• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ketum Asperindo Berharap Anggota Perbaharui Bisnis Untuk Survive

by Avesiar
20 Mei 2020 | 17:01 WIB
in Ekonomi, Nasional & Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Ketum Asperindo Berharap Anggota Perbaharui Bisnis Untuk Survive

JAKARTA

Usaha jasa pengiriman di tengah wabah Covid-19 yang melanda negara ini menunjukkan kenaikan dari jenis transaksinya. Hal ini karena pola belanja konsumen yang berubah seiring dengan anjuran pemerintah untuk berdiam di rumah (stay at home) dan menjaga jarak (social & physical distancing).

Namun, di sisi lain, usaha jasa pengiriman juga mengalami penurunan yang signifikan yang harus dialami karena kebijakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar). Bahkan, dikabarkan terjadi kesulitan casflow untuk menutupi biaya operasional dan gaji karyawan di perusahaan-perusahaan bidang jasa pengiriman.

Dua hal yang berbeda, namun masih dalam bisnis yang sama. Mengapa hal ini bisa terjadi? Wartawan senior Ave Rosa A. Djalil menggali sedikit informasi dari Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Muhammad Feriadi melalui sambungan ponsel, Rabu (20/05).

Menurut pria yang akrab disapa Feri ini, kenaikan yang dimaksud adalah bahwa perusahaan jasa pengiriman yang juga memiliki bisnis model B 2 C (business to customer) dan atau C 2 C (customer to customer), pada saat terjadi pandemi Covid-19 di Indonesia, mendapatkan sisi positif dengan seiring pemberlakuan PSBB (pembatasan sosial berskala besar).

Masyarakat banyak menggunakan transaksi online di mana menurut Feri, membuat usaha jasa pengiriman yang sudah adaptif dengan pola semacam itu, mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan. Mereka yang berada dalam ekosistem bisnis online, kata Feri yang juga Chief Executive Officer PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) tersebut, akan meningkat volume pengirimannya seiring pemberlakuan PSBB. Menjelang hari raya Idul Fitri, tren masyarakat juga dipercaya mendongkrak volume jasa pengiriman.

“Namun, pelaku bisnis yang mempunyai model bisnis B 2 B (business to business) atau G 2 G (government to government). Kemungkinan akan mengalami penurunan volume kiriman yang sangat signifikan. Bayangkan, dengan banyaknya perkantoran yang tutup dan pabrik yang tidak berproduksi. Bisa dipastikan distribusi pasti akan turun. Dan akhirnya, setiap perusahaan jasa pengiriman mengalami kondisi yang berbeda karena business model dan business process lain-lain. Sehingga ada yang kesulitan, tapi ada juga yang tidak,” terangnya.

Feri juga tidak menampik bahwa jika terdapat hal-hal yang berhubungan dengan cashflow dan lain-lain yang menyebabkan perusahaan jasa pengiriman mengalami kesulitan, mungkin juga bisa karena alasan lainnya dan hanya internal masing-masing lebih memahaminya.

Bacaan Terkait :

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

Penuhi Komitmen, 4,7 Juta Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Platform Sosmed

Nestapa Venezuela, Gempa Kembar Dahsyat 7,5 Magnitudo Mengobrak-abrik dan Dikhawatirkan Ribuan Tewas

Sampai Kapan Anak Yatim Disebut Yatim, Termasuk Saat Ibunya Menikah Lagi

Suhu Ekstrem di Prancis Lebih dari 40 Derajat Celcius Termasuk Negara Eropa Lainnya, Masyarakat Disarankan WFH

Inilah Nasab atau Silsilah Suci dari Nabi Muhammad SAW yang Mulia dan Terjaga

Resign Berikutnya, PM Inggris Keir Starmer Umumkan Mundur Karena Tekanan Politik

Load More

Sehingga diharapkannya, agar perusahaan-perusahaan jasa pengiriman mampu memperbaharui atau menambah business model mereka untuk menanggapi kondisi yang tengah berlangsung saat pandemi ini agar usaha dapat terus berlangsung. Misalnya, lanjut Feri, dengan juga menyediakan model bisnis B 2 C dan C 2 C dalam bisnisnya.

Sebagai ketua umum Asperindo, penyuka moge Harley Davidson ini berharap anggotanya semua bisa survive (bertahan, red) menghadapi kondisi ini. “Jadi jangan dijadikan ini isu juga karena motto Asperindo “Bersaing Namun Bersanding”. Walau berbeda entitas, namun, semua menjadi keluarga besar di bawah panji Asperindo,” beber Feri menegaskan soa kerukunan di antara anggotanya.

Di sisi lain, Feri yang merupakan pimpinan puncak di perusahaan jasa pengiriman PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), mengakui bahwa karena business model JNE tidak hanya mengandalkan segmen tertentu. Sehingga ketika model bisnis yang orientasinya pada B 2 B melambat, ada model bisnis lain (B 2 C dan C 2 C, red) sehingga secara volume massif relatif stabil dan bahkan naik.

Feri melihat aka nada banyak hal baru paska Covid-19. Dan saat ini, para operator telekomunikasi sedang menyusun strategi baru. “Saya dan para anggota, serta tentu semua rakyat Indonesia berharap pandemi ini segera berakhir. Dan semua kembali ke kehidupan normal. Pemerintah diharapkan juga kehadirannya untuk industri ini lewat kebijakan yang tidak memberatkan,” tutup Feri penuh harap. (ave)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kesimpulan LSI Denny JA tentang Pelonggaran Aktivitas Ekonomi, Dinilai Berbahaya

Next Post

Saat Lebaran 2020, BNI Syariah Siapkan Uang Tunai Rp 2,1 Triliun

Mungkin Anda Juga Suka :

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

20 Juni 2026

...

Perilaku dan Kampanye LGBT Meresahkan, Komisi VIII Dukung Desakan MUI Agar Pemerintah Merumuskan Regulasi Tegas

Perilaku dan Kampanye LGBT Meresahkan, Komisi VIII Dukung Desakan MUI Agar Pemerintah Merumuskan Regulasi Tegas

14 Juni 2026

...

SAPX Express Cetak Laba Positif di Tengah Melemahnya Makro Ekonomi dan Raih 2 Penghargaan

SAPX Express Cetak Laba Positif di Tengah Melemahnya Makro Ekonomi dan Raih 2 Penghargaan

11 Juni 2026

...

Pembukaan Seleksi Beasiswa S1 RMI NU ke Al-Azhar Mesir untuk 30 Peserta Dimulai 10 – 17 Juni

Pembukaan Seleksi Beasiswa S1 RMI NU ke Al-Azhar Mesir untuk 30 Peserta Dimulai 10 – 17 Juni

11 Juni 2026

...

Asperindo Desak Pembatalan Biaya Tarif Jasper dan SGHA Karena Efeknya Kenaikan Harga ke Konsumen

Asperindo Desak Pembatalan Biaya Tarif Jasper dan SGHA Karena Efeknya Kenaikan Harga ke Konsumen

10 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Saat Lebaran 2020, BNI Syariah Siapkan Uang Tunai Rp 2,1 Triliun

Saat Lebaran 2020, BNI Syariah Siapkan Uang Tunai Rp 2,1 Triliun

BNI Syariah Kembangkan Produk BNI Griya Swakarya iB Hasanah

BNI Syariah Kembangkan Produk BNI Griya Swakarya iB Hasanah

Discussion about this post

TERKINI

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

26 Juni 2026

Penuhi Komitmen, 4,7 Juta Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Platform Sosmed

26 Juni 2026

Nestapa Venezuela, Gempa Kembar Dahsyat 7,5 Magnitudo Mengobrak-abrik dan Dikhawatirkan Ribuan Tewas

25 Juni 2026

Sampai Kapan Anak Yatim Disebut Yatim, Termasuk Saat Ibunya Menikah Lagi

24 Juni 2026

Suhu Ekstrem di Prancis Lebih dari 40 Derajat Celcius Termasuk Negara Eropa Lainnya, Masyarakat Disarankan WFH

23 Juni 2026

Inilah Nasab atau Silsilah Suci dari Nabi Muhammad SAW yang Mulia dan Terjaga

23 Juni 2026

Resign Berikutnya, PM Inggris Keir Starmer Umumkan Mundur Karena Tekanan Politik

22 Juni 2026

Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Jatim Soroti Tingginya Perceraian dan Krisis Mental Remaja

21 Juni 2026

Sudah Kembali ke Tanah Air 62 Persen, Sebagian Jemaah Masih Bergerak dari Makkah menuju Madinah

20 Juni 2026

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

20 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video