Avesiar – Jakarta
Penasihat pemerintah yang juga putra presiden Iran Yousef Pezeshkian menyatakan pada Rabu (11/3/2026), bahwa pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, “aman dan sehat” meskipun ada laporan cedera selama perang dengan Israel dan Amerika Serikat, dilansir TRT World.
“Saya mendengar kabar bahwa Bapak Mojtaba Khamenei terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi. Mereka memberi tahu saya bahwa, alhamdulillah, beliau aman dan sehat,” kata Yousef Pezeshkian, dalam sebuah unggahan di saluran Telegram-nya.
Meskipun tidak pernah menyebutkan cedera yang diderita Mojtaba Khamenei, televisi pemerintah menyebut Khamenei sebagai “veteran yang terluka dari perang Ramadan”.
Sebelumnya, dilansir TRT World, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia ragu Pemimpin Tertinggi Iran yang baru diangkat, Mojtaba Khamenei, dapat hidup berdampingan secara damai dengan Amerika Serikat, yang semakin memperkuat kritiknya terhadap kepemimpinan Teheran selama konflik yang sedang berlangsung.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News yang ditayangkan, Trump mengatakan “Saya tidak percaya dia bisa hidup damai,” menambahkan bahwa dia “tidak senang” dengan keputusan Iran.
Menyebut pengangkatan Khamenei sebagai “kesalahan besar,” Trump juga sesumbar memperingatkan bahwa pemimpin baru itu “tidak akan bertahan lama” tanpa persetujuan AS.
Mojtaba Khamenei berusia 56 tahun adalah putra dan penerus penguasa Iran yang telah lama berkuasa, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel di Iran pada 28 Februari yang memicu perang di seluruh Timur Tengah.
Pemimpin tertinggi Iran yang baru adalah sosok yang tertutup dan jarang tampil di depan umum atau berbicara di acara resmi, belum menyampaikan pidato kepada bangsa atau mengeluarkan pernyataan tertulis sejak ia dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi pada hari Minggu.
Mengutip tiga pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya, New York Times dalam laporan hari Rabu, mengatakan bahwa Khamenei “mengalami cedera, termasuk di kakinya, tetapi ia sadar dan berlindung di lokasi yang sangat aman dengan komunikasi terbatas”. (ard)













Discussion about this post