Avesiar – Al Aqsa
Polisi Israel menangkap seorang pria karena mencoba mengorbankan seekor domba di Masjid Al-Aqsa dalam ritual keagamaan Yahudi, pada hari Ahad (1/10/2023), menurut laporan.
Pria yang berafiliasi dengan gerakan ekstremis Chozrim L’Har tersebut, dikutip dari The New Arab, Selasa (3/10/2023), ditahan saat mendekati Masjid Al-Aqsa, yang merupakan situs paling suci ketiga dalam Islam, menurut laporan surat kabar Israel Jerusalem Post.
Beberapa bulan terakhir ekstremis Yahudi semakin berusaha menyerbu masjid tersebut. Mereka melakukan ritual keagamaan yang provokatif di sana dan melanggar status quo yang sudah lama ada, yang meskipun mengizinkan non-Muslim untuk mengunjungi situs tersebut, namun hanya mengizinkan salat Muslim di sana.
Para ekstremis tersebut mencoba mengorbankan hewan sebagai salah satu ritual mereka di masjid.
Beberapa gerakan ekstremis Yahudi bertujuan untuk menghancurkan masjid dan “membangun kembali” kuil kuno Yahudi yang mereka yakini ada di situs tersebut pada zaman kuno. Yang lain ingin Muslim dan Yahudi berbagi situs tersebut.
Menyusul penangkapan pria tersebut, gerakan Chozrim L’Har dengan provokatif mengatakan: “Tidak ada lagi ruang bagi pemerintahan Muslim di Bukit Bait Suci… sekarang saatnya untuk membangun kuil Yahudi dan memperbarui pengorbanan”.
Pria tersebut dibekuk saat sekitar 860 ekstremis menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa pada hari Ahad, menurut otoritas Wakaf Islam yang berafiliasi dengan Yordania yang mengawasi masjid suci tersebut.
Kemudian ratusan ekstremis kembali mencoba menyerbu Masjid Al-Aqsa, pada Senin (2/10/2023), yang bertepatan dengan hari raya Sukkot selama seminggu.
Situs berita Arab Al-Arabi 21 melaporkan bahwa sekitar 600 ekstremis menyerbu masjid, di antaranya adalah anggota Knesset Israel.
Israel juga mengerahkan ratusan polisi di Yerusalem Timur yang diduduki pada hari Senin dan menahan wanita Palestina yang tinggal lama di Masjid Al-Aqsa untuk melindunginya dari serangan ekstremis Israel, Quds News Network melaporkan.
Yerusalem Timur Palestina, termasuk Masjid Al-Aqsa, diduduki oleh Israel setelah Perang Arab-Israel tahun 1967 dan kemudian dianeksasi secara ilegal. (ard)













Discussion about this post