Avesiar – Jakarta
Penyanyi Iran, Shervin Hajipour, yang lagu viralnya menjadi lagu protes anti-pemerintah di Iran, dilansir Arab News, Sabtu (1/10/2022), telah ditangkap oleh polisi dengan keberadaannya saat ini tidak diketahui.
Juga tidak jelas apa tuduhan yang diajukan terhadap penyanyi muda itu, lapor situs berita Radio Farda.
Beberapa hari sebelum penangkapannya pada 29 September, Hajipour memposting lagu mengharukan di Instagram yang menggambarkan situasi saat ini di negara tersebut, yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini saat berada dalam tahanan polisi moral.
Lagu Hajipour telah mengumpulkan lebih dari 40 juta tampilan di Instagram, dan telah menyebar di platform media sosial lainnya, sebelum dihapus.
Lirik lagu Hajipour ditenun dari tweet yang diposting oleh orang Iran setelah kematian Amini, banyak dari mereka menyalahkan kepemimpinan ulama negara itu atas masalah sosial, ekonomi dan politik saat ini.
Pihak berwenang Iran juga telah menangkap artis wanita Donya Rad, sebagaimana dilaporkan Radio Farda, setelah dia memposting foto dirinya makan di luar di Teheran tanpa jilbab dan gambarnya menjadi viral di media sosial.
Adik Donya Rad mengklaim Donya dibawa ke penjara Evin yang terkenal di Teheran. (ard)













Discussion about this post