Avesiar – Jakarta
Israel terus memperkeruh kondisi timur tengah dengan membunuh kepala keamanan Ali Larijani dalam serangan udara kini berada dalam ancaman target rudal-rudal Iran, terutama ke Israel Tengah. Hal itu diperingatkan oleh Panglima Angkatan Darat Iran, Amir Hatami, yang akan melancarkan pembalasan “tegas dan disesalkan” atas pembunuhan tersebut.
“Tanggapan Iran terhadap pembunuhan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi akan tegas dan disesalkan,” kata Hatami dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, dilansir TRT World.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (18/3/2026), Garda Revolusi, kekuatan militer Iran yang kuat dan terpisah dari angkatan darat, mengatakan bahwa mereka telah meluncurkan rudal ke Israel tengah “sebagai pembalasan atas darah martir Dr. Ali Larijani dan para pengikutnya”.
Tanpa menutup-nutupi, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sebelumnya mengkonfirmasi pembunuhan Larijani, setelah Israel mengatakan telah membunuhnya dalam serangan udara, yang juga menewaskan putranya dan pengawalnya.
Lahir pada 3 Juni 1957 di Najaf, Irak, Larijani adalah tokoh terkemuka dalam politik Iran dan memegang berbagai posisi senior selama empat dekade terakhir, meliputi media pemerintah, lembaga keamanan, dan parlemen.
Ia menyelesaikan studi sarjana di bidang ilmu komputer di Universitas Teknologi Sharif dan memperoleh gelar master dan doktor di bidang filsafat dari Universitas Teheran. (ard)












Discussion about this post