• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kuliner Resto

Dapur Betawi, Tempat Menikmati Kuliner Langka Seperti Sayur Besan dan Gabus Pucung

by Ave Rosa
16 Oktober 2024 | 16:51 WIB
in Resto
Reading Time: 4 mins read
A A
Dapur Betawi, Tempat Menikmati Kuliner Langka Seperti Sayur Besan dan Gabus Pucung

Dapur Betawi milik Suharno yang berlokasi di Halan Raya Bojongsari, Depok. Foto: Ard/Avesiar.com

Avesiar – Depok

Keanekaragaman budaya Indonesia adalah kekayaan tidak semua negara di dunia memilikinya. Dari sisi kuliner, Indonesia memiliki aneka jenis makanan dari berbagai suku dan daerah yang satu sama lainnya berbeda.

Kekayaan kuliner Indonesia inilah yang dijadikan oleh Suharno, pemilik rumah makan Dapur Betawi, yang memiliki cabang di Jalan Raya Bojongsari, Depok,  dan Jalan Karang Tengah Raya No.18, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, sebagai usaha yang mengedepankan budaya masakan Betawi.

Hidangan khas Betawi yang kini sudah langka untuk disajikan misalnya Gabus Pucung. Masakan ini berupa hidangan ikan Gabus berkuah, memiliki kuah berwarna kehitaman karena bahan utamanya adalah Pucung yang dikenal oleh orang Jawa dengan sebutan kluwak atau kluwek. Tampilan kuah Pucung mirip dengan Rawon dari Jawa Timur. Sedangkan bumbu-bumbunya adalah cabai, bawang merah, bawang putih, kencur, jahe, dan kunyit.

Kepada avesiar.com, baru-baru ini, Suharno bercerita awal usaha itu ia rintis. Awalnya, usaha yang ia beri nama Dapur Betawi Cabe 5 itu dimulai dari nol pada tahun 2005, berupa warung tenda. Warung tersebut menjual sayur asem, ikan pepes, dan ayam goreng.

Gabus Pucung, Sayur Besan, dan Pecak Gurame. Suharno (inset). Kolase foto: Avesiar.com

“Suka dukanya tentu ada. Terutama kalo jualan engga laku. Barang-barang rusak harus dibuang. Ketika itu di 2005 saya dan istri masih sama-sama bekerja. Jadi untuk menutupi kerugian kami nombok dari uang gaji kami. Kami selalu bersemangat untuk mengajak karyawan untuk terus membuat makanan yang berkualitas. Dan kami mengatakan karyawan harus bekerja dengan sebaik-baiknya, masalah kerugian kami yang tanggung jawab,” kenang pria 56 tahun itu.

Masa-masa sulit berhasil dilalui hingga kemudian omset usaha itu mulai membaik. Menurut dia, mulai ada keuntungan untuk menabung dan berinvestasi.

Kesulitan usaha terjadi ketika pandemi Covid-19 melanda. Diceritakannya, saat pandemi omset jauh menurun dan cenderung merugi. “Kami harus terus bertahan dengan sisa cadangan dana yang ada. Karyawan gajian sesuai dengan kemampuan kami. Alhamdulillah masih dapat terus bertahan,” ujar kelahiran Betawi, tepatnya dari Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Bacaan Terkait :

Dapur Betawi Kasih Diskon 50 Persen untuk Wartawan, Ternyata yang Punya Mantan Humas di KONI

Load More

Beruntungnya, lanjut suami dari Cynthia itu, masakan Dapur Betawi Cabe 5 sangat berbeda dengan resto-resto yang lain. Menu-menu boleh dikatakan sedikit pesaingnya. Seperti Gabus Pucung, Sayur Besan, dan Pecak Gurame menjadi andalan dari rumah makan yang memiliki tagline “Makanan Terlangka di Dunia” itu.

Suharno bersama istrinya Cynthia. Foto: dok. pribadi

Meskipun bisnis kuliner identik sebagai sumber penghasilan, namun Suharno mengakui Dapur Betawi Cabe 5 tidak menjadi penopang ekonomi utama keluarga mereka. Alasannya, bahwa hingga tahun 2011 ia masih menjadi karyawan kantoran.

“Begitu juga sampai saat ini. Istri saya masih bekerja. Jadi keuntungannya selain kami tabung untuk investasi, kami salurkan juga untuk kegiatan sosial dan keagamaan,” beber ayah dari M Farhan, M Rafif, dan Haliza kepada Avesiar.com.

Saat ini, Suharno mengiyakan bahwa daya beli turun dibandingkan sebelumnya. Sehingga, dia harus memutar otak untuk bisa tetap menjalankan usaha kulinernya. “Betul sekali daya beli saat ini sangat menurun. Ya semua harus dihadapi dengan berbagai  cara seperti promo-promo, diskon, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Tempat makan di Dapur Betawi dan terpampang foto Rano Karno dan Erick Tohir yang pernah mengunjunginya. Foto: Avesiar.com

Masakan yang dijual Dapur Betawi milik Suharno tidak hanya bisa dinikmati di outlet atau rumah makan offline saja, namun juga tersedia di Gofood, serta ada lunchbox dan pesanan catering.

Mengenai omset dari usahanya tersebut, Suharno menyebut cukup lumayan. ‘Omset cukup lumayan, yang penting bisa buat gaji, sewa tempat, sodaqoh, dan sedikin menabung,” ungkap pria yang bercita-cita bisa buka cabang di Mekkah.

Suharno di depan Rumah Makan Dapur Betawi miliknya. Foto: dok. pribadi.

Dengan menu utama Pecak Gurame, Gabus Pucung, Sayur Besan, serta puluhan menu lainnya, ia mengatakan soal harga masih sangat terjangkau mulai dari belasan ribu rupiah hingga tertinggi yaitu Gabung Pucung Rp 85.000 per porsinya.

Tampak bagian dalam Dapur Betawi. Foto: Avesiar.com

Soal rasa, Suharno menyatakan tidak perlu diragukan karena Dapur Betawi miliknya mempekerjakan seorang koki yang asli Betawi. Dapur Betawi yang didirikannya juga memiliki lahan yang luas untuk kumpul-kumpul dan parkir yang memadai. Tempat ini bisa dijadikan tempat ini salah satu tujuan wisata kuliner tradisional. (ard)

Tags: Betawi Tempo DuluDapur BetawiGabus PucungKuliner BetawiMakanan Langka BetawiMasakan BetawiMenu BetawiRestoran dapur BetawiSayur Besan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Heboh 49 Nama Calon Menteri dan Wamen Kabinet Prabowo, Ternyata Masih Belum Selesai

Next Post

Klasifikasi Jabatan serta Asal Calon Menteri dan Wamen Kabinet Prabowo, Posisi Masih Dinamis

Mungkin Anda Juga Suka :

Resto Tekko Daan Mogot, Tempatnya Wedding ala Wisata Kuliner Bernuansa Etnik Tempo Dulu

Resto Tekko Daan Mogot, Tempatnya Wedding ala Wisata Kuliner Bernuansa Etnik Tempo Dulu

10 September 2025

...

Resto Tekko Buka Cabang Panglima Polim yang Pertama Mengusung Konsep Tekko Signature

Resto Tekko Buka Cabang Panglima Polim yang Pertama Mengusung Konsep Tekko Signature

3 Agustus 2024

...

Setelah 10 Tahun, Tekko Bintaro Plaza Kini dengan Wajah Baru dan Menu-menu Tradisional nan Lezat

Setelah 10 Tahun, Tekko Bintaro Plaza Kini dengan Wajah Baru dan Menu-menu Tradisional nan Lezat

7 Mei 2024

...

Sambal Gledek, Terong Penyet, dan Sambal Pete di Resto Tekko Plaza Festival

Sambal Gledek, Terong Penyet, dan Sambal Pete di Resto Tekko Plaza Festival

20 Juni 2023

...

HUT ke-14, Resto Tekko Promo Belanja Rp140 Ribu Tebus Menu Lain Cuma Rp14 Ribu

HUT ke-14, Resto Tekko Promo Belanja Rp140 Ribu Tebus Menu Lain Cuma Rp14 Ribu

7 Februari 2023

...

Load More
Next Post
Klasifikasi Jabatan serta Asal Calon Menteri dan Wamen Kabinet Prabowo, Posisi Masih Dinamis

Klasifikasi Jabatan serta Asal Calon Menteri dan Wamen Kabinet Prabowo, Posisi Masih Dinamis

Pembunuhan Warga Sipil Palestina oleh Israel Membuat Dunia Marah

Dua Menteri Israel Ben Gvir serta Smotrich Menanti Sanksi Inggris dan Dua Minggu Tidak Ada Makanan ke Gaza

Discussion about this post

TERKINI

Membuminya Endang Rosawati, Eks Corsec BNI Syariah Kini CEO Taha Institute, Edukasi Keuangan Syariah

2 Juni 2026

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

28 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video