Avesiar – Makkah
Penggantian kiswah Ka’bah pada Sabtu, 30 Juli 2022, akan menjadi salah satu upacara yang paling banyak ditonton di dunia Islam.
Presidensi Umum Dua Masjid Suci melakukan perubahan tradisi dan akan melakukan acara tahunan tersebut pada malam tahun baru Islam 1 Muharram 1444, atau Sabtu, 30 Juli.
“Ini menandai pergeseran dari kebiasaan selama beberapa dekade untuk menggantinya pada malam Arafah, sesuai keputusan kerajaan yang dikeluarkan baru-baru ini,” kata Dr. Abdulrahman Al-Sudais, presiden badan tersebut, dikutip dari Arab News, Kamis (28/7/2022).
Kiswah, atau penutup Ka’bah, diganti setiap tahun dalam tradisi yang diamati selama berabad-abad.
Selama beberapa dekade Kiswah diganti pada pagi hari tanggal 9 Dzulhijjah, ketika peziarah berangkat ke dataran Arafat. Ini biasanya saat Masjidil Haram kosong, untuk memungkinkan penggantian yang lancar.
Kiswah baru akan tetap berlaku sampai Haji tahun depan.
Tugas tersebut akan dilaksanakan sebuah tim yang terdiri dari 200 teknisi Saudi yang bekerja di Kompleks Raja Abdulaziz untuk pembuatan Kiswah Ka’bah.
Pabrik melakukan penenunan, penjahitan dan pencetakan dengan tangan dan mesin menggunakan 47 lembar kain dan benang. Mesin jahit komputerisasi terbesar di dunia, dengan panjang 16 meter, melakukan proses tersebut.
Kain dijahit menjadi lima bagian yang berbeda dan dipasang pada alasnya dengan cincin tembaga.
Sekitar 670 kilogram sutra mentah diwarnai hitam di kompleks itu.
Kiswah dihiasi dengan ayat-ayat Al Qur’an yang disulam ke kain dengan 120 kilogram benang emas 21 karat dan 100 kilogram benang perak.
Biaya pembuatan Kiswa seberat 850 kilogram baru diperkirakan menelan biaya 25 juta riyal, atau lebih dari 6,5 juta dolar, menjadikannya penutup paling mahal di dunia. (ard)













Discussion about this post