• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Change Motivasi

Gendong Bayi 1 Bulan, Mujahidah Seorang Hafiz Quran 30 Juz Ikuti Ujian Tesis dan Lulus

by Ave Rosa
2 Oktober 2022 | 14:08 WIB
in Motivasi
Reading Time: 3 mins read
A A
Gendong Bayi 1 Bulan, Mujahidah Seorang Hafiz Quran 30 Juz Ikuti Ujian Tesis dan Lulus

Sambil menggendong bayinya yang berusia sekitar 1 bulan, Mujahidah (kiri) mengikuti menyelesaikan tesis, mengikuti ujiannya, dan lulus dari S2 di Prodi Pendidikan Islam Unismuh Makassar. Foto via Suara Muhammadiyah.

Avesiar – Makassar

Mujahidah, 25 tahun, berjuang untuk menyelesaikan tesis, mengikuti ujian dan yudisiumnya di Program Pascasarjana Unismuh Makassar. Sambil menggendong bayinya yang berusia sekitar 1 bulan, dia berhasil menyelesaikan S2 di Prodi Pendidikan Islam.

Dilansir Suara Muhammadiyah, Sabtu (1/10/2022), keikutsertaan Mujahidah dalam Yudisium, sambil menggendong anak tersebut diabadikan oleh salah seorang Dosen Pascasarjana Unismuh Dr Achmad AC, dan disebarluaskan melalui grup WhatsApp Unismuh. Foto tersebut menuai simpati dari segenap civitas akademika Unismuh Makassar.

Merespon foto yang beredar di grup, salah seorang dosen Mujahidah, Dr Abbas Baco Miro, menyebut bahwa Mujahidah adalah seorang penghafal Quran (hafizah) 30 juz.

Apresiasi terus berlanjut, penguji tesis Mujahidah Dr Ali Bakri menceritakan bahwa saat ujian, Mujahidah sempat menyampaikan perjuangannya menyelesaikan kuliah.

“Mujahidah bilang, jika bukan atas dorongan dan nasihat pembimbing dan petunjuk Allah, saya tidak akan bisa sampai pada tahap ini. Ia menyampaikan itu dengan terisak, sembari menatap bayi yang sedang digendongnya. Kami yang ada di ruangan ujian saat itu ikut terharu dengan perjuangannya,” ujar Ali Bakri.

Perjuangan Mujahidah Meraih Mimpi

Saat diwawancarai Jum’at, 30 September 2022, Mujahidah menceritakan perjuangannya mengikuti ujian dan yudisium di Program Pascasarjana Unismuh. Ia melahirkan anak ketiga, bernama Hanif Abdul Hadi, saat ia sedang mengurus berkas untuk Ujian Hasil.

Bacaan Terkait :

Jadi Wisudawan Terbaik Unismuh Makassar, Eka Mahendra Hafiz 30 Juz

Load More

Bayinya lahir dua pekan lebih cepat dari prediksi bidan. “Mungkin faktor saya jalan ke sana ke mari, akhirnya lahir duluan. Waktu itu saya mau lengkapi persyaratan ujian hasil, jadi saya mengurus berkas dari gedung satu ke gedung yang lain. Naik turun tangga pasca, lalu ke gedung Iqra. Dari gedung Iqra, saya naik lagi ke lantai 2 perpustakaan untuk uji turnitin. Sampai di sana ternyata pembayaran harus via bank. Ini kejadian sehari sebelum lahiran,” ungkap Mujahidah kemudian tersenyum.

Namun, Mujahidah tidak menyalahkan dosen dan staf pascasarjana, sebab dia memang tidak pernah mengumukan kehamilannya. Jilbab besar yang ia kenakan, juga menutupi kehamilannya. “Jadi mereka bukannya tega melihat saya ke sana ke mari dengan perut besar, tetapi mereka memang benar-benar tidak tahu, kalau saya sedang hamil,” beber perempuan kelahiran Kolaka, 5 Februari 1997 itu.

Mujahidah ingin menikmati masa-masa sibuk akhir kuliah S2. “Saya tahu persis, kalau dosen pembimbing saya tahu kalau saya hamil, maka semua akan dipermudah. Lalu apa kenangan yang akan saya kisahkan nanti ke anak-anak saya?” jelas alumni S1 Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) ini.

Dua hari setelah melahirkan, Mujahidah kembali ke kampus melanjutkan pengurusan berkas ujiannya. Setelah berkasnya selesai, ia dijadwalkan ujian sebulan kemudian.

“Pada hari ujian, ipar saya ada kesibukan lain, jadi tidak bisa menjaga bayi saya. Jadilah saya harus membawanya ke kampus, awalnya saya khawatir jika tidak ada yang bisa pegang saat saya naik ujian. Tapi alhamdulillah kembali, Allah menolong dengan tawaran seorang teman, dia bersedia akan menggendong bayi saya selama saya ujian,” ungkap istri Farhan Rezki Arifin, MSi itu.

Mujahidah melanjutkan, saat ujian tutup berakhir dan dosen penguji memberi ucapan selamat atas gelar magister, ia mengaku menangis haru.

“Saya sempat menangis tersedu-sedu, mengingat kebaikan Allah kepada saya, karena atas pertolongan-Nya saya bisa sampai di titik ini. Walau orang melihat saya begitu rempong, karena ke mana-mana urus segala sesuatu dengan menggendong atau menggandeng anak kedua saya,” ujarnya.

Secara khusus, ia berterima kasih kepada Dr Abbas Baco Miro. “Atas wasilah beliau saya dapat merasakan nikmatnya duduk di jenjang S2 tanpa begitu banyak tagihan saat masuk semester baru.

Ia juga mengapresiasi Kaprodi dan semua dosen Magister Pendidikan Islam. “Khusus Pak Kaprodi, Bapak Dr Rusli Malli, yang sekaligus sebagai pembimbing saya. Beliau selalu mengarahkan dalam menulis tesis, mau meluangkan waktunya untuk saya yang hampir setiap pekan berkonsultasi tesis. Demikian pula Bapak Dr Aziz Muslimin, selalu ada ide dan saran baru yang didapatkan ketika kami berdiskusi dengan beliau,” ujarnya.

Kesuksesan Mujahidah menyelesaikan S2, juga banyak terbantu oleh dukungan keluarga. “Dukungan suami yang tak terbatas, anak-anak saya yang begitu sabar menemani saya. Dukungan orang tua dan mertua. Terakhir saya juga berterima kasih pada diri saya sendiri yang tetap bertahan dalam segala suka duka dalam proses meraih gelar MPd ini,” pungkasnya.

“Keramahan itu bisa saya rasakan di detik-detik terakhir saat penyelesaian tesis. Tidak ada yang mempermasalahkan saya membawa anak, bahkan Ketika saya membawa anak kedua saya ke kampus, seringkali kami mendapat kantongan yang ditenteng pulang, karena ada dosen yang memberikan konsumsinya ke anak saya. Masya Allah, semoga dosen-dosen kami senantiasa diberi kesehatan,” tutup Mujahidah. (adm)

Tags: Gendong Bayi 1 BulanHafizah Quran 30 JuzLulus Ujian TesisMujahidahUnismuh Makassar
ShareTweetSendShare
Previous Post

Hidayah, Sebuah Cerpen Fiksi Islami (1)

Next Post

Mencari Kedamaian, Sebuah Cerpen Fiksi Islami (2)

Mungkin Anda Juga Suka :

Komunitas Averroes 45 Canangkan Gerakan 10.000 Super Leader Indonesia Menuju Indonesia Emas – Merdeka Finansial

Komunitas Averroes 45 Canangkan Gerakan 10.000 Super Leader Indonesia Menuju Indonesia Emas – Merdeka Finansial

8 September 2026

...

Doa Kamilin, Doa yang Dibaca Setelah Shalat Tarawih dan Sebelum Witir

Daftar Kebiasaan Kecil yang Membantu Jalani Hidup Lebih Bahagia dan Sehat, Nomor 8 Cukup Menantang

4 Juli 2026

...

Cara Agar Tidak Terkena PHK, Mengatasi Stress Jika Terkena PHK, dan Tips Move On

Cara Agar Tidak Terkena PHK, Mengatasi Stress Jika Terkena PHK, dan Tips Move On

1 Mei 2026

...

Contoh-contoh Resolusi untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Contoh-contoh Resolusi untuk Kehidupan yang Lebih Baik

28 Desember 2025

...

Kalimat Dukungan untuk Menghibur Bisa Jadi Salah dan Buruk, Simak yang Tepat

Kalimat Dukungan untuk Menghibur Bisa Jadi Salah dan Buruk, Simak yang Tepat

24 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Mencari Kedamaian, Sebuah Cerpen Fiksi Islami (2)

Mencari Kedamaian, Sebuah Cerpen Fiksi Islami (2)

Verifikasi Data, Kapolri Sampaikan Korban Tewas Berjumlah 125 Orang

Verifikasi Data, Kapolri Sampaikan Korban Tewas Berjumlah 125 Orang

Discussion about this post

TERKINI

Kenali “Dry Begging”, Bentuk Manipulasi Emosional yang Terjadi di Kehidupan Sehari-hari

4 Oktober 2026

Komdigi Gandeng Polri Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal, Buntut Kebocoran Data Lama yang Kembali Beredar

4 Oktober 2026

Henny Puspitasari “Si Humas Sejati” yang Juga Ketua Reuni Eks Karyawan HI, Memimpin dengan Teladan

3 Oktober 2026

Mempermudah dan Memperkuat Ekosistem UMKM, LPEU MUI Segera Luncurkan Platform E-Commerce

2 Oktober 2026

Resmi Kapolri, Jenderal Suyudi Fokus Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, Dekat dengan Masyarakat, dan Evaluasi Program

2 Oktober 2026

Kapolri dan Wakapolri Baru Dilantik, Presiden Prabowo Memandu Pengucapan Sumpah Jabatan

1 Oktober 2026

Diwawancara Piers Morgan, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang

30 September 2026

Alhamdulillah, Antrean Haji Jadi Cuma 14 Tahun Usai Terungkap 400 Ribu Data Ternyata Invalid

30 September 2026

Menlu Araqchi Tegaskan Posisi Iran Tidak Berubah, Selat Hormuz Dibuka Jika Syarat-syarat Dipenuhi

29 September 2026

Mengenali Playing Victim, Penyebab, Ciri-ciri Umum, Cara Bijak Menghadapi Agar Tidak Ikut-ikutan

29 September 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video