• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Freedom for Palestine

Biadab, Pasukan Israel Kembali Membunuh Wartawan Gaza Saat Media Massa Menuntut Dihentikannya Pembunuhan Jurnalis

by Ave Rosa
1 September 2025 | 23:57 WIB
in Freedom for Palestine
Reading Time: 3 mins read
A A
Biadab, Pasukan Israel Kembali Membunuh Wartawan Gaza Saat Media Massa Menuntut Dihentikannya Pembunuhan Jurnalis

Jurnalis Palestina Islam Abed, seorang koresponden di Al-Quds Today TV, syahid dibunuh oleh pasukan Israel pada Ahad (31/8/2025). Gambar: Tangkapan layar situs berita The New Arab.

Avesiar – Jakarta

Kebiadaban pasukan Israel tidak hanya kepada rakyat sipil wanita dan anak-anak, namun juga kepada para wartawan yang meliput kekejaman yang dilakukan para penjajah tanah Palestina tersebut.

Dikutip dari The New Arab, Senin (1/9/2025), seorang jurnalis perempuan Palestina bernama Islam Abed yang menjadi koresponden Al-Quds Today TV, syahid dibunuh pasukan Israel pada Ahad (31/8/2025), yang membuat jumlah total pekerja media yang tewas di daerah kantong tersebut menjadi 247 orang.

Islam Abed adalah seorang koresponden siaran langsung yang telah meliput serangan Israel di daerah kantong tersebut dan bencana kemanusiaan yang terjadi setelahnya sejak Oktober 2023.

“Mesin pembunuh Israel tidak akan berhasil membungkam suara kami, suara rakyat Palestina,” demikian pernyataan Al-Quds Today TV mengutuk pembunuhan tersebut.

Laporan di media Arab menyebut bahwa ia tewas bersama suami dan anak-anaknya setelah pasukan Israel menembaki sebuah apartemen di lingkungan Rimal, pusat Kota Gaza.

Kantor media pemerintah Gaza mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Israel “secara sistematis” menargetkan jurnalis Palestina, dan mendesak masyarakat internasional untuk segera bertindak dan melindungi jurnalis yang tersisa di lapangan.

Pembunuhan Abed dikecam oleh Sindikat Jurnalis Palestina yang menyebut penargetan langsung Israel terhadap wartawan adalah “kejahatan perang yang sesungguhnya, menambah catatan panjang pelanggaran pendudukan terhadap jurnalis”.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Mereka menganggap Israel “bertanggung jawab penuh” atas pembunuhan Abed, serta lebih dari 200 jurnalis lainnya yang meliput kekejaman di daerah kantong yang terkepung tersebut.

Organisasi media global dan outlet berita didesak oleh perkumpulan wartawan tersebut untuk mengambil “tindakan mendesak dan efektif untuk meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel atas kejahatan mereka yang berkelanjutan terhadap jurnalisme Palestina”.

Penghormatan telah mengalir dari para aktivis dan jurnalis lainnya kepada Abed di berbagai platform di dunia maya

“Jurnalis Islam Abed gugur syahid setelah serangan udara Israel meratakan rumahnya di Kota Gaza. Tidak ada medan perang, tidak ada baku tembak, hanya taktik pendudukan yang lazim, yaitu melenyapkan saksi mata beserta keluarga mereka, memastikan tidak ada suara yang tersisa untuk mendokumentasikan kejahatan tersebut,” tulis seseorang di X.

“Dalam waktu kurang dari seminggu, Israel telah mengebom Palestina, Lebanon, Suriah, Yaman. Mereka membunuh Perdana Menteri Yaman beserta anggota kabinet, menjatuhkan granat ke perempuan dan anak-anak yang berlindung di tenda-tenda, mereka membunuh jurnalis Islam Abed, beserta suami dan anak-anaknya. Jika “negara” lain melakukan ini, mereka akan dicap teroris…” komentar yang lain.

Pembunuhan jurnalis tersebut dan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap warga sipil di daerah kantong tersebut, ditambah dengan larangan Israel terhadap jurnalis asing memasuki Jalur Gaza, telah menimbulkan kekhawatiran serius atas Tel Aviv yang menargetkan siapa pun yang dapat menjadi saksi genosida tersebut.

Israel terus mengumpulkan intelijen tentang keberadaan para wartawan, secara langsung menargetkan dan membunuh mereka, meskipun penargetan jurnalis merupakan kejahatan menurut hukum internasional,

Sebuah resolusi yang menyatakan bahwa kriteria hukum telah terpenuhi untuk menetapkan bahwa Israel memang melakukan genosida di Gaza, telah disahkan oleh Asosiasi pakar genosida terkemuka dunia pada hari Senin.

“Kebijakan dan tindakan Israel di Gaza memenuhi definisi hukum genosida dalam Pasal II Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida (1948),” demikian 86 persen dari 500 anggota Asosiasi Cendekiawan Genosida Internasional yang memberikan suara mendukung resolusi tersebut.

Direktur Jenderal Reporters Without Borders, Thibaut Bruttin, mengatakan bahwa dengan tingkat pembunuhan jurnalis di Gaza oleh IDF, sebentar lagi tidak akan ada lagi yang tersisa untuk memberi informasi kepada dunia. Menurutnya, itu bukan hanya perang di Gaza, tetapi juga perang terhadap jurnalisme itu sendiri.

“Tanpa mereka, siapa yang akan berbicara tentang kelaparan, siapa yang akan mengungkap kejahatan perang, siapa yang akan mengecam genosida? Sepuluh tahun setelah Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2222 diadopsi secara bulat, kita menyaksikan, di depan mata seluruh dunia, terkikisnya jaminan hukum internasional untuk perlindungan jurnalis,” lanjutnya. (ard)

Tags: Israel Membantai JurnalisKekejaman Pasukan IsraelPembunuhan Wartawan oleh Israel
ShareTweetSendShare
Previous Post

Hal-hal yang Mungkin Perlu Dilakukan Saat Terjadi Kerusuhan Agar Tetap Aman

Next Post

Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama, Pimpinan Parpol, dan Serikat Buruh di Istana Negara, Presiden Prabowo Diskusi Terbuka

Mungkin Anda Juga Suka :

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

22 Agustus 2026

...

Israel Diduga Sedang Menghilangkan Bukti Kejahatan Genosidanya di Gaza dengan Memindahkan Jutaan Puing

Israel Diduga Sedang Menghilangkan Bukti Kejahatan Genosidanya di Gaza dengan Memindahkan Jutaan Puing

5 Agustus 2026

...

Inggris Pertimbangkan untuk Melarang Import dan Ekspor Empat Bagian Perdagangan dengan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

Inggris Pertimbangkan untuk Melarang Import dan Ekspor Empat Bagian Perdagangan dengan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

14 Juli 2026

...

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

2 Juli 2026

...

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

26 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama, Pimpinan Parpol, dan Serikat Buruh di Istana Negara, Presiden Prabowo Diskusi Terbuka

Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama, Pimpinan Parpol, dan Serikat Buruh di Istana Negara, Presiden Prabowo Diskusi Terbuka

Korban Gempa Myanmar Lebih dari 2700 Orang, Pupus Harapan Banyak Korban Selamat

Korban Terus Bertambah, Gempa Afghanistan Menelan Lebih 1400 Tewas dan 3000 Terluka

Discussion about this post

TERKINI

Mojtaba Khamenei Serukan negara-negara Islam untuk Bersatu Melawan AS dan Israel

31 Agustus 2026

Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup Presiden, Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketumnya KH Abdul Hakim Mahfudz

30 Agustus 2026

Permohonan Uji Ketentuan Pengupahan Dosen Diputus Mahkamah Konstitusi

30 Agustus 2026

Untuk 2.500 Santri, Program Beasiswa Santri Baznas RI 2026 Resmi Diluncurkan

30 Agustus 2026

Hal Unik ke Mana Perginya Lemak Ketika Anda Menurunkan Berat Badan

29 Agustus 2026

Banyak Aduan WhatsApp yang Dinonaktifkan, Kemkomdigi Minta Penjelasan Meta yang Mengakui Kesalahan Sistem Global

28 Agustus 2026

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

27 Agustus 2026

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

27 Agustus 2026

Kisah “Master HRD Indonesia” Priyantono Rudito, Bos HRD Telkom Indonesia & 100 HRD Berpengaruh Dunia

27 Agustus 2026

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

26 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video