• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Diplomasi Internasional, Isi Surat Dakwah Rasulullah SAW Kepada Raja Romawi Timur

by Avesiar
17 Januari 2022 | 23:36 WIB
in Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
Reading Time: 5 mins read
A A
Diplomasi Internasional, Isi Surat Dakwah Rasulullah SAW Kepada Raja Romawi Timur

Ilustrasi. Gambar via suaramuhammadiyah.id

Avesiar – Jakarta

Pemeluk Islam di dunia saat  ini, menurut salah satu statistik terakhir, berjumlah sekitar 1,8 miliar orang, atau hampir seperempat jumlah total penduduk dunia.

Jumlah Muslim sedunia itu tergolong banyak dilihat dari ukuran manapun, mulai dari angkanya sendiri (yang mencapai milyaran), pengaruhnya dalam sejarah umat manusia (di bidang peradaban, politik dan seni), hingga sebaran geografisnya (dari Jazirah Arab, Afrika, Amerika, Eropa hingga Indonesia). Dikutip dari situs Suara Muhammadiyah, Senin (17/1/2022)

Walapun demikian, kebesaran itu bermula dari dakwah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabatnya empat belas abad silam. Metode dakwah yang dipakai Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beragam, mencakup perkataan, tulisan, serta perbuatan. Setelah awalnya sembunyi-sembunyi, dakwah Islam mulai terbuka tatkala semakin banyak orang yang menganut agama ini.

Di antara berbagai metode dakwah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, ada satu cara menarik yang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menyiarkan agama Islam, yakni melalui surat.

Selama hidupnya, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam beberapa kali mengirim surat yang isinya mengajak penerima surat itu untuk menerima ajaran Islam. Surat semacam ini dikirim kepada para penguasa penting di zamannya, yang masing-masing punya daerah kekuasaan di sekeliling Tanah Arab.

Para penguasa penerima surat Nabi antara lain adalah Heraklius (raja Romawi Timur), Najasyi (raja di Habasyah [Ethiopia]), Mukaukis dari Mesir, dan Kisra dari Persia (Iran). Sebagian menerima bahkan tergerak oleh surat dakwah yang dikirimkan Nabi, tapi ada pula yang meresponnya dengan emosional dan penolakan.

Surat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dikirim secara resmi, ditandai oleh adanya cap bertuliskan “Muhamamd Rasulullah” di setiap surat. Sejumlah penulis ditugaskan Nabi untuk menulis kata-kata yang diucapkan Nabi. Untuk memastikan agar surat itu sampai ke tangan penerimanya, Nabi meminta beberapa sahabatnya sebagai utusan. Di antara mereka ada nama Amr bin Umayyah adh-Dhamri, Dihyah bin Khalifah al-Kalbi dan Abdullah bin Huzafah as-Sahmi.

Bacaan Terkait :

Ingat Baik-baik Adab Makan dan Minum yang Dicontohkan Rasulullah SAW Berikut

Maulid Nabi dalam Sudut Pandang

Bahagianya Seorang Anak Yatim Bersama Rasulullah SAW di Hari Raya Idul Fitri

Bahagianya Berzikir di Kala Susah dan Senang Sebagaimana Dicontohkan Rasulullah SAW

Keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Sebelum Tidur

Load More

Heraklius, sang raja Romawi Timur (berkuasa tahun 610-641), pada suatu kesempatan tengah berada di Suriah. Ia baru saja mengalahkan pasukan Persia yang berkedudukan di sana. Untuk berdakwah pada Heraklius, Nabi mengutus seorang sahabat, Dihyah bin Khalifah al-Kalbi. Dikirim pula sebuah surat untuk sang raja. Isinya mengajak sang raja untuk memeluk agama Islam.

Munawar Chalil, pelopor penulisan sejarah Nabi di Indonesia, dalam karyanya, Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW, mengutip isi surat dakwah tersebut. Kutipan itu berasal dari naskah yang diriwayatkan oleh para ahli tarikh, serta oleh Bukhari, Abu Dawud, Ahmad dan Tirmidzi (namun, ada perbedaan dengan yang diriwayatkan oleh Abu Ubaid). Isi surat dakwah Nabi kepada Heraklius berbunyi:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Dari Muhammad hamba Allah dan pesuruh-Nya

Kepada Heraklius Pembesar Negara Rum

Kesejahteraan semua atas orang yang mengikut petunjuk yang benar.

Sesungguhnya, aku mengajak engkau kepada Islam. Maka, masuklah engkau dalam agama Islam agar engkau selamat. Islamlah engkau, Allah akan memberi pahala kepada engkau dua kali lipat. Jika engkau berpaling, tidak mau mengikuti Islam, sesungguhnya atas engkaulah dosa-dosa segenap rakyat.

Wahai Ahli Kitab! Marilah kepada satu kalimat yang sama antara kami dan engkau semua, yaitu janganlah kita beribadah (menyembah) melainkan kepada Allah dan janganlah kita mempersekutukan Dia dengan sesuatu. Janganlah sebagian kita menjadikan sebagian yang lain beberapa Tuhan yang selain Allah. Jika kamu berpaling, katakanlah oleh kamu (hai orang-orang Islam), ‘Saksikanlah oleh kamu (hai Ahli Kitab) bahwa sesungguhnya kami orang-orang Islam.’

Menurut Muhammad Husayn Haykal dalam bukunya, The Life of Muhammad, tidak diketahui secara pasti apakah surat itu diserahkan langsung oleh Dihya atau melalui bawahan sang raja. Yang jelas, lanjut Haykal, adalah bahwa surat itu pada akhirnya sampai ke tangan Heraklius dan sang raja Romawi itu ternyata tidak tersinggung dengan isinya.

Heraklius merespon surat itu, bukan dalam bentuk operasi militer untuk menghadang para penganut Islam, tapi melalui media yang sama, yakni surat. Korespondensi dengan surat merupakan sebuah langkah diplomasi yang lazim pada masa itu.

Dalam balasannya, Heraklius menyebut Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai “Yang Terpuji (Ahmad)” yang kedatangannya telah dinubuatkan oleh Injil. Dengan kata lain, ia mengakui tanda-tanda kenabian yang ada pada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Surat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam jelas membawa efek pada Heraklius. Sang raja tertarik dengan ajaran Islam. Ia bahkan memberi tahu para jenderalnya bahwa ia akan memeluk agama yang dibawa Nabi Muhammad itu. Akan tetapi, rupanya para panglimanya itu tidak bisa menerima keputusan tersebut. Alhasil, Heraklius menarik kembali keputusannya.

Apa makna dikirimnya surat oleh Nabi kepada para penguasa yang berkedudukan jauh di luar Mekkah dan Madinah ini? Munawar Chalil menyebut bahwa usaha Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam untuk berdakwah kepada para penguasa yang berada di sekeliling Tanah Arab, inti Islam saat itu, memperlihatkan bahwa Islam sudah saatnya disebarkan secara universal ke seluruh umat manusia. Dan itu artinya, ajaran Islam mesti disebarluaskan ke wilayah-wilayah yang lebih luas, tidak lagi hanya ke tengah orang-orang Arab.

Dengan nada yang sama, menurut Jonathan A.C. Brown, sarjana studi Islam di Amerika, dalam bukunya, Muhammad: A Very Short Introduction, mengatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam memiliki pemikiran strategis yang cakupannya bertaraf internasional.

Ini melandasi tindakan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam untuk mengirim surat kepada berbagai penguasa asing, termasuk kepada Heraklius. Kepada raja Sassania di Persia, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga mengirimkan surat serta utusan. Ke arah lainnya, Nabi juga mengajak gubernur Romawi yang berkedudukan di Alexandria, Mesir, untuk menerima Islam.

Dakwah melalui surat, atau bisa dikatakan sebagai dakwah bercorak diplomasi internasional, ini merupakan cara Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menjangkau mereka yang berpengaruh yang berada di luar Jazirah Arab. Metode dakwah secara lisan dan tatap muka akan tepat untuk mereka yang berada di sekitar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Namun, di zaman itu, untuk meyakinkan orang-orang yang berada di tempat yang jauh secara geografis, apalagi kepada mereka yang punya kekuasaan, surat adalah media dakwah yang lebih tepat karena surat memberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan runtut, persuasive, dan efektif. (ard)

Tags: DakwahDiplomasi InternasionalHerakliusRaja Romawi TimurRasulullah Shallallahu ALaihi WassallamSuratSurat Rasulullah
ShareTweetSendShare
Previous Post

IDAI: Tidak Boleh Ada Paksaan, PTM Outdoor Jadi Opsi

Next Post

Dari Luar Angkasa? Sotheby’s Pamerkan Berlian Hitam 555,55 Karat

Mungkin Anda Juga Suka :

Contoh Kepemimpinan dari Rasulullah SAW yang Tawadu, Pendengar Baik, dan Berkasih Sayang

Contoh Kepemimpinan dari Rasulullah SAW yang Tawadu, Pendengar Baik, dan Berkasih Sayang

4 November 2025

...

Dalil Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Berikut Deretannya

Dalil Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Berikut Deretannya

3 September 2025

...

Larangan Mengganggu Tetangga yang Disabdakan Rasulullah SAW dari  Berbagai Hadits

Larangan Mengganggu Tetangga yang Disabdakan Rasulullah SAW dari  Berbagai Hadits

28 April 2025

...

Malam Nisfu Sya’ban Dapat Diisi dengan Tiga Amalan Sunnah

Diulang 3 Kali, Berikut Doa Pendek Hadits yang Manjur untuk Perlindungan

14 September 2024

...

Anak-anak Yatim di Yayasan YPTB Bersuka Cita Saat Lebaran Yatim

Sabda Rasulullah Bagi Orang yang Menyantuni Anak Yatim dan Posisi Mereka di Akhirat

6 Agustus 2024

...

Load More
Next Post
Dari Luar Angkasa? Sotheby’s Pamerkan Berlian Hitam 555,55 Karat

Dari Luar Angkasa? Sotheby's Pamerkan Berlian Hitam 555,55 Karat

MUI Buka Konseling dan Rehabilitasi Gratis Bagi Korban Narkoba

MUI Buka Konseling dan Rehabilitasi Gratis Bagi Korban Narkoba

Discussion about this post

TERKINI

Iran Belum Menghentikan Serangan Pembalasannya dengan Terus Menghantam Negara-negara Teluk Arab, Trump Mengumpat Sejadinya

13 Maret 2026

Pembatasan Penggunaan Ponsel di Bawah 16 Tahun Dimulai 28 Maret Sebagai Gerakan Nasional Melindungi Anak Indonesia

13 Maret 2026

Kegiatan yang Dikerjakan Mu’takif Saat Itikaf, Waktu Terbaik, Rukun serta Syaratnya

12 Maret 2026

Pidato Publik Pertama Mojtaba Tegaskan Hormuz Tetap Ditutup Sebagai Pembalasan Serangan AS – Israel dan Atas Darah Warga Iran

12 Maret 2026

Bacaan Niat atau Bernadzar Itikaf di Masjid

11 Maret 2026

Dilaporkan Luka Akibat Perang, Putra Presiden Iran Umumkan Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru ‘Aman dan Sehat’

11 Maret 2026

Prabowo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Infrastruktur Siap Menjelang Lebaran

11 Maret 2026

Amalan serta Ibadah yang Pahalanya Setara atau Seperti Melaksanakan Haji dan atau Umroh

10 Maret 2026

Durasi Perang Trump Terhadap Iran yang Belum Dapat Dipastikan Selesainya Termasuk Dampak Ekonomi, Menurut Pengamat

10 Maret 2026

Di Ambang Mahacahaya

9 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video