Anda isap, semakin parah dan meluas gejala psoriasis hingga bagian tubuh lain, yang biasanya hanya muncul di tangan dan kaki.

Dengan berhenti dan memahami dampak merokok, Anda bisa mengurangi tingkat keparahan dari psoriasis.

7. Obat-obatan

Beberapa obat tertentu dapat menjadi faktor pemicu dari psoriasis sekaligus penyebab gejalanya semakin memburuk. 

Litium: jenis psoriasis yang lebih rentan terhadap efek litium adalah psoriasis vulgaris, psoriasis pustulosa, dan psoriasis arthritis.

Antimalaria: obat malaria seperti chloroquine, hydroxychloroquine, dan quinacrine dapat memunculkan gejala setelah 2-3 minggu pemakaian.

ACE inhibitor: beberapa obat antiradang ini dapat memperparah gejala, terutama pada orang-orang yang diwariskan gen psoriasis secara langsung. 

NSAID: obat-obatan antinyeri, salah satunya adalah indomethacin (Indocin), yang kerap digunakan untuk pengobatan artritis.

Betablockers: obat penurun tekanan darah ini dapat memperparah psoriasis vulgaris dan psoriasis pustulosa. Efeknya baru terjadi setelah berbulan-bulan dari konsumsi obat.

8. Berat badan berlebih

Kelebihan berat badan meningkatkan risiko psoriasis sekaligus membuat gejalanya semakin parah.

Sebuah penelitian di JAMA Dermatology menemukan kaitan antara diet rendah kalori dan penurunan penyebaran psoriasis.

Orang yang mengalami obesitas cenderung mendapatkan plak di lipatan-lipatan kulitnya yang bisa memerangkap bakteri, keringat, dan minyak.

Kondisi tersebut memunculkan iritasi dan gatal-gatal yang dapat memperparah gejala psoriasis.

9. Perubahan hormon

Psoriasis bisa muncul pada pria dan wanita pada usia berapa pun. Namun, risiko psoriasis paling rentan terjadi pada masa pubertas, usia 20 – 30-an, dan antara usia 50 – 60 tahun (usia wanita menopause). Ini karena perubahan hormon selama pubertas dan menopause juga bisa menjadi pemicu gejala.

Perubahan hormon yang jadi penyebab penyakit psoriasis tidak selalu dapat dihindari. Namun, psoriasis biasanya dapat membaik pada saat hamil dan dapat muncul kembali setelah melahirkan. (adm)

Tags: Infeksi KulitPaska MelahirkanPenyakit Kulit KambuhanPsoriasisRuaWanita Hamil
ShareTweetSendShare
Previous Post

Hanya Karena Menyerukan Gencatan Senjata, Seorang Pengemudi Sejenis Taksi Online di AS Dipecat

Next Post

Biden Dianggap Tidak Mampu untuk Terus Melanjutkan Kampanye dan Pilpres AS, Termasuk Opini New York Times

Mungkin Anda Juga Suka :

Manfaat Susu Kambing Etawa di Antaranya Menurunkan Kolesterol, Kesehatan Jantung, serta Menetralisir Asma dan TBC

Manfaat Susu Kambing Etawa di Antaranya Menurunkan Kolesterol, Kesehatan Jantung, serta Menetralisir Asma dan TBC

30 Maret 2026

...

Menjaga Kesehatan Usus Lebih Baik dengan 6 Makanan Super dan Jumlah Kunyahan yang Ideal

Menjaga Kesehatan Usus Lebih Baik dengan 6 Makanan Super dan Jumlah Kunyahan yang Ideal

22 Maret 2026

...

Saat Puasa Tubuh Membersihkan Diri dengan Autofagi, Aneka Manfaatnya Selain Terapi Kanker

Saat Puasa Tubuh Membersihkan Diri dengan Autofagi, Aneka Manfaatnya Selain Terapi Kanker

22 Februari 2026

...

Mengenal Apa yang Disebut Sosiopat dan Psikopat Beserta Ciri-cirinya

Mengenal Apa yang Disebut Sosiopat dan Psikopat Beserta Ciri-cirinya

29 Januari 2026

...

Buah Naga Merah dan Aneka Manfaatnya, Salah Satunya Mencegah Kanker

Buah Naga Merah dan Aneka Manfaatnya, Salah Satunya Mencegah Kanker

19 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Saling Ejek Pilpres AS, Trump “Yang Disentuh Biden Jadi Omong Kosong” Dibalas “Trump Lemah, Bingung, dan Lelah”

Biden Dianggap Tidak Mampu untuk Terus Melanjutkan Kampanye dan Pilpres AS, Termasuk Opini New York Times

Maroko Memboikot Bisnis pro-Israel di Tengah Kekejaman Israel di Gaza

Ribuan Anak di Gaza Kehilangan Anggota Tubuh dari Sekitar 10.000 Warga Palestina yang Menjadi Cacat Diserang Israel

Discussion about this post

TERKINI

Pematangan Giant Sea Wall Pantura Dipercepat, Ratas Dipimpin Presiden Prabowo

21 April 2026

Negosisasi Putaran Dua Akan Kembali Dimediasi Pakistan dalam Beberapa Jam, Iran Belum Konfirmasi dan Trump Kembali Ancam

20 April 2026

Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

20 April 2026

Iran Memaksa AS Akui Sistem Pertahanannya yang Murah dan Efektif

19 April 2026

Hormuz Kembali Ditutup Buntut AS Tidak Buka Blokade, Dua Kapal Kena Tembakan Iran

18 April 2026

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

17 April 2026

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video