Avesiar – Jakarta
Bagi seorang Muslimah terutama para ibu rumah tangga dan peran sosial sering menguras tenaga. Sebagai pelipur lara, semua kita mengetahui bahwa ada satu waktu di malam hari yang istimewa, saat seluruh langit membuka pintu kasih sayang?
Itulah shalat tahajud yang berlaku di sepertiga malam, saat yang dijanjikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai waktu mustajab untuk berdoa, mengadu, dan memohon ampunan.
Namun, memang tidak semua Muslim bisa melakukannya dengan istiqomah akan shalat malam itu. Sebagian besar masih mencoba memulai dan sebagian lainya masih mencoba untuk dapat rutin melakukan shalat tersebut. Semua adalah bagian dari ikhtiar untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Sang Khalik.
Ulasan yang dikutip dari berbagai sumber ini akan mengungkap betapa shalat tahajud begiti utama dan istimewa.
Kenapa Sepertiga Malam Begitu Istimewa?
Di waktu sunyi inilah, Allah Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim :
“Allah turun ke langit dunia ketika sepertiga malam terakhir dan berkata: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan memberinya. Dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, Aku akan mengampuninya.’”
10 Keistimewaan Sepertiga Malam
1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia
Tanda kedekatan-Nya dengan hamba yang terjaga dan bermunajat.
2. Ibadah lebih khusyuk
Suasana sunyi membuat hati lebih tenang dan jujur dalam menyampaikan isi hati.
3. Doa mustajab
Setiap permintaan, baik dunia maupun akhirat, sangat besar peluangnya untuk dikabulkan.
4. Janji Allah yang tegas
Janji langsung dari Sang Pencipta bahwa doa akan didengar dan direspon.
5. Bukti kesungguhan iman
Bangun dari lelap hanya karena Allah adalah bentuk cinta tertinggi seorang hamba.
6. Kesehatan mental dan spiritual
Banyak yang merasakan ketenangan jiwa, hilangnya cemas dan stres.
7. Membentuk sifat rendah hati
Rutin bangun malam melatih hati menjadi lembut, rendah hati, dan sabar.
8. Cahaya di hari kiamat
Shalat tahajud akan jadi cahaya penerang di hari akhir.
9. Kemuliaan
Rasulullah menyebutkan lima kemuliaan di dunia dan empat di akhirat bagi yang istiqamah shalat malam.
10. Tempat mulia di sisi Allah
Orang yang rajin tahajud dijanjikan tempat yang terpuji.
Ada 5 Keutamaan Shalat Tahajud bagi Seorang Muslim
1. Meninggikan Derajat
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud… semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Isra: 79)
2. Membuka Pintu Rezeki
Dalam hadis disebutkan, ada satu waktu di malam hari di mana doa akan dikabulkan. Inilah waktu terbaik meminta dunia dan akhirat.
3. Menghapus Dosa dan Menjauhkan dari Maksiat
Shalat malam adalah kebiasaan orang-orang saleh, yang membersihkan hati dan menjauhkan diri dari dosa.
4. Cahaya di Hari Kiamat
“Berilah kabar gembira kepada orang yang berjalan dalam gelap menuju masjid dengan cahaya sempurna di hari kiamat.” (HR Ibnu Majah)
5. Mendekatkan Diri kepada Allah
Di tengah keheningan malam, tahajud menjadi jembatan spiritual yang paling kuat antara hamba dan Rabb-nya.
Tips Agar Dimudahkan Bangun di Sepertiga Malam
• Niat sebelum tidur: Niat yang kuat akan membangunkan hati, bahkan sebelum alarm berbunyi.
• Pasang alarm jauh dari jangkauan tangan: Biar kamu harus berdiri untuk mematikannya.
• Jangan tidur terlalu larut: Tidur lebih awal agar tubuh cukup istirahat.
• Berdoa sebelum tidur: Mohon kepada Allah agar dibangunkan untuk tahajud.
• Ajak teman atau pasangan untuk saling mengingatkan: Ibadah jadi lebih ringan kalau dilakukan bersama.
Tahajud bukan hanya ibadah malam. Ia adalah panggilan cinta dari Allah untuk mereka yang ingin dekat, ingin dikuatkan, dan ingin hidupnya diterangi oleh cahaya langit. Untuk kita, para Muslimah yang selalu berjuang dalam peran dan kehidupan tahajud adalah nafas keimanan yang menjaga agar hati tetap hangat dalam dekapan Allah.
Mengulas shalat tahajud, redaksi Avesiar.com bertanya kepada beberapa ibu rumah tangga. Berikut kata mereka!
Mahmudah, Ibu Rumah Tangga

Mahmudah, seorang muslimah membagikan pengalamannya tentang sepertiga malam dalam sebuah wawancara singkat. Ketika ditanya mengapa waktu ini begitu istimewa, ia menjawab lugas, “Karena di sepertiga malam itu Allah turun ke langit dunia.”
Jawaban ini merujuk pada sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
“Rabb kita Tabaraka wa Ta‘ala turun ke langit dunia pada setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Namun, Mahmudah mengakui bahwa bangun di waktu ini bukan perkara mudah. Kadang ia hanya bangun sebentar untuk ke toilet. Namun jika diberi kekuatan, ia berusaha meluangkan waktu untuk salat dan berdoa. “Tantangannya ngantuk berat. Hati terasa tenang,” ujarnya menggambarkan perasaannya setelah bermunajat di keheningan malam.
Meski berat, Mahmudah punya tips sederhana tapi jitu agar bisa bangun yaitu tidur malamnya di awal waktu. Ikhtiar ini bisa menjadi awal dari perubahan besar. Menurutnya, setiap muslimah bisa mulai dengan niat dan ikhtiar yang kuat, lalu berdoa agar Allah mudahkan.
Bagi Mahmudah, keajaiban sepertiga malam bukan sekadar teori, ia merasakannya sendiri. Ia percaya bahwa meski hanya sebentar, waktu itu cukup untuk membuat hati lebih lapang dan hidup lebih ringan dijalani.
Ade Nurhayati, Ibu Rumah Tangga

Ade, membagikan kisahnya tentang bagaimana ia merasakan keajaiban sepertiga malam. “Alhamdulillah, walaupun tidak setiap malam, saya usahakan untuk bangun dua malam dalam seminggu. Suasananya sangat sepi, sunyi, membuat ibadah terasa khusyuk. Saya merasa lebih dekat dengan Allah,” ungkapnya.
Baginya, manfaat bangun di sepertiga malam tidak hanya terasa secara batin, tapi juga dalam keseharian. “Walaupun Allah tidak secara langsung menjawab doa saya, saya percaya Allah menggantinya dengan hal lain yang lebih baik. Karena yang terbaik menurut kita, belum tentu terbaik menurut Allah,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Namun tentu saja, seperti muslimah lainnya, Ade juga menghadapi tantangan. “Kalau siangnya terlalu lelah, atau cuaca dingin, bangun malam itu berat banget. Kadang malas ambil air wudhu,” akunya jujur.
Lalu bagaimana cara mengatasinya? Ade memberi tips yang sederhana namun dalam maknanya, “Sebelum tidur, minta dulu sama Allah agar diberi kekuatan untuk bangun. Doa itu penting. Minta juga agar kita bisa istiqamah dalam ibadah lainnya.”
Nina Rubiyanti, Ibu Rumah Tangga

Tak sedikit dari kita yang pernah mendengar tentang keutamaan waktu ini. Ya, sepertiga malam memang bukan waktu biasa. Dalam hadis disebutkan bahwa pada waktu ini, Allah turun ke langit dunia dan membuka peluang ampunan, rahmat, serta terkabulnya doa bagi siapa saja yang mau bangun dan bermunajat.
“Rabb kita Tabaraka wa Ta‘ala turun ke langit dunia pada setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya…” (HR. Bukhari dan Muslim)
Nina merasakannya sendiri, Ia mengatakan bahwa saat dirinya terbangun di waktu sepertiga malam, apalagi jika sebelumnya sudah diniatkan untuk bangun, langkah kakinya terasa lebih ringan untuk berdiri sholat dan berdzikir. “Kalau sudah diniatkan sebelum tidur, rasanya lebih enak melangkah untuk sholat tahajud dan berdzikir,” ujarnya.
Dan benar saja, momen itu memberikan perubahan besar dalam harinya. “Hati terasa tenang, dan hari itu dijalani dengan semangat serta lebih optimis. Beda banget kalau hari-hari kita tidak dimulai dengan tahajud,” tambah Nina.
Namun, ia tak menutupi tantangan yang dihadapi. “Kalau gak ada niat yang kuat, suka nggak kebangun. Atau udah kebangun, tapi ngantuk banget sampai gak jadi wudhu dan sholat…” ucapnya kemudian tertawa.
Nina juga jujur bahwa ia belum berani memberi motivasi kepada orang lain, karena dirinya pun masih berjuang agar bisa istiqamah. Tapi ia membagikan satu hal penting yang ia alami sendiri, “Kalau sebelum tidur sudah ada niat yang sangat kuat untuk bangun tahajud, Insya Allah akan lebih dimudahkan.”
Ia mengakui bahwa bahkan alarm tidak banyak membantu jika niat dalam hati belum benar-benar bulat.
“Pernah, saya terbangun cuma untuk matikan alarm, terus tidur lagi…” ungkapnya kemudian tertawa lebar.
Nofi Saraswati, Ibu Rumah Tangga

Nofi Saraswati, seorang muslimah yang juga sedang berjuang membiasakan bangun malam, percaya bahwa sepertiga malam adalah waktu yang sangat istimewa. “Karena doa-doa kita dimustajabkan. Itu waktu paling bagus untuk sholat tahajud,” tuturnya.
Dalam Islam, sepertiga malam terakhir memang memiliki keutamaan yang luar biasa. Nofi mengaku, tidak selalu ia bisa tahajud setiap kali terbangun. “Kadang-kadang tahajud, kadang bangun cuma buat ke kamar mandi,” ucapnya jujur.
Tapi saat ia bisa sholat dan berdoa, perasaan yang hadir begitu dalam, “Rasanya tenang…” Hati terasa lebih ringan. Hari-hari pun ia jalani dengan lebih damai.“Iya, ada perubahan. Hati lebih tenang,” katanya.
Tantangan terbesar Nofi adalah hal yang sangat familiar bagi banyak muslimah: rasa ngantuk. “Ngantuk. Itu sih yang paling berat,” akunya sambil tersenyum.
Meski begitu, ia tidak menyerah. Ia punya satu tips sederhana yang bisa mulai dipraktikkan siapa saja: “Pasang alarm.” Kadang, sesederhana itu langkah awalnya. Tapi bisa jadi pemicu perubahan besar jika dilakukan dengan niat yang tulus.
Tidak semua orang bisa bangun setiap malam. Tapi kejujuran dan ikhtiar sekecil apapun tetap bernilai di sisi Allah. Karena sepertiga malam bukan tentang siapa yang paling lama berdiri, tapi siapa yang sungguh-sungguh ingin dekat dengan Rabb-nya. (Resty)













Discussion about this post