Avesiar – Jakarta
Kehidupan manusia tidak lepas dari cobaan. Ada susah dan ada senang. Sebagai seorang kita dianjurkan untuk sabar dalam menghadapi cobaan. Hal ini agar kita bisa mengambil hikmah dari kesabaran menghadapi cobaan apapun.
Meskipun terkadang berat untuk dijalani, namun terdapat banyak hikmah dalam kesabaran yang dilakukan. Berikut hikmah sabar menghadapi cobaan dikutip dari Islam Pos, Kamis (3/3/2022),
1. Hikmah Sabar Menghadapi Cobaan: Mendapat Pahala Tanpa Batas
Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam Al-Qur’an, bahwa orang yang bersabar akan mendapatkan pahala yang tak terbatas.
“Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.” (QS. Az-Zumar 10).
Maka tidak ada hal yang akan kita dapat setelah bersabar kecuali Allah membalasnya dengan yang hal yang baik.
“Barang siapa Ku ambil dua kekasihnya (matanya) tetap bersabar, maka Aku akan mengganti kedua matanya itu dengan surga,” (Al-Hadits).
2. Hikmah Sabar Menghadapi Cobaan: Dicintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah, 2: 177).
Bukan hanya akan mendapatkan pahala yang tanpa batas, tapi sabar menghadapi cobaan pun akan mengantarkan seorang hamba menjadi hamba yang bertakwa. Dan seperti yang tertulis di dalam Al-Qur’an,
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah, 2: 153).
Hal ini menunjukkan bahwa ketika kita mendapat cobaan, maka Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya. Justru ketika seorang hamba bersabar, maka Allah akan bersama dengan kita.
Terlebih Islam sebagai agama yang mengajarkan ikhlas dan selalu menerima ketetapan dari Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakan.” (QS. An-Najm 39)
Maka segala sesuatu yang kita lakukan akan diberi balasan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bisa jadi sabar menghadapi cobaan ini akan menjadi penebus dosa bagi seorang hamba. Bahkan saat seorang muslim diberi rasa sakit dan sabar akan itu, insya Allah Allah akan menebus kesalahan-kesalahan karena sabar menghadapi cobaan itu.
Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan menggugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya.” (HR Bukhari 5660 dan Muslim: 2571).
3. Hikmah Sabar Menghadapi Cobaan: Mendapatkan Surga
Sabar yang sesungguhnya adalah kesabaran yang dapat menghantarkan seorang hamba kepada surga. Seperti sabar menghadapi cobaan yang dilakukan para sahabat ketika diboikot oleh kaum kafir Quraisy, ketika hijrah, dan ketika mereka berpegang terhadap kebenaran.
Karena sebenarnya sabar menghadapi cobaan yang sesungguhnya adalah kesabaran pada saat melakukan amar makruf nahi munkar dan pantang menyerah ketika melawan berbagai penyimpangan.
Allah Azza Wa Jalla berfirman,
“Dan pasti kamu akan mendengar banyak hal yang sangat menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan.” (QS. Ali ‘Imran Ayat 186)
Hikmah-hikmah di atas menunjukkan bahwa ada banyak hal yang luar biasa yang bisa dituai dari sabar menghadapi cobaan. Terlebih saat ini cobaan kian beragam, di situlah kita memiliki kesempatan untuk mendapat hikmah-hikmah yang sudah Allah Subhanahu Wa Ta’ala siapkan ketika kita sabar menghadapi cobaan.
Bila kita tidak dapat sabar menghadapi cobaan, maka yang terjadi adalah jauhnya kita dari prasangka baik terhadap ketetapan-Nya. Padahal dari segala hal yang kita hadapi pasi Allah memberikan hikmah yang luar biasa. Semua itu hanya bisa dirasakan oleh seorang hamba yang selalu berprasangka baik terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala. (dwi)













Discussion about this post