Avesiar – Jakarta
Ramai menjadi perbincangan seantero dunia, pesepak bola satu ini memang belum masuk di jajaran pemain kelas dunia. Namun, dia adalah pria terkaya yang menekuni profesi di olahraga tersebut.
Namanya Faiq Bolkiah, asal Brunei Darussalam yang lahir 9 Mei 1998 atau kini berusia 23 tahun. Faiq bukanlah orang biasa, dia disebut keturunan kerajaan Brunei dan memiliki kekayaan yang luar biasa.
Mungkin banyak yang berpikir bahwa dua mega bintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah pemain sepak bola terkaya di dunia. Hal ini terpatahkan jika dilihat dari pundi kekayaan. Di atas langit, masih ada langit. Seperti itulah kenyataannya jika kekayaan Messi dan Ronaldo yang jauh angkanya jika dibandingkan dengan harta Faiq
Pemilik nama lengkap Faiq Jefri Bolkiah ini adalah salah satu pesepak bola Brunei yang berkarier di Eropa. Dia bahkan tercatat pernah menimba ilmu di beberapa klub elite Inggris, seperti Arsenal, Chelsea, hingga Leicester City.

Pria yang juga memelihara Harimau ini diketahui sebagai keponakan penguasa Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah. Faiq menjadi pesepak bola terkaya karena ditaksir memiliki kekayaan hingga 20 miliar dolar atau sekitar Rp288 triliun.
Kekayaan pesepak bola asal Brunei Darussalam ini puluhan kali lipat dari kekayaan yang dimiliki Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Lionel Messi, yang baru saja hengkang ke PSG itu diperkirakan memiliki harta senilai 600 juta dolar atau sekitar Rp8,6 triliun. Sedangkan Cristiano Ronaldo berada di urutan ke-3. Striker Juventus itu memiliki nominal kekayaan sebesar 447 juta dolar atau Rp7,2 triliun.
Ayah dari Faiq yaitu abdul Hakeem Jefri Bolkiah yang merupakan orang penting, salah satu Pangeran Brunei Darussalam. Kekayaannya pun mencapai lebih dari 20 miliar poundstersling atau sekitar Rp380 triliun. Dia juga memiliki 2.300 mobil yang di antaranya merupakan mobil Ferrari, Rolls-Royce dan Bentleys.
Meski sudah dilimpahi banyak kekayaan, Faiq tetap mengejar cita-citanya yaitu sebagai pesepak bola. Dilansir The Sun, Faiq menyebutkan bahwa sejak kecil ia sudah tertarik dengan sepak bola. Orang tuanya pun mendukung Faiq untuk bisa meraih cita-citanya tersebut.
Faiq lahir di Los Angeles dan menjalani pendidikan di Bradfield College di Inggris Hal itu membuat Faiq menghabiskan sebagian besar karir mudanya di banyak klub liga premier, termasuk Southampton, Chelsea, Reading, dan Arsenal. Sejak tahun 2009, Faiq bergabung pada klub muda Southampton yang dinilai memiliki banyak pemain muda berkualitas.

Kemudian dia melanjutkan karirnya bersama Arsenal di tahun 2013. Setelah satu tahun, barulah ia bermain bersama Chelsea sebagai pemain U-21. Selama bermain untuk klub muda, Faiq dikenal sebagai orang yang rendah hati. Bahkan awalnya tak ada yang menyangka kalau Faiq merupakan anggota kerajaan.
Karier sepak bola Faiq berlanjut ke tahun 2016 di mana dia menandatangani kontrak profesional di tim Leicester dan bertahan selama empat tahun sebelum ia berstatus pemain bebas transfer.
Kini ia sudah dikontrak oleh klub papan atas Portugal yakni Maritimo. Walaupun belum menjadi pemain utama dalam tim, namun ia berhasil menjadi line-up Maritimo B.
Meski ia lahir di Los Angeles, California, Faiq setia dengan kebangsaannya yaitu Brunei. Hingga kini Faiq Bolkiah memilih untuk membela timnas Brunei. Ia menjadi kapten kesebelasan tim Brunei dengan total bermain sebanyak 6 kali dan mencetak satu gol. (ave/berbagai sumber)













Discussion about this post